Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Danantara Dipastikan Gabung Proyek Smelter Mempawah Fase 2, Nilai Investasi Capai Rp 13,3 Triliun

Danantara Dipastikan Gabung Proyek Smelter Mempawah Fase 2, Nilai Investasi Capai Rp 13,3 Triliun

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memastikan bahwa Danantara Indonesia akan ikut terlibat dalam proyek pengembangan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Mempawah Fase 2. Proyek strategis nasional yang menjadi tulang punggung hilirisasi aluminium itu membutuhkan investasi besar, yakni antara USD 700–800 juta atau setara Rp 11,6–13,3 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS).

Direktur Pengembangan Usaha Inalum, Arif Haendra, mengatakan bahwa Danantara akan masuk melalui skema pendanaan. Kendati demikian, besaran porsi dan struktur pendanaannya masih dalam pembahasan lebih lanjut.
“Iya, rencananya Danantara akan berperan. Nanti besarnya bagaimana setelah kita bicarakan,” ujar Arif dalam diskusi Forum Wartawan Industri (Forwin) di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/11).

Arif optimistis proyek SGAR Mempawah Fase 2 dapat melangkah ke tahap final investment decision (FID) pada Desember 2025. Ia menyebut kajian FS (feasibility study) yang bersifat bankable akan rampung pada November ini, sehingga keputusan investasi dapat segera difinalkan. “(FID) Desember, karena kajiannya bankable FS akan selesai November,” imbuhnya.

Nilai investasi proyek ini relatif besar karena lokasinya berada di area terpencil dan jauh dari pelabuhan. Hal itu membuat perusahaan harus membangun sejumlah infrastruktur pendukung, termasuk fasilitas logistik untuk mendukung operasional smelter.
“Karena di sana remote, jauh dari pelabuhan. Kita harus membangun fasilitas logistik,” jelas Arif.

Ia menambahkan bahwa jika porsi pendanaan dari Danantara belum mencukupi, Inalum membuka opsi pinjaman tambahan agar struktur keuangan perusahaan tetap sehat. Hal ini penting karena Inalum juga tengah menyiapkan rencana pembangunan smelter baru.

SGAR Mempawah Fase 2 dirancang memiliki kapasitas produksi 1 juta ton alumina per tahun. Dengan tambahan ini, total kapasitas produksi alumina Inalum akan meningkat menjadi 2 juta ton per tahun. Seluruh produksi nantinya akan diserap untuk kebutuhan internal, terutama setelah smelter kedua beroperasi.

Saat ini, Inalum menggunakan sekitar 550.000 ton alumina untuk kebutuhan smelternya, sementara 450.000 ton lainnya diekspor. Setelah smelter kedua berjalan, kebutuhan melonjak menjadi sekitar 1,2 juta ton per tahun.
“Begitu ada smelter 2, butuhnya 1,2 juta ton. Sehingga kapasitas 2 juta ton akan terserap seluruhnya,” kata Arif.

Sisa produksi 800.000 ton nantinya digunakan untuk memasok fasilitas pengolahan aluminium Inalum di Kuala Tanjung, Sumatra Utara. Dengan demikian, produksi alumina dari SGAR Fase 2 akan terintegrasi penuh dalam rantai pasok hilirisasi aluminium nasional.

Proyek ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dan Inalum untuk memperkuat industri aluminium nasional serta mengurangi ketergantungan pada impor alumina. Efeknya diharapkan dapat mendorong nilai tambah mineral Indonesia dan meningkatkan daya saing industri logam nasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Lemak Jahat (LDL) dalam Darah, Bisa Picu Penyakit Mematikan

    Waspada Lemak Jahat (LDL) dalam Darah, Bisa Picu Penyakit Mematikan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hiperlipidemia menjadi ancaman senyap bagi kesehatan masyarakat. Kondisi ini terjadi ketika kadar lemak dalam darah terutama kolesterol dan trigliserida melampaui batas normal. Meski sering tanpa gejala, dampaknya bisa fatal jika tidak dikendalikan. Secara medis, hiperlipidemia ditandai dengan tingginya kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, serta rendahnya kolesterol baik (HDL). LDL berkontribusi terhadap penumpukan […]

  • Harga Bright Gas Turun! Tabung 12 Kg  Kini Rp222 Ribu

    Harga Bright Gas Turun! Tabung 12 Kg Kini Rp222 Ribu

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar baik bagi pengguna LPG nonsubsidi di Jambi. PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga jual Bright Gas 12 kilogram sebesar Rp8.000 per tabung. Penyesuaian harga tersebut mulai berlaku efektif pada hari ini, 15 Juli 2026. Dengan kebijakan terbaru ini, harga Bright Gas 12 kg di Jambi turun dari Rp230.000 menjadi Rp222.000 per […]

  • 8 Tempat Wisata Populer di Balikpapan yang Wajib Kamu Kunjungi

    8 Tempat Wisata Populer di Balikpapan yang Wajib Kamu Kunjungi

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Balikpapan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur yang menawarkan beragam pilihan tempat menarik, mulai dari pantai, hutan mangrove, hingga ruang terbuka hijau. Kota pesisir ini dinilai cocok untuk liburan karena menghadirkan kombinasi wisata alam dan rekreasi keluarga yang mudah diakses. Berikut delapan tempat wisata populer di Balikpapan yang direkomendasikan untuk […]

  • Bank Jambi Targetkan Pengembalian Dana Nasabah Kurang dari 10 Hari

    Bank Jambi Targetkan Pengembalian Dana Nasabah Kurang dari 10 Hari

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Jambi bergerak cepat merespons insiden kehilangan uang nasabah dengan memastikan pengembalian dana ditargetkan rampung dalam waktu kurang dari 10 hari. Proses verifikasi saat ini masih dilakukan untuk menghitung total kerugian secara pasti. Direktur Treasury Bank Jambi, Achmad Nunung, menyatakan pihaknya berkomitmen penuh menyelesaikan persoalan tersebut dan menjaga kepercayaan masyarakat. “Untuk jumlah belum […]

  • Emas Antam dan UBS Rontok di Pegadaian, Antam Anjlok Rp16 Ribu

    Emas Antam dan UBS Rontok di Pegadaian, Antam Anjlok Rp16 Ribu

    • calendar_month 20 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual di Pegadaian kembali rontok. Dua produk logam mulia, Antam dan UBS, kompak mengalami penurunan pada perdagangan Jumat (25/9/2026). Mengutip laman resmi Sahabat Pegadaian, emas Antam mengalami penurunan paling dalam. Harga logam mulia tersebut turun Rp16.000 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya. Kini, harga emas Antam ukuran 1 gram berada di […]

  • Purbaya Semprot BPJS soal PBI JKN Nonaktif

    Purbaya Semprot BPJS soal PBI JKN Nonaktif

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti keras tata kelola kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN) menyusul viralnya kasus pasien yang tidak bisa berobat akibat status kepesertaan dinonaktifkan. Purbaya menilai pemutakhiran data PBI-JKN sejatinya bertujuan memperbaiki kualitas program JKN agar lebih tepat sasaran. Namun, proses tersebut dinilai justru menimbulkan kegaduhan di masyarakat […]

expand_less