Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Beranda » Kesehatan » 8 Pantangan GERD yang Wajib Dihindari agar Asam Lambung Tidak Kambuh

8 Pantangan GERD yang Wajib Dihindari agar Asam Lambung Tidak Kambuh

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan akibat melemahnya katup antara lambung dan esofagus. Penyakit ini sering kambuh jika penderitanya tidak menjaga pola makan dan gaya hidup.

Untuk mengendalikan gejala seperti nyeri ulu hati, dada terasa panas, dan mual, penting bagi penderita GERD mengetahui berbagai pantangan yang perlu dihindari.

Berikut delapan pantangan GERD yang perlu diperhatikan:

1. Makanan pedas dan berlemak
Makanan pedas seperti sambal serta makanan berlemak tinggi, termasuk gorengan dan fast food, dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memperlambat pengosongan lambung. Kondisi ini memicu asam lambung lebih mudah naik.

2. Minuman bersoda dan berkafein
Minuman seperti soda, kopi, dan teh dapat melemahkan otot katup lambung. Selain itu, gas dalam soda meningkatkan tekanan di lambung sehingga memperparah gejala.

3. Cokelat dan makanan tinggi gula
Cokelat mengandung kafein dan teobromin yang dapat memicu refluks asam. Sementara itu, makanan manis berlebihan juga meningkatkan produksi asam lambung.

4. Alkohol dan rokok
Konsumsi alkohol dan kebiasaan merokok dapat melemahkan katup lambung serta memperparah iritasi pada saluran cerna, sehingga gejala GERD semakin sering kambuh.

5. Buah dan makanan asam
Buah seperti jeruk, lemon, nanas, dan tomat dapat mengiritasi lambung. Penderita GERD disarankan memilih buah yang lebih aman seperti pisang atau pepaya.

6. Makan terlalu banyak atau terlalu cepat
Porsi makan yang besar dan kebiasaan makan terburu-buru membuat lambung penuh dan meningkatkan tekanan, sehingga memicu naiknya asam lambung.

7. Langsung berbaring setelah makan
Berbaring setelah makan memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan. Idealnya, beri jeda 2–3 jam sebelum tidur.

8. Stres dan kurang tidur
Stres berkepanjangan dan kurang istirahat dapat meningkatkan produksi asam lambung serta memperburuk gejala GERD.

Menghindari berbagai pantangan tersebut dapat membantu mengurangi frekuensi kambuh dan meningkatkan kualitas hidup penderita. Namun, setiap orang bisa memiliki pemicu yang berbeda, sehingga penting untuk mengenali kondisi masing-masing.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • ISPA Jambi Tembus 6.446 Kasus, Kabut Asap Karhutla Mulai Mengancam Kelompok Rentan

    ISPA Jambi Tembus 6.446 Kasus, Kabut Asap Karhutla Mulai Mengancam Kelompok Rentan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Provinsi Jambi kembali mengalami peningkatan di tengah musim kemarau dan munculnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) Jambi, kasus ISPA pada minggu ke-32 atau periode hingga 15 Agustus 2026 mencapai 6.446 kasus. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan […]

  • Pertamina Temukan 724 Juta BOE Cadangan Migas Baru di Rokan, Terbesar dalam 10 Tahun

    Pertamina Temukan 724 Juta BOE Cadangan Migas Baru di Rokan, Terbesar dalam 10 Tahun

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina (Persero) mencatat capaian besar pada 2025 setelah menemukan potensi cadangan migas non konvensional (MNK) sebesar 724 juta barrel oil equivalent (BOE) di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Riau. Temuan tersebut menjadi yang terbesar dalam satu dekade terakhir sekaligus memperkuat upaya peningkatan ketahanan energi nasional. Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menyampaikan bahwa […]

  • 10 Bisnis Kekinian Modal Minim, Cocok untuk Pemula dan Anak Muda

    10 Bisnis Kekinian Modal Minim, Cocok untuk Pemula dan Anak Muda

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memulai usaha kini bukan lagi hal yang sulit, bahkan bisa dilakukan dengan modal minim. Di era digital seperti sekarang, banyak peluang bisnis kekinian yang bisa dijalankan hanya bermodalkan skill dan kreativitas. Tak hanya untuk generasi muda, peluang ini juga terbuka bagi siapa saja yang ingin mandiri secara finansial. Berikut 10 ide bisnis kekinian […]

  • MU Mulai Bergerak! Rp1 Triliun Disiapkan untuk Boyong Camavinga

    MU Mulai Bergerak! Rp1 Triliun Disiapkan untuk Boyong Camavinga

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Manchester United dikabarkan mulai membuka peluang untuk mendatangkan Eduardo Camavinga dari Real Madrid. Gelandang asal Prancis itu masuk radar Setan Merah untuk memperkuat lini tengah. Real Madrid saat ini menghadapi situasi rumit dalam menyusun rencana transfer mereka. Kepergian sejumlah pemain menjadi faktor penting sebelum Los Blancos dapat bergerak lebih jauh di bursa transfer. […]

  • Uang Beredar Naik ke Rp 2.152 Triliun, Tanda Ekonomi Indonesia Makin Pulih

    Uang Beredar Naik ke Rp 2.152 Triliun, Tanda Ekonomi Indonesia Makin Pulih

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah uang beredar dalam arti sempit atau base money (M0) pada September 2025 mencapai Rp 2.152,4 triliun, meningkat 18,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Kenaikan tajam ini menjadi sinyal positif bahwa aktivitas ekonomi nasional terus membaik di tengah berbagai stimulus dan peningkatan investasi. Sebelumnya, pada Agustus 2025, pertumbuhan uang beredar […]

  • Ombudsman Temukan Maladministrasi, Piutang BLBI Masih Rp 211,98 Triliun

    Ombudsman Temukan Maladministrasi, Piutang BLBI Masih Rp 211,98 Triliun

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti kinerja Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), menyusul masih besarnya piutang negara yang belum tertagih. Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun Anggaran 2024, piutang negara bukan pajak yang didominasi BLBI tercatat mencapai Rp 211,98 triliun. Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra […]

expand_less