Senin, 25 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Harga Tiket Garuda Indonesia Naik Hingga 13 Persen

Harga Tiket Garuda Indonesia Naik Hingga 13 Persen

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Garuda Indonesia menyatakan akan melakukan penyesuaian harga tiket pesawat domestik menyusul kebijakan pemerintah yang memperbolehkan kenaikan tarif hingga maksimal 13 persen.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, mengatakan penyesuaian tarif akan dilakukan secara proporsional dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta kepatuhan terhadap regulasi.

“Garuda Indonesia akan melakukan penyesuaian harga tiket secara terukur dengan tetap mengedepankan transparansi dan mengikuti ketentuan regulator,” ujar Glenny dalam keterangan resmi, Rabu (8/4/2026).

Kebijakan ini merujuk pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 83 Tahun 2026 yang mengatur penyesuaian komponen biaya tambahan atau fuel surcharge pada tarif penumpang kelas ekonomi domestik.

Penyesuaian tarif dilakukan di tengah lonjakan harga avtur global yang memberikan tekanan besar terhadap industri penerbangan. Pemerintah sendiri membatasi kenaikan harga tiket di kisaran 9 hingga 13 persen, meski harga bahan bakar pesawat dilaporkan meningkat lebih dari 70 persen akibat dinamika geopolitik.

Menurut manajemen Garuda, kebijakan ini bertujuan menjaga keseimbangan antara keberlangsungan operasional maskapai dan keterjangkauan layanan bagi masyarakat.

Selain menaikkan tarif, Garuda juga menyiapkan langkah mitigasi berupa optimalisasi frekuensi dan jadwal penerbangan pada sejumlah rute. Strategi ini diharapkan dapat menjaga produktivitas kapasitas sekaligus memastikan layanan tetap berjalan dengan baik.

Perusahaan juga akan melakukan evaluasi berkala seiring pergerakan harga avtur yang cenderung fluktuatif.

Sementara itu, pemerintah melalui Airlangga Hartarto menyiapkan sejumlah insentif guna menahan lonjakan harga tiket. Salah satunya adalah pemberian Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) dengan anggaran sekitar Rp2,6 triliun.

Selain itu, pemerintah juga menetapkan penyesuaian fuel surcharge hingga 38 persen untuk seluruh jenis pesawat serta memberikan insentif pembebasan bea masuk suku cadang pesawat.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Said Iqbal Terima Aturan Baru UMP 2026, Demo Buruh di Istana Ditunda

    Said Iqbal Terima Aturan Baru UMP 2026, Demo Buruh di Istana Ditunda

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyatakan menerima aturan baru penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026 yang ditetapkan pemerintah. Seiring dengan itu, aksi demonstrasi buruh yang semula direncanakan berlangsung di depan Istana Negara pada Jumat (19/12/2025) resmi ditunda. Said Iqbal mengatakan, penerimaan tersebut diberikan dengan catatan […]

  • Petani Sawit Bisa Semringah, Dua Periode Harga Sawit Terus Naik

    Petani Sawit Bisa Semringah, Dua Periode Harga Sawit Terus Naik

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua pekan berturut-turut harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Provinsi Jambi terus mengalami kenaikan. Terbaru harga TBS periode 23-29 Januari 2026 untuk umur tanam 10-20 tahun kenaikannya mencapai Rp 41,59 per kilogram TBS. Harga sawit terbaru untuk Provinsi Jambi ini sudah dirilis Dinas Perkebunan sebagai hasil rapat pada Rabu (22/1/2026). Pada periode […]

  • Harga BBM April 2026 Berpotensi Naik

    Harga BBM April 2026 Berpotensi Naik

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ancaman kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada April 2026 semakin menguat seiring lonjakan harga minyak global dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi ini memicu spekulasi bahwa pemerintah dan Pertamina akan melakukan penyesuaian harga, terutama untuk BBM nonsubsidi dalam waktu dekat. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies […]

  • IHSG Melemah 0,26 Persen ke level 8.071

    IHSG Melemah 0,26 Persen ke level 8.071

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ke zona merah pada awal perdagangan Rabu (29/10/2025), meski mayoritas bursa Asia bergerak menghijau. Mengutip data RTI pukul 09.18, IHSG melemah 0,26% atau turun 20,84 poin ke level 8.071,79. Sebanyak 235 saham terkoreksi, 274 saham menguat, dan 170 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 4,7 miliar saham […]

  • IPO BSA Logistics (WBSA) Dibuka, Tawarkan 1,8 Miliar Saham dengan Target Dana Rp306 Miliar

    IPO BSA Logistics (WBSA) Dibuka, Tawarkan 1,8 Miliar Saham dengan Target Dana Rp306 Miliar

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Calon emiten BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 April 2026 melalui penawaran umum perdana saham (IPO). Dalam aksi korporasi ini, WBSA akan melepas sebanyak 1,8 miliar saham atau setara 20,75% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga penawaran ditetapkan dalam kisaran Rp150 hingga Rp170 […]

  • Kejar 200 Pengemplang Pajak, Kemenkeu Baru Kumpulkan Rp 8 Triliun

    Kejar 200 Pengemplang Pajak, Kemenkeu Baru Kumpulkan Rp 8 Triliun

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Kementerian Keuangan baru berhasil mengumpulkan Rp 8 triliun dari total Rp 50–60 triliun tunggakan pajak milik 200 wajib pajak besar yang masuk kategori pengemplang. Menurut Purbaya, sebagian wajib pajak masih mencicil, sementara sisanya terus dikejar oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP). “Yang Rp 50 triliun itu akan […]

expand_less