Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Cetak Sawah Rakyat Batang Hari Dikebut, 11,95 Hektare di Desa Olak Disiapkan untuk Produksi Pangan

Cetak Sawah Rakyat Batang Hari Dikebut, 11,95 Hektare di Desa Olak Disiapkan untuk Produksi Pangan

  • account_circle say say
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) 2026 di Kabupaten Batang Hari terus didorong untuk memperluas areal pertanian dan memperkuat produksi pangan. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Desa Olak, dengan sasaran pembukaan sawah seluas 11,95 hektare. Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi sebelumnya melaporkan bahwa proses pembersihan dan perataan lahan di Desa Olak telah mencapai 100 persen. Namun, pembukaan lahan merupakan tahap awal. Tantangan berikutnya adalah memastikan sawah tersebut benar-benar ditanami, menghasilkan panen, dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Dalam pemantauan lanjutan, BRMP Jambi mencatat realisasi kegiatan di Desa Olak mencapai 10,50 hektare dari target 11,95 hektare. Perkembangan ini menunjukkan pentingnya pengawasan lapangan agar pelaksanaan program berjalan sesuai sasaran dan kendala teknis dapat segera ditangani.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, Kabupaten Batang Hari memiliki luas panen padi sekitar 7.252 hektare pada 2025, dengan produksi mencapai 29.870 ton gabah kering giling (GKG). Produktivitas rata-rata tercatat sekitar 41,19 kuintal per hektare.

Angka tersebut menjadi gambaran dasar untuk melihat potensi kontribusi perluasan sawah baru. Meski demikian, lahan CSR seluas 11,95 hektare tidak serta-merta menghasilkan tambahan produksi dalam jumlah tertentu. Hasil akhirnya bergantung pada luas yang benar-benar ditanami, produktivitas, kondisi tanah, ketersediaan air, dan keberhasilan panen.

Secara regional, produksi padi Provinsi Jambi pada 2025 mencapai 367.790 ton GKG dari luas panen sekitar 80.373 hektare. Produksi beras untuk konsumsi penduduk diperkirakan mencapai 212.760 ton, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Perluasan sawah di Batang Hari berpotensi menambah aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari jasa pengolahan tanah, penyediaan benih dan pupuk, tenaga kerja tanam, hingga kegiatan panen. Namun, manfaat ekonominya perlu dihitung dengan membandingkan hasil produksi terhadap biaya usaha tani.

Karena itu, pemerintah perlu memastikan kesiapan jaringan pengairan, kesesuaian varietas, pendampingan penyuluh, akses sarana produksi, serta kepastian penyerapan hasil panen. Evaluasi juga perlu mencakup biaya produksi dan pendapatan petani.

Keberhasilan Cetak Sawah Rakyat tidak cukup diukur dari luas lahan yang dibuka. Ukuran yang lebih penting adalah berapa hektare yang benar-benar produktif, berapa hasil panen yang diperoleh, dan apakah usaha tani tersebut mampu memberikan pendapatan yang layak bagi petani.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sempat Naik Tipis, IHSG Berbalik Arah ke Zona Merah

    Sempat Naik Tipis, IHSG Berbalik Arah ke Zona Merah

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka naik tipis 8,13 poin (0,1%) ke posisi 8.259,07 pada sesi pertama, Jumat (10/10/2025). Namun, setelah itu IHSG hari ini berbalik arah, sehingga bergerak bervariasi di rentang 8.212–8.259. Berdasarkan data RTI, tercatat sebanyak 998,97 juta saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 821,66 […]

  • Stella Christie Tegaskan Ekonomi RI Tak Akan Tumbuh Tanpa Inovasi

    Stella Christie Tegaskan Ekonomi RI Tak Akan Tumbuh Tanpa Inovasi

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan bahwa ekonomi Indonesia tidak akan mampu tumbuh tanpa penguatan sektor inovasi. “Tanpa inovasi, kita tidak akan bisa mencapai pertumbuhan ekonomi,” kata Stella di sela-sela gelaran Antara Business Forum di Jakarta, Rabu (19/11). Stella menjelaskan bahwa inovasi memiliki peran kunci dalam melahirkan ide-ide […]

  • Rupiah Dinilai Undervalued, Bank Indonesia Yakin Fundamental Ekonomi RI Masih Kuat

    Rupiah Dinilai Undervalued, Bank Indonesia Yakin Fundamental Ekonomi RI Masih Kuat

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) menilai nilai tukar rupiah saat ini belum mencerminkan kondisi fundamental ekonomi nasional. Otoritas moneter menyebut posisi rupiah masih berada di bawah nilai wajarnya atau undervalued di tengah tekanan global yang meningkat. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menegaskan bahwa kekuatan ekonomi domestik sejatinya cukup solid untuk menopang penguatan rupiah. Stabilitas makroekonomi, inflasi […]

  • Cabai Merah di Pasar Angso Duo Jambi Turun 12,5 Persen, Mayoritas Sembako Stabil

    Cabai Merah di Pasar Angso Duo Jambi Turun 12,5 Persen, Mayoritas Sembako Stabil

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga komoditas cabai merah di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, mengalami penurunan cukup signifikan pada Kamis (11/6/2026). Berdasarkan data terbaru Sistem Informasi Harga Komoditas (SIHARKO) Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil kompak melandai sebesar 12,5 persen dibandingkan hari sebelumnya. Saat ini, kedua jenis komoditas tersebut […]

  • Gunung Sakurajima Erupsi, Abu Vulkanik Terbang 4.400 Meter ke Langit Jepang

    Gunung Sakurajima Erupsi, Abu Vulkanik Terbang 4.400 Meter ke Langit Jepang

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gunung Sakurajima, salah satu gunung berapi paling aktif di Jepang, kembali mengalami erupsi pada Minggu (16/11) pagi waktu setempat. Letusan tersebut memuntahkan abu vulkanik setinggi sekitar 4.400 meter, menurut laporan dari pejabat Prefektur Kagoshima. Meski erupsi terlihat cukup besar, otoritas setempat memastikan tidak ada kerusakan maupun korban. Pemerintah segera mengeluarkan peringatan hujan abu […]

  • Iran Ngamuk Lagi! Pangkalan AS dan Israel Dibombardir

    Iran Ngamuk Lagi! Pangkalan AS dan Israel Dibombardir

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) kembali melancarkan serangan terhadap Israel dan pasukan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah pada Jumat (27/3/2026). Serangan tersebut dilakukan menggunakan pesawat tanpa awak (drone) dan rudal jarak menengah hingga jarak jauh sebagai bagian dari operasi balasan Iran. Dalam pernyataan resmi yang dirilis media pemerintah Iran, IRGC menyebut sejumlah […]

expand_less