8 Pantangan GERD yang Wajib Dihindari agar Asam Lambung Tidak Kambuh
- account_circle say say
- calendar_month 23 menit yang lalu
- comment 0 komentar

Makanan pedas seperti sambal serta makanan berlemak tinggi, termasuk gorengan dan fast food, dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memperlambat pengosongan lambung. Kondisi ini memicu asam lambung lebih mudah naik.
JAMBISNIS.COM – Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan akibat melemahnya katup antara lambung dan esofagus. Penyakit ini sering kambuh jika penderitanya tidak menjaga pola makan dan gaya hidup.
Untuk mengendalikan gejala seperti nyeri ulu hati, dada terasa panas, dan mual, penting bagi penderita GERD mengetahui berbagai pantangan yang perlu dihindari.
Berikut delapan pantangan GERD yang perlu diperhatikan:
1. Makanan pedas dan berlemak
Makanan pedas seperti sambal serta makanan berlemak tinggi, termasuk gorengan dan fast food, dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memperlambat pengosongan lambung. Kondisi ini memicu asam lambung lebih mudah naik.
2. Minuman bersoda dan berkafein
Minuman seperti soda, kopi, dan teh dapat melemahkan otot katup lambung. Selain itu, gas dalam soda meningkatkan tekanan di lambung sehingga memperparah gejala.
3. Cokelat dan makanan tinggi gula
Cokelat mengandung kafein dan teobromin yang dapat memicu refluks asam. Sementara itu, makanan manis berlebihan juga meningkatkan produksi asam lambung.
4. Alkohol dan rokok
Konsumsi alkohol dan kebiasaan merokok dapat melemahkan katup lambung serta memperparah iritasi pada saluran cerna, sehingga gejala GERD semakin sering kambuh.
5. Buah dan makanan asam
Buah seperti jeruk, lemon, nanas, dan tomat dapat mengiritasi lambung. Penderita GERD disarankan memilih buah yang lebih aman seperti pisang atau pepaya.
6. Makan terlalu banyak atau terlalu cepat
Porsi makan yang besar dan kebiasaan makan terburu-buru membuat lambung penuh dan meningkatkan tekanan, sehingga memicu naiknya asam lambung.
7. Langsung berbaring setelah makan
Berbaring setelah makan memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan. Idealnya, beri jeda 2–3 jam sebelum tidur.
8. Stres dan kurang tidur
Stres berkepanjangan dan kurang istirahat dapat meningkatkan produksi asam lambung serta memperburuk gejala GERD.
Menghindari berbagai pantangan tersebut dapat membantu mengurangi frekuensi kambuh dan meningkatkan kualitas hidup penderita. Namun, setiap orang bisa memiliki pemicu yang berbeda, sehingga penting untuk mengenali kondisi masing-masing.
- Penulis: say say



Saat ini belum ada komentar