Kamis, 16 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Harga Tiket Garuda Indonesia Naik Hingga 13 Persen

Harga Tiket Garuda Indonesia Naik Hingga 13 Persen

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Garuda Indonesia menyatakan akan melakukan penyesuaian harga tiket pesawat domestik menyusul kebijakan pemerintah yang memperbolehkan kenaikan tarif hingga maksimal 13 persen.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, mengatakan penyesuaian tarif akan dilakukan secara proporsional dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta kepatuhan terhadap regulasi.

“Garuda Indonesia akan melakukan penyesuaian harga tiket secara terukur dengan tetap mengedepankan transparansi dan mengikuti ketentuan regulator,” ujar Glenny dalam keterangan resmi, Rabu (8/4/2026).

Kebijakan ini merujuk pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 83 Tahun 2026 yang mengatur penyesuaian komponen biaya tambahan atau fuel surcharge pada tarif penumpang kelas ekonomi domestik.

Penyesuaian tarif dilakukan di tengah lonjakan harga avtur global yang memberikan tekanan besar terhadap industri penerbangan. Pemerintah sendiri membatasi kenaikan harga tiket di kisaran 9 hingga 13 persen, meski harga bahan bakar pesawat dilaporkan meningkat lebih dari 70 persen akibat dinamika geopolitik.

Menurut manajemen Garuda, kebijakan ini bertujuan menjaga keseimbangan antara keberlangsungan operasional maskapai dan keterjangkauan layanan bagi masyarakat.

Selain menaikkan tarif, Garuda juga menyiapkan langkah mitigasi berupa optimalisasi frekuensi dan jadwal penerbangan pada sejumlah rute. Strategi ini diharapkan dapat menjaga produktivitas kapasitas sekaligus memastikan layanan tetap berjalan dengan baik.

Perusahaan juga akan melakukan evaluasi berkala seiring pergerakan harga avtur yang cenderung fluktuatif.

Sementara itu, pemerintah melalui Airlangga Hartarto menyiapkan sejumlah insentif guna menahan lonjakan harga tiket. Salah satunya adalah pemberian Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) dengan anggaran sekitar Rp2,6 triliun.

Selain itu, pemerintah juga menetapkan penyesuaian fuel surcharge hingga 38 persen untuk seluruh jenis pesawat serta memberikan insentif pembebasan bea masuk suku cadang pesawat.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minyak Dunia Anjlok 4 Persen, Batu Bara Naik, CPO dan Nikel Melemah Tipis

    Minyak Dunia Anjlok 4 Persen, Batu Bara Naik, CPO dan Nikel Melemah Tipis

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas global mengalami pergerakan bervariasi pada perdagangan Rabu (12/11). Minyak mentah dunia tercatat melemah tajam lebih dari 4 persen, sementara batu bara menguat dan logam dasar seperti nikel dan CPO justru turun tipis. Menurut laporan Reuters, pelemahan minyak mentah terjadi setelah OPEC merilis proyeksi terbaru yang menyebutkan pasokan minyak global akan […]

  • Prabowo Temui 12 Pengusaha Besar AS di Washington DC, Buka Peluang Investasi ke Indonesia

    Prabowo Temui 12 Pengusaha Besar AS di Washington DC, Buka Peluang Investasi ke Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan 12 pengusaha besar Amerika Serikat dalam kunjungan kerjanya di Washington DC, Jumat (20/2/2026) waktu setempat. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah Indonesia memperkuat kerja sama ekonomi dan menarik investasi asing ke Tanah Air. Dalam keterangan resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, disebutkan bahwa para pengusaha yang hadir sebelumnya […]

  • Rp 161 Miliar Dana Korban Scam Dikembalikan

    Rp 161 Miliar Dana Korban Scam Dikembalikan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) berhasil mengembalikan Rp161 miliar yang merupakan dana dari 1.070 masyarakat korban scam/penipuan digital yang berhasil diblokir IASC dari 14 bank yang digunakan pelaku kejahatan penipuan. Data merupakan catatan sejak IASC mulai beroperasi, 22 November 2024 hingga 12 Januari 2026. Penyerahan pengembalian dana korban scam secara simbolis digelar Otoritas Jasa […]

  • Kebijakan Fiskal Menkeu Purbaya Dinilai Berani tapi Berisiko Guncang Stabilitas Keuangan

    Kebijakan Fiskal Menkeu Purbaya Dinilai Berani tapi Berisiko Guncang Stabilitas Keuangan

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah kebijakan fiskal yang dijalankan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dinilai berani dan progresif, namun sebagian kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan risiko terhadap stabilitas keuangan nasional. Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan, langkah Kementerian Keuangan membayar dana kompensasi energi sebesar 70% setiap bulan merupakan kebijakan yang patut diapresiasi. Menurutnya, […]

  • Menteri PANRB Siapkan Perpres Pemerintah Digital, Ubah Paradigma dari Prosedural Menuju Dampak

    Menteri PANRB Siapkan Perpres Pemerintah Digital, Ubah Paradigma dari Prosedural Menuju Dampak

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tengah mengebut penyusunan rancangan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Pemerintah Digital. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari penyempurnaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus menjawab kebutuhan transformasi digital nasional. Menteri PANRB Rini Widyantini menyampaikan, pemerintah perlu menyiapkan masa transisi dari SPBE menuju Pemerintah Digital yang nantinya berfokus […]

  • LPS Tetapkan Simpanan Layak Bayar Rp25,96 Miliar Usai Izin BPRS Gayo Dicabut

    LPS Tetapkan Simpanan Layak Bayar Rp25,96 Miliar Usai Izin BPRS Gayo Dicabut

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menetapkan Simpanan Layak Bayar (SLB) sebesar Rp 25,96 miliar untuk pembayaran dana nasabah Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Gayo Perseroda yang izin usahanya telah dicabut. Kepala Kantor Perwakilan Wilayah I LPS M. Yusron menjelaskan, total simpanan nasabah di BPRS Gayo mencapai sekitar Rp 29 miliar. Jumlah tersebut, Rp 25,96 […]

expand_less