Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Jangan Asal Pakai Ban Besar pada Sepeda Motor, Ini Risiko dan Dampaknya bagi Keselamatan

Jangan Asal Pakai Ban Besar pada Sepeda Motor, Ini Risiko dan Dampaknya bagi Keselamatan

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Penggunaan ban berukuran lebih besar pada sepeda motor kian menjadi tren di kalangan pengendara. Selain dianggap mampu meningkatkan tampilan kendaraan menjadi lebih gagah, modifikasi ini juga dinilai memberikan kesan lebih kokoh. Namun di balik itu, penggunaan ban yang tidak sesuai standar pabrikan ternyata menyimpan sejumlah risiko, terutama terkait performa dan keselamatan berkendara.

Ban merupakan komponen vital pada sepeda motor karena menjadi satu-satunya bagian yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Oleh karena itu, ukuran dan kondisi ban sangat berpengaruh terhadap kenyamanan serta keamanan saat berkendara.

Perubahan ukuran ban dapat memengaruhi kinerja mesin. Ban yang lebih besar memiliki bidang kontak lebih luas, sehingga meningkatkan gaya gesek dengan jalan.

Kondisi ini membuat tarikan motor menjadi lebih berat, terutama saat berakselerasi. Mesin pun harus bekerja lebih keras untuk mengimbangi beban tambahan tersebut. Akibatnya, konsumsi bahan bakar juga cenderung lebih boros dibandingkan penggunaan ban standar.

Selain performa mesin, penggunaan ban besar juga berdampak pada handling atau kendali motor. Motor bisa terasa lebih berat dan kurang responsif, khususnya saat bermanuver atau melewati tikungan. Hal ini berpotensi mengurangi kenyamanan sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan jika pengendara tidak terbiasa.

Penggunaan ban yang tidak sesuai spesifikasi juga dapat memengaruhi sistem pengereman. Jarak pengereman bisa menjadi lebih panjang karena perubahan distribusi beban dan respons ban terhadap permukaan jalan.

Jika tidak diperhitungkan dengan baik, kondisi ini dapat membahayakan, terutama saat melakukan pengereman mendadak. Dampak lain dari penggunaan ban besar adalah potensi kerusakan pada komponen kaki-kaki, seperti suspensi. Beban tambahan yang ditanggung dapat mempercepat keausan komponen tersebut.

Selain itu, ban berukuran besar juga berisiko bergesekan dengan spakbor atau bodi motor jika tidak disesuaikan dengan baik. Hal ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah teknis.

Pihak industri otomotif menyarankan agar pengguna sepeda motor tetap menggunakan ukuran ban sesuai rekomendasi pabrikan. Setiap komponen kendaraan telah dirancang dengan perhitungan teknis yang saling berkaitan untuk menjaga keseimbangan performa dan keselamatan. Meski modifikasi tidak sepenuhnya dilarang, pengendara tetap perlu memahami risiko yang ditimbulkan sebelum mengganti ukuran ban.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspor Batubara RI Turun 19,70% Jadi US$ 24,48 Miliar Sepanjang 2025

    Ekspor Batubara RI Turun 19,70% Jadi US$ 24,48 Miliar Sepanjang 2025

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor batubara Indonesia mengalami penurunan sepanjang Januari–Desember 2025. Total ekspor batubara tercatat sebesar US$ 24,48 miliar, turun 19,70 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 30,49 miliar. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, penurunan nilai ekspor tersebut dipengaruhi […]

  • Mensos Janjikan Bantuan Rp8,05 Juta per Keluarga Korban Bencana di Sumatera

    Mensos Janjikan Bantuan Rp8,05 Juta per Keluarga Korban Bencana di Sumatera

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Sosial menjanjikan bantuan senilai Rp8,05 juta bagi setiap keluarga korban bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan ini disiapkan sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana. Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, bantuan tersebut mencakup jaminan hidup (jadup), bantuan pengisian perabotan rumah, serta program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga […]

  • Rismon Bantah Tudingan Jusuf Kalla Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi

    Rismon Bantah Tudingan Jusuf Kalla Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ahli digital forensik Rismon Sianipar membantah keras tudingan yang menyebut dirinya pernah menyatakan Jusuf Kalla sebagai pendana atau bohir dalam polemik dugaan ijazah palsu Joko Widodo. Melalui kuasa hukumnya, Jahmada Girsang, Rismon menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak pernah disampaikan. Ia menyebut potongan video yang beredar luas di media sosial merupakan hasil manipulasi teknologi […]

  • Influencer Kripto Tinggalkan Dubai Jelang Konflik Iran, Sempat Unggah Video Serangan

    Influencer Kripto Tinggalkan Dubai Jelang Konflik Iran, Sempat Unggah Video Serangan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Seorang pelaku pasar kripto yang dikenal dengan nama ElonTrades dilaporkan meninggalkan Dubai, Uni Emirat Arab, setelah meningkatnya ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Keputusan tersebut diambil setelah otoritas setempat memperketat aturan terkait penyebaran konten online selama situasi konflik. Mengutip laporan Yahoo Finance, Jumat (13/3/2026), Dubai selama ini dikenal sebagai salah […]

  • Emas Antam Kembali Rekor, Dibanderol Rp2.487.000 per Gram

    Emas Antam Kembali Rekor, Dibanderol Rp2.487.000 per Gram

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emas Antam kembali catat rekor. Ini setelah emas Antam melonjak harga jualnya pada Kamis (18/12/2025) ini. Harga emas Antam sekarang dibanderol Rp2.487.000 per gram. Mengutip resmi laman Logam Mulia, harga emas Antam naik sebesar Rp 17.000 sehingga menjadi Rp2.487.000 per gram, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH). Adanya kenaikan drastis ini […]

  • Jelang Idul Fitri 2026, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Terpantau Stabil

    Jelang Idul Fitri 2026, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Terpantau Stabil

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 16 Maret 2026, sebagian besar komoditas sembako tidak mengalami lonjakan harga signifikan. Stabilnya harga bahan pokok ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang mulai […]

expand_less