Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Beranda » Olahraga » Ini Penyebab Timnas Indonesia Keok dari Arab Saudi

Ini Penyebab Timnas Indonesia Keok dari Arab Saudi

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi setelah kalah tipis 2-3 pada laga perdana Grup B Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB.

Sempat unggul lebih dulu lewat penalti Kevin Diks, skuad Garuda gagal mempertahankan momentum dan harus menyerah dari tim tuan rumah.

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menilai salah satu penyebab anak asuhnya kalah karena timnya kehilangan kendali permainan setelah mencetak gol pertama.

Ia menyebut celah di lini tengah menjadi titik lemah yang dimanfaatkan Arab Saudi untuk membalikkan keadaan.

“Kami tidak menjaga area antar lini, pemain sayap lawan bebas menekan pertahanan kami. Itu seharusnya tidak boleh terjadi,” ujar Kluivert usai laga.

Pelatih asal Belanda itu mengakui kecewa dengan hasil akhir, namun tetap mengapresiasi semangat juang anak asuhnya.

“Setelah unggul 1-0, kami kehilangan fokus dan lahirlah gol-gol yang seharusnya bisa dihindari. Tentu saya kecewa, tapi para pemain sudah bertarung seperti singa. Kami masih punya laga lain untuk diperjuangkan,” tegasnya.(*)

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aturan Baru Industri Tembakau Berpotensi Hilangkan 5,8 Juta Lapangan Kerja

    Aturan Baru Industri Tembakau Berpotensi Hilangkan 5,8 Juta Lapangan Kerja

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gabungan asosiasi Industri Hasil Tembakau (IHT) di Indonesia meminta perlindungan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait sejumlah rencana regulasi baru yang dinilai berpotensi mengganggu keberlanjutan industri tembakau nasional. Asosiasi menilai beberapa aturan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 dapat memberikan dampak besar terhadap ekosistem industri tembakau yang selama ini menyerap jutaan tenaga […]

  • Bea Keluar Batu Bara Berlaku 1 Januari 2026, Kemenkeu Targetkan Tambahan Penerimaan Rp20 Triliun

    Bea Keluar Batu Bara Berlaku 1 Januari 2026, Kemenkeu Targetkan Tambahan Penerimaan Rp20 Triliun

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan bea keluar (BK) ekspor batu bara akan mulai dipungut pada 1 Januari 2026. Saat ini, aturan pelaksana berupa Peraturan Menteri Keuangan (PMK) masih dalam tahap penyusunan dan ditargetkan rampung sebelum akhir 2025. Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu mengatakan, penyusunan PMK tersebut telah sejalan […]

  • BRI dan Danantara Serahkan 600 Huntara untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang

    BRI dan Danantara Serahkan 600 Huntara untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BRI bersama Danantara Indonesia resmi menyalurkan 600 unit Hunian Darurat (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. Penyerahan Huntara dilakukan oleh Managing Director Danantara, Rohan Hafas, dan disaksikan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, serta sejumlah pejabat BUMN. Setiap unit Huntara dibangun sesuai standar hunian darurat, […]

  • Terseret Harga Minyak Dunia, Rupiah Melemah ke Level Rp17.655

    Terseret Harga Minyak Dunia, Rupiah Melemah ke Level Rp17.655

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali bergerak di zona merah pada perdagangan Kamis (21/5/2026) pagi. Mata uang Garuda tercatat melemah tipis di tengah penguatan dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari Antara, rupiah turun 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp17.655 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya […]

  • Emas Antam Terpangkas Lagi, Dibanderol Rp2.406.000 per Gram

    Emas Antam Terpangkas Lagi, Dibanderol Rp2.406.000 per Gram

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam terpangkas lagi hari ini, Kamis (4/12/2025). Kali ini penurunannya sebesar Rp6.000 sehingga harga emas Antam per gramnya menjadi Rp2.406.000. Emas Antam paling murah kini dibanderol Rp1,25 juta. Sedangkan emas Antam paling mahal dihargai Rp2,34 miliar. Adanya penurunan harga membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut turun menjadi Rp2.267.000 per […]

  • Harga Emas Pegadaian Terbaru: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Turun

    Harga Emas Pegadaian Terbaru: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Turun

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan yang dijual di Pegadaian kompak mengalami penurunan pada perdagangan Selasa (19/5/2026). Tiga produk logam mulia populer, yakni Antam, UBS, dan Galeri24, tercatat lebih murah dibandingkan harga sehari sebelumnya. Berdasarkan data resmi Pegadaian yang diperoleh Jambisnis.com, harga emas Antam hari ini dibanderol Rp2.861.000 per gram. Angka tersebut turun Rp5.000 dibandingkan posisi […]

expand_less