Kota Baru Jambi, Pusat Perkantoran dan Aktivitas Bisnis yang Terus Berkembang
- account_circle say say
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Danau buatan yang berada di pusat perkantoran kota jambi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Kecamatan Kota Baru menjadi salah satu kawasan penting dalam aktivitas perkotaan di Kota Jambi. Kawasan ini tidak hanya dikenal sebagai lokasi berbagai perkantoran pemerintahan dan swasta, tetapi juga berkembang sebagai ruang aktivitas perdagangan, UMKM, jasa, hingga bisnis kuliner.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jambi, jumlah penduduk Kecamatan Kota Baru mencapai 85.722 jiwa pada 2024. Jumlah tersebut menjadikan Kota Baru sebagai salah satu kecamatan dengan populasi besar di Kota Jambi. Kepadatan penduduk dan aktivitas perkantoran menciptakan basis pasar bagi berbagai jenis usaha yang melayani kebutuhan masyarakat maupun pekerja di kawasan tersebut.
Karakter Kota Baru sebagai kawasan perkantoran terlihat dari keberadaan berbagai instansi pemerintahan dan fasilitas pelayanan publik. Aktivitas tersebut membuat kawasan ini memiliki pergerakan masyarakat setiap hari, sekaligus membuka peluang bagi usaha perdagangan, jasa, kuliner dan UMKM.
Dari sisi legalitas usaha, data Mal Pelayanan Publik Kota Jambi mencatat 6.317 Nomor Induk Berusaha (NIB) diterbitkan sepanjang 2026 hingga Agustus untuk wilayah Kota Jambi. Pada triwulan I 2026, tercatat 2.186 NIB diterbitkan melalui sistem OSS. Angka tersebut menunjukkan tingginya aktivitas formalisasi usaha di Kota Jambi, meskipun data publik tersebut belum memisahkan jumlah NIB secara khusus untuk Kecamatan Kota Baru.
Salah satu elemen yang turut membentuk karakter kawasan perkantoran Kota Baru adalah keberadaan danau buatan di lingkungan kawasan pemerintahan. Selain memiliki fungsi sebagai bagian dari tata ruang dan lingkungan kawasan, keberadaan ruang terbuka dengan badan air dapat menjadi titik aktivitas masyarakat dan menciptakan ruang interaksi di luar jam kerja perkantoran.
Dalam konteks ekonomi lokal, kawasan publik seperti ini berpotensi mendukung aktivitas UMKM, terutama ketika dimanfaatkan untuk kegiatan komunitas, ruang promosi produk lokal, kegiatan rekreasi, maupun event yang melibatkan pelaku usaha. Dengan demikian, ekosistem ekonomi Kota Baru tidak hanya terbentuk dari gedung perkantoran, tetapi juga dari interaksi antara perkantoran, masyarakat, ruang publik, UMKM dan bisnis kuliner.
Kombinasi jumlah penduduk yang besar, konsentrasi perkantoran, aktivitas pemerintahan, perdagangan, kuliner serta ruang publik menjadikan Kota Baru sebagai salah satu kawasan yang memiliki peran dalam dinamika ekonomi perkotaan Kota Jambi pada 2026.
- Penulis: say say
