Saksikan Perebutan 8 Tiket Menuju Kejurnas Banten 2026 di Merangin, 26–27 September
- account_circle say say
- calendar_month 5 jam yang lalu
- print Cetak

Saksikan Perebutan 8 Tiket Menuju Kejurnas Banten 2026 di Merangin, 26–27 September.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Persaingan menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51 Tahun 2026 di Serang, Banten, memasuki fase yang semakin sengit. Sebanyak delapan tiket yang masih tersedia untuk pecatur non-master Jambi bakal diperebutkan dalam Turnamen Catur Bulanan Non-Master ke-9 di Kabupaten Merangin pada 26–27 September 2026.
Sekitar 100 pecatur telah memastikan diri ambil bagian dalam turnamen yang berlangsung di Ruang Aula DPMD Kabupaten Merangin tersebut. Bagi para peserta, dua hari pertandingan itu bukan sekadar agenda rutin. Hasilnya dapat menentukan siapa yang berhak menjadi bagian dari kontingen Jambi menuju Kejurnas di Banten pada 23–29 Oktober 2026.
Baca juga : Kejurnas Catur ke-51 Digelar di Serang, PERCASI Jambi Siapkan Atlet Lewat Seleksi Berjenjang
Tekanan semakin tinggi karena persaingan berlangsung melalui sistem seleksi berjenjang. Pengprov PERCASI Jambi secara rutin menggelar turnamen non-master setiap bulan di kabupaten dan kota. Dari rangkaian pertandingan tersebut, performa serta rating pecatur terus dipantau untuk menentukan nama-nama yang memiliki peluang menuju level nasional.
Sejumlah pecatur dengan rating provinsi tinggi kini berada dalam persaingan, seperti Ramses Hasibuan dari Kota Jambi, Marzuki Tarigan dan Yosi Barhanas dari Tanjung Jabung Barat, serta Rully dari Kabupaten Bungo.
Persaingan juga datang dari Ali Sabri, Herdi Amanda, dari Tanjung Jabung Timur, Hery Sofyandi dari Batanghari, Khalik dari Tebo, hingga Aprian Hidayat dari Sarolangun. Di luar nama-nama tersebut, Ahmad Afandi, Fransiscus, Egorianto, dan Zainal Abidin berpotensi menjadi kejutan.
Sementara itu, dua tiket telah lebih dahulu diamankan pecatur bergelar Master Nasional, yakni Rori Muldianto dan Sarmadoli Siringoringo.
Artinya, delapan tiket tersisa kini menjadi rebutan. Merangin bisa menjadi titik balik bagi pecatur yang selama ini mengejar posisi terbaik. Satu kemenangan dapat memperbesar peluang, tetapi satu hasil buruk juga bisa mengubah persaingan secara drastis.
- Penulis: say say
