Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Efek Suku Bunga Tinggi The Fed, Rupiah Tidak Berdaya

Efek Suku Bunga Tinggi The Fed, Rupiah Tidak Berdaya

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah masih belum bisa keluar dari tekanan. Pada perdagangan Rabu (24/6/2026) pagi, kurs rupiah melemah 72 poin atau 0,40 persen menjadi Rp17.931 per dolar AS. Posisi ini turun dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.859 per dolar AS.

Sentimen global masih menjadi faktor utama yang menyeret pergerakan mata uang Indonesia ke zona merah.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong menyatakan pelemahan rupiah dipicu kekhawatiran pasar atas tingkat suku bunga The Fed yang tinggi sepanjang tahun 2026.

“Rupiah diperkirakan masih akan melemah terhadap dolar AS yang menguat di tengah sentimen risk off global yang kuat oleh kekhawatiran tingkat suku bunga tinggi,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (24/6/2026).

Mengutip Anadolu, The Fed diperkirakan akan mempertahankan sikap kebijakan yang ketat sepanjang 2026 dan tahun depan. Ekspektasi yang meningkat tentang pergeseran ke arah kebijakan moneter yang lebih ketat menyebabkan peningkatan risiko di pasar.

The Fed sendiri telah menaikkan proyeksi suku bunga dana federal pada akhir 2026 menjadi 3,8 persen dari sebelumnya 3,4 persen, serta menaikkan proyeksi 2027 menjadi 3,6 persen dari 3,1 persen. Sementara itu, estimasi suku bunga jangka panjang tetap dipertahankan pada level 3,1 persen.

Kendati demikian, lanjutnya, kabar baik datang dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang masih mempertahankan status emerging market (EM) pasar ekuitas Indonesia yang dapat mendukung rupiah.

“Dari laporan MSCI, pertimbangan utamanya adalah fundamental ekonomi yang kuat, likuiditas serta kapitalisasi pasar yang memadai, dan keberhasilan reformasi pasar modal oleh otoritas yang berhasil meyakinkan investor institusi,” ujar Lukman.(*)

 

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Melemah, Investor Tunggu Data PDB Indonesia

    Rupiah Melemah, Investor Tunggu Data PDB Indonesia

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah merosot lagi. Dibuka saat mengawali perdagangan Kamis (5/2/2026), rupiah bergerak melemah 28 poin atau 0,17 persen menjadi Rp16.805 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.777 per dolar AS. Pelemahan rupiah terjadi seiring rilis data ekonomi AS. Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,04% ke 97,65. Bersamaan dengan rupiah, beberapa mata uang kawasan Asia […]

  • Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Sultan HB X Ingatkan Bahaya ‘Makan Utang’ di Era Digital

    Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Sultan HB X Ingatkan Bahaya ‘Makan Utang’ di Era Digital

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ledakan pinjaman online yang menembus Rp101 triliun memunculkan peringatan serius dari Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang menyebut fenomena ini sebagai tanda masyarakat mulai “makan utang” di tengah kemudahan akses keuangan digital. Pernyataan itu disampaikan Sultan saat membuka Jogja Financial Festival 2026 di Yogyakarta, Kamis, 22 Mei 2026. Menurut Sultan, kemajuan teknologi finansial […]

  • Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP yang Langgar Komitmen, Tak Bisa Kerja di Instansi Pemerintah

    Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP yang Langgar Komitmen, Tak Bisa Kerja di Instansi Pemerintah

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan menjatuhkan sanksi blacklist terhadap penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dinilai melanggar komitmen dan etika sebagai penerima dana publik. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya merespons polemik alumni LPDP yang viral di media sosial. Ia menyayangkan kejadian itu dan memastikan aturan yang berlaku akan ditegakkan […]

  • Sampah Jadi Cuan, Bank Sampah Dayung Habibah Bikin Nasabah Mekaar Berdaya

    Sampah Jadi Cuan, Bank Sampah Dayung Habibah Bikin Nasabah Mekaar Berdaya

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sampah yang selama ini identik dengan barang tak bernilai, kini justru menjadi sumber tabungan dan membantu pembayaran angsuran. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Jambi mendorong nasabah Mekaar Kelompok Bank Sampah Dayung Habibah di Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, untuk mengubah sampah menjadi sumber ekonomi. Tak hanya membina pengelolaan bank sampah, PNM Jambi […]

  • Pertumbuhan Kredit 8% – 12%, BI: Ideal Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

    Pertumbuhan Kredit 8% – 12%, BI: Ideal Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit di kisaran 8% – 12% pada tahun 2026 menjadi level paling ideal untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan di luar kisaran tersebut, justru bakal berisiko menekan ketahanan perbankan atau justru menahan laju pemulihan ekonomi. Asisten Gubernur BI Solikin M. Juhro mengatakan, target tersebut […]

  • Suhu Kota Jambi Tembus 33 Derajat, Asap Tipis Masih Menggantung di Udara

    Suhu Kota Jambi Tembus 33 Derajat, Asap Tipis Masih Menggantung di Udara

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Cuaca di sejumlah wilayah Provinsi Jambi pada Selasa, 1 September 2026, masih dibayangi kondisi udara kabur. Prakiraan cuaca menunjukkan sebagian wilayah akan berawan, sementara beberapa daerah lainnya berpotensi mengalami kabut atau asap. Di Kota Jambi, cuaca hari ini diprakirakan udara kabur dengan suhu 27–33 derajat Celsius dan kelembapan 54–84 persen. Kondisi serupa terjadi […]

expand_less