Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Tinggal Rp3 dari Rp18.000, Dolar AS Makin Menekan!

Rupiah Tinggal Rp3 dari Rp18.000, Dolar AS Makin Menekan!

  • account_circle Darmanto Zebua
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Tekanan terhadap rupiah belum juga mereda. Mata uang Indonesia kembali terpuruk menghadapi dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (29/9/2026).

Rupiah kini benar-benar berada di ujung level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Jaraknya hanya Rp3.

Mengutip Antara, rupiah dibuka di level Rp17.997 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 19 poin atau 0,11 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.978 per dolar AS.

Di sisi lain, dolar AS masih menunjukkan penguatan meski tipis. Indeks dolar AS tercatat naik 0,01 persen ke posisi 101,209.

Kenaikan tersebut melanjutkan penguatan dolar AS sebesar 0,22 persen pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Di tengah kondisi tersebut, Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menegaskan pentingnya sinergi kebijakan moneter dan fiskal untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

Dari sisi moneter, BI melakukan stabilisasi rupiah melalui intervensi di pasar spot, non-deliverable forward (NDF), dan domestic non-deliverable forward (DNDF).

BI kini mengurangi porsi intervensi melalui pasar spot karena transaksi tersebut dilakukan dengan menjual dolar secara langsung sehingga dapat mengurangi cadangan devisa. Porsi intervensi spot saat ini hanya sekitar 30% dari keseluruhan intervensi BI.

“Jumlahnya sekitar 30% dari total intervensi yang kami lakukan. Intervensi ada di DNDF, NDF, dan spot,” ujar Destry dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR.

Sebelumnya, intervensi BI lebih banyak dilakukan melalui pasar spot. Namun, pengembangan pasar DNDF dan NDF membuat kedua instrumen tersebut kini dinilai lebih efektif untuk meredam tekanan terhadap rupiah tanpa terlalu membebani cadangan devisa.

Kendati demikian, Destry mengakui tekanan terhadap rupiah tidak hanya berasal dari pergerakan pasar keuangan. Terdapat persoalan fundamental dan struktural yang memerlukan koordinasi dengan pemerintah, terutama melalui Kementerian Keuangan dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Karena itu, stabilisasi rupiah perlu dibarengi dengan penguatan ekspor barang dan jasa serta peningkatan investasi. Langkah tersebut diperlukan untuk memperbesar pasokan valuta asing di dalam negeri.

BI bersama pemerintah juga terus membahas berbagai program untuk meningkatkan ekspor dan menarik investasi, baik investasi langsung maupun investasi portofolio. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat stabilitas rupiah di tengah tingginya tekanan dari dolar AS.(*)

 

  • Penulis: Darmanto Zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR Belum Jadwalkan Pembahasan Pilkada Lewat DPRD, RUU Pilkada Tak Masuk Prolegnas 2026

    DPR Belum Jadwalkan Pembahasan Pilkada Lewat DPRD, RUU Pilkada Tak Masuk Prolegnas 2026

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI hingga saat ini belum menjadwalkan pembahasan wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) menjadi melalui DPRD. Penyebab utamanya, Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada belum masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2026. Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizami Karsayuda mengatakan, meskipun wacana pilkada lewat DPRD berkembang di ruang publik, […]

  • Setahun Ruben Amorim Jadi Pelatih MU, Kapok Nggak?

    Setahun Ruben Amorim Jadi Pelatih MU, Kapok Nggak?

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ruben Amorim baru-baru ini memberikan testimoni mengenai satu tahun karirnya sebagai manajer Manchester United. Meski tidak mudah, pelatih asal Portugal itu mengaku senang bisa mendapatkan pekerjaan ini. Sekitar satu tahun yang lalu, Manchester United memutuskan berpisah dengan Erik Ten Hag. Pelatih asal Belanda itu dipecat manajemen MU setelah Setan Merah meraih rentetan hasil […]

  • Tanjab Barat Mulai Tanam Padi dengan Sistem Modern, Target Produktivitas Jadi Sorotan

    Tanjab Barat Mulai Tanam Padi dengan Sistem Modern, Target Produktivitas Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mulai menerapkan sistem pertanian modern melalui program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kecamatan Batang Asam, Juni 2026. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas padi sekaligus memperbaiki efisiensi usaha tani. Penanaman perdana dilaksanakan di Desa Rawa Medang. Pada tahap awal, pemerintah menyiapkan lahan percontohan seluas dua hektare, kemudian […]

  • Toyota Hentikan Penjualan Fortuner di Australia, Ini Penjelasannya

    Toyota Hentikan Penjualan Fortuner di Australia, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Toyota memutuskan menghentikan penjualan Toyota Fortuner di Australia. Penyebabnya karena performa penjualan Fortuner di pasar Australia tidak sebaik model Toyota lain. Fortuner pertama kali meluncur di Australia pada 2015. Selama satu dekade, SUV ini dikenal sebagai salah satu model Toyota dengan penjualan paling lambat di negara tersebut. Vice President Sales and Marketing Toyota […]

  • Jangan Asal Buka Kedai! Cek Lokasi, Modal, dan Peluang Usaha di Kota Jambi

    Jangan Asal Buka Kedai! Cek Lokasi, Modal, dan Peluang Usaha di Kota Jambi

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memulai bisnis kuliner pada 2026 membutuhkan strategi yang lebih matang. Selain menentukan menu dan harga jual, calon pengusaha perlu menghitung potensi pelanggan, biaya sewa tempat, persaingan, serta kemampuan konsumen di sekitar lokasi usaha. Kota Jambi menjadi salah satu wilayah yang menarik untuk menguji peluang bisnis makanan dan minuman. Namun, tingginya jumlah pelaku UMKM […]

  • Kenapa Perut Kiri Atas Sering Nyeri? Ini Penjelasannya

    Kenapa Perut Kiri Atas Sering Nyeri? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Keluhan sakit perut sebelah kiri atas kerap dianggap sepele. Padahal, kondisi ini dapat menjadi sinyal adanya gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai, terutama bila terjadi berulang atau disertai gejala lain. Nyeri di bagian perut kiri atas bisa muncul secara tiba-tiba atau berkembang perlahan. Sensasinya beragam, mulai dari nyeri tumpul, perih, hingga kram yang mengganggu […]

expand_less