Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Properti » Rumah Bergaya Industrial Lebih Murah Ketimbang Minimalis, Benarkah?

Rumah Bergaya Industrial Lebih Murah Ketimbang Minimalis, Benarkah?

  • account_circle -
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Perdebatan mengenai biaya pembangunan rumah bergaya industrial dibandingkan dengan minimalis kerap muncul di tengah masyarakat. Namun, benarkah jika rumah bergaya industrial lebih mahal ketimbang minimalis?

Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Georgius Budi Yulianto atau akrab disapa Boegar menegaskan, pertanyaan tersebut pada dasarnya tidak dapat dijawab secara absolut.

“Biaya konstruksi sangat dipengaruhi oleh banyak variabel, mulai dari lokasi, spesifikasi material, kompleksitas desain, kualitas pengerjaan, hingga preferensi klien,” ujar Boegar dikutip dari Kompas.com, Kamis (26/3/2026).

Dia menjelaskan, secara konseptual terdapat perbedaan pendekatan antara arsitektur minimalis dan industrial yang turut memengaruhi struktur biaya.

Dalam arsitektur minimalis, kesederhanaan bentuk dan kejernihan ruang menjadi prinsip utama.

Namun, penerapannya justru menuntut presisi tinggi pada setiap detail. Dinding harus rata sempurna, sambungan material nyaris tak terlihat, serta finishing dilakukan dengan standar sangat halus. Kondisi tersebut membuat kebutuhan tenaga kerja terampil dan kontrol kualitas meningkat.

“Pendekatan minimalis sering kali berimplikasi pada biaya yang tidak rendah karena tuntutan kualitas pengerjaannya,” kata Boegar.

Sementara itu, pendekatan industrial mengedepankan kejujuran material dan ekspresi struktur.

Elemen seperti beton ekspos, baja, hingga instalasi utilitas dibiarkan terlihat sebagai bagian dari estetika ruang. Konsep ini dikenal dengan prinsip pulchrum splendor est veritatis, yakni keindahan sebagai pancaran dari kebenaran.

Dengan kata lain, tidak ada upaya menyembunyikan struktur atau memberikan lapisan finishing berlebih. Sehingga, berpotensi mengurangi biaya tambahan.

Meski demikian, Boegar mengingatkan bahwa desain industrial tidak otomatis lebih murah. Sebaliknya, beton ekspos dengan kualitas tinggi, justru lebih mahal. Misalnya, tetap membutuhkan pengerjaan presisi, mulai dari bekisting hingga campuran material yang terkontrol agar hasilnya tidak cacat.

Hal serupa juga berlaku pada penggunaan baja dan instalasi terbuka yang tetap memerlukan perlindungan terhadap korosi serta perencanaan teknis yang matang. Dengan demikian, perbandingan biaya antara rumah minimalis dan industrial sebaiknya dilihat sebagai spektrum, bukan perbedaan yang bersifat mutlak.

“Desain industrial bisa lebih ekonomis jika konsisten pada efisiensi konstruksi, sementara minimalis cenderung membutuhkan investasi pada finishing dan detail.

Pada akhirnya, peran arsitek adalah menyesuaikan desain dengan anggaran tanpa mengorbankan kualitas dan kenyamanan,” jelasnya.

Kesimpulannya, mahal atau tidaknya sebuah rumah tidak semata ditentukan oleh gaya arsitektur, melainkan bagaimana desain tersebut direncanakan dan direalisasikan.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Plastik Naik hingga Rp6.000 per Pak, Zulhas Sebut Dipicu Kenaikan BBM

    Harga Plastik Naik hingga Rp6.000 per Pak, Zulhas Sebut Dipicu Kenaikan BBM

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Lonjakan harga plastik yang mencapai Rp6.000 per pak dikeluhkan para pedagang di berbagai daerah. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan kenaikan tersebut dipicu oleh melonjaknya harga bahan baku yang berasal dari minyak bumi. Keluhan ini pertama kali diterima Zulhas saat melakukan sidak pasar bersama Menteri Perdagangan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. […]

  • Kementerian ATR/BPN Telah Tetapkan Tanah Terlantar 5.114 Hektar

    Kementerian ATR/BPN Telah Tetapkan Tanah Terlantar 5.114 Hektar

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menetapkan tanah telantar dalam satu tahun mencapai 5.114,23 hektar di lima provinsi. Sementara itu, melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) Pendayagunaan Tanah Cadangan Umum Negara (TCUN), telah ditetapkan 5.198,13 hektare, di mana 5.006,68 hektare atau 96 persen dialokasikan langsung untuk program Reforma Agraria. “Tanah […]

  • Kopdes Merah Putih Kini Bisa Akses Kredit Himbara Rp240 Triliun, Dijamin Pemerintah

    Kopdes Merah Putih Kini Bisa Akses Kredit Himbara Rp240 Triliun, Dijamin Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) kini bisa mengakses pembiayaan dari himpunan bank milik negara (Himbara) dengan total dana mencapai Rp240 triliun. Dana jumbo ini disiapkan untuk memperkuat permodalan koperasi dan pembangunan fisik di desa-desa. Purbaya mengatakan, besaran dana yang bisa diserap bergantung pada kesiapan masing-masing […]

  • Rupiah Keok Lagi! Melemah 50 Poin ke Rp17.775 per Dolar AS

    Rupiah Keok Lagi! Melemah 50 Poin ke Rp17.775 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah berbalik arah. Mata uang Indonesia tidak bertenaga terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Kamis (27/8/2026). Mengutip Antara, rupiah dibuka melemah 50 poin atau 0,28 persen ke level Rp17.775 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan sehari sebelumnya, rupiah ditutup di posisi Rp17.725 per dolar […]

  • IHSG Dibuka Menguat pada Perdagangan Kamis Pagi

    IHSG Dibuka Menguat pada Perdagangan Kamis Pagi

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali perdagangan Kamis pagi dengan pergerakan positif, seiring sentimen optimisme pelaku pasar terhadap kondisi pasar saham domestik. Pada awal sesi perdagangan, IHSG tercatat bergerak di zona hijau dengan penguatan puluhan poin dibandingkan posisi penutupan sebelumnya. Kenaikan tersebut mencerminkan minat beli investor yang masih terjaga […]

  • 4 Raksasa Berebut Takhta! Piala Dunia 2026 Dipastikan Tanpa Juara Baru

    4 Raksasa Berebut Takhta! Piala Dunia 2026 Dipastikan Tanpa Juara Baru

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Panggung semifinal Piala Dunia 2026 resmi menjadi milik empat kekuatan sepak bola dunia. Argentina, Prancis, Spanyol, dan Inggris memastikan tiket ke empat besar sekaligus menjaga peluang mengangkat trofi paling bergengsi di dunia. Keempat tim kini tinggal selangkah lagi menuju partai final yang akan digelar di Stadion New York New Jersey pada Minggu (19/7/2026). […]

expand_less