Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Beranda » Regional » Dari Kulit Kopi hingga Produk Olahan, Muhammad Hidayat Angkat Potensi Pertanian Kerinci

Dari Kulit Kopi hingga Produk Olahan, Muhammad Hidayat Angkat Potensi Pertanian Kerinci

  • account_circle Fitri Amalia
  • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Potensi hasil pertanian Kabupaten Kerinci terus membuka peluang untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Salah satunya dilakukan oleh Muhammad Hidayat, Founder PT Cascara Kerinci Agro. Dia dan tim mengolah berbagai hasil pertanian lokal menjadi produk makanan dan minuman.

Perusahaan yang Ia dirikan sejak 2020 ini mengawali usahanya dengan mengolah kulit kopi menjadi Cascara Tea Kerinci, sebelum kemudian mengembangkan sejumlah produk lain berbasis potensi pertanian daerah.

“PT Cascara Kerinci Agro fokus pada pengolahan hasil pertanian serta pengembangan produk makanan dan minuman. Dari awalnya mengembangkan Cascara Tea Kerinci, kita memperluas lini produk melalui Coffea Datok, Teh Dakoci, dan Caca Kriuk Pengolahan,” ujarnya.

Mengolah Kulit Kopi Menjadi Produk Bernilai Tambah

Salah satu produk yang menjadi unggulan PT Cascara Kerinci Agro adalah Cascara Tea Kerinci. Produk ini memanfaatkan kulit kopi dari perkebunan kopi di Kabupaten Kerinci yang kemudian diolah menjadi teh.

Cascara Tea Kerinci tersedia dalam dua varian, yakni Jahe Merah dan Kayu Manis. Produk tersebut mengusung cita rasa dan aroma khas hasil olahan kulit kopi Kerinci.

Selain Cascara Tea, perusahaan juga mengembangkan Coffea Datok, kopi Arabika asli Kerinci yang disebut sebagai warisan yang diturunkan secara turun-temurun.

Ada pula Teh Dakoci, produk berbahan daun kopi Kerinci yang dipetik dari kebun di tepian sungai dan diproses menggunakan metode tradisional.

Sementara itu, lini produk lainnya adalah Caca Kriuk Pengolahan, camilan yang dibuat menggunakan rempah-rempah pilihan dengan karakter rasa gurih dan renyah.

Kapasitas Produksi Ribuan Produk per Bulan

Pengembangan produk tersebut juga didukung kapasitas produksi yang mencapai ribuan unit setiap bulan.

“Dokumen perusahaan mencatat, Cascara Tea Kerinci memiliki kapasitas produksi masing-masing 2.500 pcs per bulan untuk varian Kayu Manis dan Jahe Merah. Coffea Datok mencapai 3.000 pcs per bulan, dan Teh Dakoci dan Caca Kriuk masing-masing memiliki kapasitas produksi 2.000 pcs per bulan,” jelas Hidayat.

Bagi perusahaan, pengolahan hasil pertanian tidak hanya berkaitan dengan menghasilkan produk konsumsi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan inovasi berbasis potensi lokal.

Cascara Tea, misalnya, memanfaatkan bagian kulit kopi yang diolah menjadi produk minuman. Sementara Coffea Datok membawa identitas kopi Arabika Kerinci, dan Teh Dakoci mengangkat pemanfaatan daun kopi sebagai bagian dari produk olahan.

Bidik Pasar Lebih Luas

Hidayat mengatakan, sejak awal berdiri, PT Cascara Kerinci Agro menyatakan komitmennya untuk menggunakan bahan baku berkualitas, menghadirkan produk yang unik dengan harga terjangkau, memberikan pelayanan kepada pelanggan, serta terus menciptakan produk baru.

“Kita juga ada target untuk memperluas pemasaran hingga pasar internasional,” katanya.

