Jumat, 17 Apr 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Investor Asing Balik Masuk Saat IHSG Anjlok, OJK Sebut Sinyal Kepercayaan Pasar

Investor Asing Balik Masuk Saat IHSG Anjlok, OJK Sebut Sinyal Kepercayaan Pasar

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kembalinya investor asing ke pasar saham domestik sebagai sinyal positif, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan pada perdagangan Senin (2/2/2026).

Penjabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK yang juga Wakil Ketua DK OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp 654,9 miliar setelah empat hari berturut-turut membukukan penjualan bersih.

“Di balik penurunan IHSG, ada hal yang sangat baik. Hari ini investor asing kembali mencatatkan net buy sebesar Rp 654,9 miliar setelah sebelumnya net sell selama empat hari,” kata Friderica dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

Pada perdagangan hari ini, IHSG ditutup turun 4,88 persen ke level 7.922,73. Pelemahan tersebut sejalan dengan tekanan di bursa kawasan Asia, termasuk Korea Selatan, Hong Kong, India, Singapura, dan Tiongkok. Indeks Kospi Korea Selatan bahkan tercatat terkoreksi lebih dari 5 persen.

Friderica menegaskan, tekanan pasar saham tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan merupakan dampak sentimen global yang memengaruhi pasar negara berkembang. Meski demikian, OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) memastikan perdagangan di BEI tetap berjalan secara teratur, wajar, dan efisien.

OJK juga mengimbau investor agar tidak panik dan tetap berfokus pada investasi jangka panjang dengan mempertimbangkan fundamental ekonomi nasional yang dinilai masih solid.

“Kami mengimbau investor untuk tetap tenang. Investasi di pasar modal perlu melihat jangka panjang, dengan fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kuat dan prospek ke depan yang baik,” ujar Friderica.

Sementara itu, pengamat pasar modal Reydi Octa menilai koreksi IHSG mencerminkan kombinasi tekanan sentimen global dan faktor domestik, termasuk respons pasar terhadap isu MSCI serta dinamika internal di lembaga pasar modal.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BP Berminat pada Blok Migas yang Dilelang Pemerintah Indonesia

    BP Berminat pada Blok Migas yang Dilelang Pemerintah Indonesia

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perusahaan energi asal Inggris, British Petroleum (BP), menunjukkan minat terhadap blok minyak dan gas bumi (migas) yang baru dilelang oleh pemerintah Indonesia. Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, usai menghadiri Upacara Hari Jadi Pertambangan dan Energi di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (24/10). “Ada (yang berminat), BP, investor besar,” ujar […]

  • Budi Setiawan Resmi Sandang Gelar Doktor, Sidang Promosi Doktor Berlangsung Sukses

    Budi Setiawan Resmi Sandang Gelar Doktor, Sidang Promosi Doktor Berlangsung Sukses

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Budi Setiawan yang juga Ketua DPD Golkar Kota Jambi resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang promosi doktor yang digelar Kamis (9/4/2026) di Kampus Unja Telanaipura. Program doktoral ini Budi Setiawan tempuh di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi. Adapun judul disertasinya adalah Model Sinergi Relasional Perilaku Pemilih: Pengaruh Personal […]

  • Kepala BGN Minta Tambahan Anggaran Rp28,6 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis 2025

    Kepala BGN Minta Tambahan Anggaran Rp28,6 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis 2025

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan perlunya tambahan anggaran dan peningkatan produksi pangan untuk menjamin keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tahun 2025. Dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Dadan mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp28,63 triliun untuk menutup kekurangan dana dan memperluas jangkauan program. “Total kebutuhan tambahan yang kami ajukan […]

  • Harga Emas Galeri24 dan UBS Naik Tajam

    Harga Emas Galeri24 dan UBS Naik Tajam

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Galeri24 dan UBS yang dijual di Pegadaian mengalami kenaikan tajam. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Kamis (29/1/2026), harga jual emas Galeri24 meroket ke angka Rp3.068.000 dari awalnya Rp2.965.000 per gram atau naik Rp103.000. Begitu pula harga emas UBS turut melonjak dari awalnya dibanderol Rp3.017.000 menjadi Rp3.136.000 per gram atau naik […]

  • Cuaca Jambi Hari Ini: Kota Jambi Cerah, Daerah Lain Hujan Ringan

    Cuaca Jambi Hari Ini: Kota Jambi Cerah, Daerah Lain Hujan Ringan

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kondisi cuaca di Provinsi Jambi pada Senin (12/1/2026) diprakirakan bervariasi. Sebagian wilayah diprediksi mengalami cuaca cerah hingga berawan, sementara beberapa daerah lainnya berpotensi diguyur hujan ringan dengan tingkat kelembapan udara yang relatif tinggi. Berdasarkan prakiraan cuaca, Kota Jambi diprediksi mengalami cuaca cerah hingga berawan sepanjang hari. Suhu udara di ibu kota provinsi ini […]

  • BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Salurkan Rp2,3 Triliun Awal 2026

    BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Salurkan Rp2,3 Triliun Awal 2026

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan hunian bagi masyarakat. Hal itu dilakukan melalui optimalisasi penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) guna mendukung Program 3 Juta Rumah. Sepanjang Januari hingga Februari 2026, BRI telah menyalurkan pembiayaan KPP senilai Rp2,30 triliun kepada 17.443 debitur. Realisasi tersebut […]

expand_less