Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kemenperin Dorong AS Beri Pengecualian Tarif Sawit untuk Indonesia

Kemenperin Dorong AS Beri Pengecualian Tarif Sawit untuk Indonesia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berharap Amerika Serikat (AS) memberikan pengecualian tarif impor untuk komoditas minyak sawit Indonesia, seperti yang telah diterima oleh Malaysia. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan persaingan ekspor yang setara antara kedua negara di pasar global.

Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, mengatakan proses pembahasan pengecualian tarif tersebut masih berlangsung dan diharapkan menghasilkan keputusan positif bagi Indonesia.
“Nah, ini kan masih dalam proses. Mudah-mudahan dalam diskusi-diskusi ke depan, paling tidak kita bisa sama dengan Malaysia,” ujar Putu saat ditemui di Kantor Kemenperin, Jakarta Selatan, Rabu (29/10).

Putu menjelaskan, jika nantinya Indonesia mendapatkan pembebasan tarif resiprokal dari AS, maka ekspor minyak sawit nasional dapat bersaing secara adil dengan Malaysia.
“Kalau kita bisa sama, kita akan berada pada level playing field yang sama untuk melakukan ekspor ke AS,” tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Malaysia Tengku Zafrul Aziz mengumumkan bahwa Malaysia telah memperoleh pengecualian tarif untuk sejumlah komoditas, termasuk minyak sawit, kakao, karet, serta produk farmasi dan peralatan kedirgantaraan.

Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan baru pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang menandatangani kesepakatan perdagangan dan mineral strategis dengan empat negara ASEAN saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Kuala Lumpur, Minggu (26/10).

Perjanjian tersebut bertujuan mengurangi ketidakseimbangan perdagangan serta mengurangi ketergantungan rantai pasok AS terhadap China, terutama setelah Beijing memperketat ekspor tanah jarang (rare earth).

Dalam kesepakatan itu, AS mempertahankan tarif sebesar 19 persen untuk beberapa negara Asia Tenggara, namun memberikan pembebasan atau penurunan tarif menjadi 0 persen bagi sejumlah komoditas tertentu, termasuk minyak sawit Malaysia.

Kemenperin berharap kebijakan serupa juga bisa diterapkan untuk Indonesia, mengingat minyak sawit menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan nasional yang menopang perekonomian dan menyerap jutaan tenaga kerja.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perak Antam Kembali Tersungkur! Turun Rp500, Harga Makin Tertekan

    Perak Antam Kembali Tersungkur! Turun Rp500, Harga Makin Tertekan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tren penurunan harga logam mulia tak hanya terjadi pada emas. Harga perak murni produksi Antam kembali melemah pada perdagangan Selasa (26/5/2026). Mengacu pada laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini turun Rp500 menjadi Rp50.900 per gram. Pelemahan harga perak ini mencerminkan tekanan di pasar logam mulia yang masih dipengaruhi dinamika global. Meski […]

  • Cuaca Kota Jambi Hari Ini Berawan dan Diselimuti Kabut

    Cuaca Kota Jambi Hari Ini Berawan dan Diselimuti Kabut

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Prakiraan cuaca Jambi hari ini, Selasa (15/9/2026), menunjukkan kondisi yang beragam. Sejumlah wilayah diprediksi mengalami udara kabur, sementara daerah lainnya berawan hingga cerah berawan. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kota Jambi diperkirakan mengalami udara kabur dengan suhu 26–34 derajat Celsius. Kelembapan udara berada pada kisaran 45–83 persen. Kondisi serupa diprakirakan […]

  • Pasar Kripto Tumbuh dan Arsari Group Masuk sebagai Pemegang Saham

    Pasar Kripto Tumbuh dan Arsari Group Masuk sebagai Pemegang Saham

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk. (COIN) dinilai memiliki prospek pertumbuhan jangka menengah hingga panjang yang kuat seiring meningkatnya aktivitas pasar kripto nasional dan masuknya Arsari Group, grup usaha milik Hashim Djojohadikusumo, sebagai pemegang saham strategis pada akhir 2025. Analis Ciptadana Sekuritas Asia, Erni Marsella Siahaan, menilai COIN berada pada posisi strategis sebagai […]

  • Tua Bukan Berarti Kalah, Xenia 2010 Masih Diburu: Harga Bekas Mulai Rp70 Jutaan

    Tua Bukan Berarti Kalah, Xenia 2010 Masih Diburu: Harga Bekas Mulai Rp70 Jutaan

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Daihatsu Xenia tahun 2010 tipe Xi masih menjadi salah satu mobil bekas yang banyak diburu di pasar otomotif Indonesia. Usianya yang sudah lebih dari satu dekade tak membuat pamor MPV tujuh penumpang tersebut meredup. Xenia Xi 2010 masih dinilai menarik karena menawarkan kombinasi kapasitas besar, mesin yang relatif bandel, serta biaya kepemilikan yang […]

  • Dirangkai dengan Buka Bersama, JBC Berbagi kepada Warga Sekitar

    Dirangkai dengan Buka Bersama, JBC Berbagi kepada Warga Sekitar

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengelola Jambi Business Center menunjukkan kepeduliannya kepada warga sekitar kawasan. Ini ditunjukkan dengan kegiatan buka puasa bersama warga sekitar di Paviliun JBC, Jumat (6/3/2026). Buka bersama ini dihadiri oleh manajemen JBC antara lain, Komisaris PT PKP Syahrasaddin. Dalam buka bersama ini JBC juga membagikan hampers Lebaran kepada 200 warga sekitar. “Ini sebagai bentuk […]

  • Harga Cabai Merah Naik di Pasar Talang Banjar Jambi, Cabai Rawit Turun, Beras dan Daging Masih Stabil

    Harga Cabai Merah Naik di Pasar Talang Banjar Jambi, Cabai Rawit Turun, Beras dan Daging Masih Stabil

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Kamis, 30 Juli 2026, masih relatif stabil. Perubahan harga hanya terjadi pada komoditas cabai, sementara beras, daging, gula, hingga minyak goreng masih bertahan di level sebelumnya. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, cabai merah besar dan cabai merah […]

expand_less