Transportasi dan Pergudangan Tumbuh 8,88 Persen, Mengapa Lokasi Distribusi Makin Penting di Jambi?
- account_circle say say
- calendar_month 46 menit yang lalu
- print Cetak

FOTO/ILUSTRASI.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Pertumbuhan ekonomi sering dibaca dari perdagangan dan konsumsi. Namun, ada satu bagian yang bekerja di belakang layar: bagaimana barang berpindah dari produsen menuju konsumen.
BPS mencatat lapangan usaha transportasi dan pergudangan menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi di Provinsi Jambi pada 2025, yaitu 8,88 persen. Pada tahun yang sama, ekonomi Jambi secara keseluruhan tumbuh 4,93 persen.
Pertumbuhan tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas ekonomi membutuhkan infrastruktur distribusi yang semakin efisien.
Jambi memiliki wilayah ekonomi yang tersebar. Produk pertanian, perkebunan, perikanan, industri dan perdagangan bergerak melalui jaringan jalan dan pusat distribusi sebelum mencapai pasar akhir.
Di sinilah konsep Location Matters menjadi relevan.
Lokasi gudang, pusat distribusi, toko grosir, pusat logistik hingga outlet retail memiliki fungsi berbeda. Lokasi yang dekat dengan sumber produksi mungkin menguntungkan untuk konsolidasi barang. Sementara lokasi yang dekat dengan konsumen dapat memberikan keuntungan dari sisi kecepatan layanan.
Bank Indonesia juga mencatat pertumbuhan kredit korporasi Jambi pada triwulan II 2026 mencapai 14,55 persen secara tahunan. Kredit sektor perdagangan tumbuh 14,36 persen, sedangkan sektor industri tumbuh 19,44 persen.
Pertumbuhan kredit tersebut menunjukkan adanya aktivitas pembiayaan pada sektor produktif yang dapat berkaitan dengan ekspansi usaha.
Bagi pengusaha, perkembangan ini menunjukkan bahwa lokasi bisnis tidak hanya berbicara soal toko yang terlihat oleh konsumen. Ada ekosistem lokasi di belakangnya: gudang, distributor, transporter, supplier dan pusat perdagangan.
Dengan semakin kompleksnya rantai pasok, lokasi yang mampu mempertemukan akses, distribusi dan konsumen berpotensi menjadi semakin penting.
- Penulis: say say
