Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kabut Asap Ganggu Aktivitas Ekonomi Jambi, UMKM Hadapi Risiko Penurunan Pendapatan

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Ekonomi Jambi, UMKM Hadapi Risiko Penurunan Pendapatan

  • account_circle say say
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi tidak hanya mengganggu kesehatan dan jarak pandang. Memburuknya kualitas udara juga mulai memberi tekanan terhadap aktivitas ekonomi, terutama usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang mengandalkan kunjungan konsumen secara langsung. Pada Senin (5/10/2026), Pemerintah Kota Jambi menyebut ISPU sempat menembus angka 300, setelah dalam beberapa bulan sebelumnya berada di bawah angka tersebut. Pemkot Jambi mulai menyiapkan langkah antisipasi apabila kualitas udara kembali memburuk.

BMKG Sultan Thaha Jambi sebelumnya mencatat ISPU parameter PM2,5 di Kota Jambi berada pada kisaran 133–198 pada 3 Oktober 2026, atau kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat. Masyarakat, terutama kelompok rentan, diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Dampak terhadap aktivitas ekonomi mulai terlihat dari sisi mobilitas. Kabut asap juga mengganggu operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi pada awal Oktober karena jarak pandang menurun dan sejumlah penerbangan mengalami penundaan.

Gubernur Jambi Al Haris mengatakan gangguan penerbangan dapat berdampak terhadap kegiatan ekonomi karena pelaku usaha dari luar daerah mengandalkan penerbangan untuk datang ke Jambi.

Bagi UMKM, gangguan mobilitas tersebut dapat merambat ke penjualan. Warung makan, kedai kopi, pedagang kaki lima, pasar, pusat kuliner dan usaha yang mengandalkan aktivitas luar ruang berpotensi kehilangan sebagian kunjungan ketika masyarakat memilih mengurangi aktivitas di luar rumah.

Namun, belum terdapat data resmi yang menunjukkan berapa persen omzet UMKM Jambi turun akibat kabut asap pada 6 Oktober 2026. Karena itu, dampaknya terhadap pendapatan UMKM lebih tepat disebut sebagai potensi penurunan omzet, bukan angka pasti.

Kondisi ini terjadi ketika sektor perdagangan dan konsumsi masih menjadi bagian penting perekonomian Jambi. Bank Indonesia mencatat ekonomi Provinsi Jambi tumbuh 4,15 persen pada triwulan II 2026, sementara kredit sektor perdagangan dan industri tetap tumbuh. BI juga mencatat perlambatan konsumsi rumah tangga seiring perlambatan beberapa lapangan usaha utama.

Di sisi lain, BPS mencatat sektor penyediaan akomodasi dan makan minum menjadi salah satu lapangan usaha dengan penambahan jumlah pekerja terbesar pada Februari 2026, yakni bertambah 19,38 ribu orang dibandingkan setahun sebelumnya.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadilah, Rupiah Menguat Rp 16.602 Per Dolar AS Meski Tipis

    Jadilah, Rupiah Menguat Rp 16.602 Per Dolar AS Meski Tipis

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat tipis pada perdagangan hari ini, Kamis (30/10/2025). Rupiah dibuka Rp 16.602 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah menguat 0,09% dibanding penutupan pada hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.617 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. Yen Jepang menjadi mata uang […]

  • Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP yang Langgar Komitmen, Tak Bisa Kerja di Instansi Pemerintah

    Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP yang Langgar Komitmen, Tak Bisa Kerja di Instansi Pemerintah

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan menjatuhkan sanksi blacklist terhadap penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dinilai melanggar komitmen dan etika sebagai penerima dana publik. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya merespons polemik alumni LPDP yang viral di media sosial. Ia menyayangkan kejadian itu dan memastikan aturan yang berlaku akan ditegakkan […]

  • Geopolitik Timur Tengah Memanas, Diplomasi Energi Jadi Kunci Indonesia Jaga Ketahanan Nasional

    Geopolitik Timur Tengah Memanas, Diplomasi Energi Jadi Kunci Indonesia Jaga Ketahanan Nasional

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menguji ketahanan energi global, termasuk Indonesia. Di tengah ancaman gangguan pasokan minyak dunia, diplomasi energi dinilai menjadi senjata utama untuk menjaga stabilitas nasional. Pakar energi Arcandra Tahar menegaskan, diplomasi energi bukan sekadar opsi, melainkan kebutuhan strategis. Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, pendekatan antarnegara dinilai mampu membuka […]

  • Rupiah Menguat! Ini Kurs BCA, Mandiri, BRI dan BNI Hari Ini

    Rupiah Menguat! Ini Kurs BCA, Mandiri, BRI dan BNI Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tren negatif rupiah akhirnya berhenti. Setelah sempat tertekan hingga mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS), mata uang Indonesia kembali bangkit dengan menguat cukup tajam pada perdagangan Rabu (30/9/2026). Mengutip Antara, rupiah hari ini berada di level Rp17.925 per dolar AS. Rupiah menguat 56 poin atau 0,31 persen dibandingkan penutupan sebelumnya […]

  • Hari Ke-3 Longsor Cisarua, 2.129 Personel Dikerahkan Cari 80-an Korban Hilang

    Hari Ke-3 Longsor Cisarua, 2.129 Personel Dikerahkan Cari 80-an Korban Hilang

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memasuki hari ketiga operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Tim SAR Gabungan mengerahkan 2.129 personel untuk mencari sekitar 80-an korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang. Operasi pencarian difokuskan pada dua sektor utama, yakni sektor A di bagian timur dan sektor B di bagian […]

  • Pemerintah Setujui KUR Berbasis Kekayaan Intelektual Senilai Rp 10 Triliun

    Pemerintah Setujui KUR Berbasis Kekayaan Intelektual Senilai Rp 10 Triliun

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menyetujui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis kekayaan intelektual (KI) dengan nilai total mencapai Rp 10 triliun. Skema pembiayaan ini disahkan setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar Rapat Koordinasi Komite Nasional pada Senin (17/11/2025). Dengan kebijakan ini, Indonesia menjadi negara ke-15 di dunia yang menyediakan […]

expand_less