Dengan mengembangkan produk berbasis hasil pertanian Kerinci, PT Cascara Kerinci Agro berupaya memperluas nilai ekonomi komoditas lokal melalui proses pengolahan.

Perusahaan saat ini beralamat di Jalan Rajo Mudo, Desa Kemantan Agung, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci.

Pengembangan produk olahan berbasis komoditas lokal seperti ini menjadi salah satu cara untuk mempertemukan potensi pertanian daerah dengan kebutuhan pasar, sekaligus membuka ruang bagi produk Kerinci untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.(*)

  • Penulis: Fitri Amalia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Produsen Kardus Asal Tangerang, ALVAboard Ekspansi ke Pasar Asia dan Eropa Mulai 2026

    Produsen Kardus Asal Tangerang, ALVAboard Ekspansi ke Pasar Asia dan Eropa Mulai 2026

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Alpha Gemilang Makmur, produsen kardus berbahan dasar Polypropylene board (PP board) dengan merek ALVAboard, resmi mengumumkan rencana ekspansi ke pasar Asia Timur dan Eropa. Langkah ini menjadi upaya strategis untuk menjawab meningkatnya permintaan produk ramah lingkungan dari sektor agrikultur, logistik, hingga kebutuhan sosial. Chief Business Development Officer (CBDO) PT Alpha Gemilang Makmur, […]

  • Industri Fashion Lokal Tumbuh Pesat, Pendanaan UMKM Capai Rp 2 Miliar

    Industri Fashion Lokal Tumbuh Pesat, Pendanaan UMKM Capai Rp 2 Miliar

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Industri fashion lokal di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), sektor tekstil dan pakaian jadi tumbuh sebesar 2,64 persen secara tahunan (year-on-year) pada triwulan I 2024. Angka ini menegaskan bahwa subsektor fashion masih menjadi salah satu penopang utama ekonomi kreatif nasional. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk buatan dalam […]

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Masih Stabil

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Masih Stabil

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada pembaruan terakhir Kamis (22/1/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, tidak terdapat lonjakan maupun penurunan signifikan pada mayoritas komoditas pangan strategis. Komoditas beras berbagai merek seperti Beras Naruto, Anggur, Belido, King, OP Bulog, dan Tiga Kartu tercatat dijual […]

  • Rupiah Tertekan, Sentuh Rp16.920 per Dolar AS

    Rupiah Tertekan, Sentuh Rp16.920 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka melemah pada level Rp16.920 pada perdagangan Rabu (25/3/2026). Mengutip Antara, rupiah melemah 22 poin atau 0,13 persen ke level Rp16.920 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.898 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS turun 0,23% ke level 99,20. Sejumlah mata uang […]

  • Pemkot Jambi Gandeng Profesor Slovenia, Dorong Kebijakan Publik Berbasis Riset dan Data

    Pemkot Jambi Gandeng Profesor Slovenia, Dorong Kebijakan Publik Berbasis Riset dan Data

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi mulai menggeser arah pembangunan menuju pendekatan berbasis riset dan data. Langkah ini ditandai dengan kerja sama bersama akademisi internasional dari Slovenia untuk memperkuat tata kelola pelayanan publik. Wali Kota Jambi, Maulana, menerima kunjungan Profesor Lan Umek dari University of Ljubljana, Slovenia, di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa, 8 April 2026. […]

  • Melejit Lagi! Emas Antam Kini per Gramnya Dibanderol Rp2.364.000

    Melejit Lagi! Emas Antam Kini per Gramnya Dibanderol Rp2.364.000

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melejit lagi. Kali ini kenaikannya mencapai Rp21.000 hingga per gramnya menjadi Rp2.364.000. Sementara, harga emas Antam termahal kini mencapai Rp2,3 miliar. Sedangkan yang paling murah dibanderol Rp1.232.000. Sementara itu, harga beli (buyback) emas Antam ikut terdampak atas kenaikan yang terjadi itu. Harganya kembali melesat sebesar […]

expand_less