Rabu, 9 Sep 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Jangan Asal Pakai Ban Besar pada Sepeda Motor, Ini Risiko dan Dampaknya bagi Keselamatan

Jangan Asal Pakai Ban Besar pada Sepeda Motor, Ini Risiko dan Dampaknya bagi Keselamatan

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Penggunaan ban berukuran lebih besar pada sepeda motor kian menjadi tren di kalangan pengendara. Selain dianggap mampu meningkatkan tampilan kendaraan menjadi lebih gagah, modifikasi ini juga dinilai memberikan kesan lebih kokoh. Namun di balik itu, penggunaan ban yang tidak sesuai standar pabrikan ternyata menyimpan sejumlah risiko, terutama terkait performa dan keselamatan berkendara.

Ban merupakan komponen vital pada sepeda motor karena menjadi satu-satunya bagian yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Oleh karena itu, ukuran dan kondisi ban sangat berpengaruh terhadap kenyamanan serta keamanan saat berkendara.

Perubahan ukuran ban dapat memengaruhi kinerja mesin. Ban yang lebih besar memiliki bidang kontak lebih luas, sehingga meningkatkan gaya gesek dengan jalan.

Kondisi ini membuat tarikan motor menjadi lebih berat, terutama saat berakselerasi. Mesin pun harus bekerja lebih keras untuk mengimbangi beban tambahan tersebut. Akibatnya, konsumsi bahan bakar juga cenderung lebih boros dibandingkan penggunaan ban standar.

Selain performa mesin, penggunaan ban besar juga berdampak pada handling atau kendali motor. Motor bisa terasa lebih berat dan kurang responsif, khususnya saat bermanuver atau melewati tikungan. Hal ini berpotensi mengurangi kenyamanan sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan jika pengendara tidak terbiasa.

Penggunaan ban yang tidak sesuai spesifikasi juga dapat memengaruhi sistem pengereman. Jarak pengereman bisa menjadi lebih panjang karena perubahan distribusi beban dan respons ban terhadap permukaan jalan.

Jika tidak diperhitungkan dengan baik, kondisi ini dapat membahayakan, terutama saat melakukan pengereman mendadak. Dampak lain dari penggunaan ban besar adalah potensi kerusakan pada komponen kaki-kaki, seperti suspensi. Beban tambahan yang ditanggung dapat mempercepat keausan komponen tersebut.

Selain itu, ban berukuran besar juga berisiko bergesekan dengan spakbor atau bodi motor jika tidak disesuaikan dengan baik. Hal ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah teknis.

Pihak industri otomotif menyarankan agar pengguna sepeda motor tetap menggunakan ukuran ban sesuai rekomendasi pabrikan. Setiap komponen kendaraan telah dirancang dengan perhitungan teknis yang saling berkaitan untuk menjaga keseimbangan performa dan keselamatan. Meski modifikasi tidak sepenuhnya dilarang, pengendara tetap perlu memahami risiko yang ditimbulkan sebelum mengganti ukuran ban.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Antam Turun Rp750, Terus Merosot!

    Harga Perak Antam Turun Rp750, Terus Merosot!

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali merosot. Penurunan ini menarik perhatian investor dan pelaku pasar untuk mengevaluasi strategi investasi mereka Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, Selasa (7/4/2026), harga perak per gram berada di angka Rp45.450. Angka ini mengalami koreksi sebesar Rp750 dibandingkan perdagangan sebelumnya di level Rp46.200 per gram. Antam menawarkan perak […]

  • Ditjen Pajak Soroti Crazy Rich, Banyak Kejanggalan Ditemukan di Laporan SPT

    Ditjen Pajak Soroti Crazy Rich, Banyak Kejanggalan Ditemukan di Laporan SPT

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mulai memperketat pengawasan terhadap para wajib pajak berpenghasilan tinggi atau high wealth individual (HWI), setelah menemukan banyak ketidaksesuaian dalam laporan Surat Pemberitahuan (SPT). Langkah pengetatan ini dilakukan DJP untuk meningkatkan kepatuhan perpajakan, khususnya di segmen wajib pajak kaya yang selama ini memiliki kemampuan ekonomi besar, namun kontribusi […]

  • Bawang Putih Impor Segera Masuk, Pemerintah Pastikan Harga Turun Jelang Ramadan

    Bawang Putih Impor Segera Masuk, Pemerintah Pastikan Harga Turun Jelang Ramadan

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan pasokan bawang putih impor akan segera masuk ke pasar domestik. Langkah ini diharapkan mampu menekan kenaikan harga bawang putih yang terus melonjak menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, menyatakan pemerintah telah menerbitkan seluruh persetujuan impor (PI) bawang putih bagi pelaku […]

  • Percasi Jambi Dukung Agustiar Sabran Pimpin PB Percasi 2026–2030, Harap Bawa Perubahan Besar

    Percasi Jambi Dukung Agustiar Sabran Pimpin PB Percasi 2026–2030, Harap Bawa Perubahan Besar

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jambi menyatakan dukungan penuh kepada Agustiar Sabran untuk memimpin PB Percasi periode 2026–2030. Dukungan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Nasional (Munas) XXX PB Percasi yang berlangsung pada 10–12 April 2026 di The Tavia Heritage Hotel, yang menjadi forum penting bagi seluruh pengurus daerah dalam menentukan arah […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 1 Juli 2026 Stabil, Cabai Rawit Merah Rp60.000 per Kg

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 1 Juli 2026 Stabil, Cabai Rawit Merah Rp60.000 per Kg

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Rabu (1/7/2026) terpantau stabil. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, tidak terdapat kenaikan maupun penurunan harga pada komoditas utama. Stabilnya harga pangan ini memberikan kepastian bagi masyarakat yang berbelanja kebutuhan sehari-hari maupun pedagang yang menjalankan aktivitas di pasar terbesar […]

  • BGN Angkat 32.000 Petugas Makan Bergizi Gratis Jadi PPPK Februari 2026

    BGN Angkat 32.000 Petugas Makan Bergizi Gratis Jadi PPPK Februari 2026

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan akan mengangkat sebanyak 32.000 petugas program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Februari 2026. Pemerintah telah menyiapkan anggaran besar untuk mendukung penguatan sumber daya manusia (SDM) di lembaga tersebut. Kepala BGN Dadan Hindayana mengungkapkan, proses rekrutmen PPPK telah dilakukan secara bertahap. Pada […]

expand_less