Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Investor Asal Jambi Djoni Masih Kuasai 525 Juta Saham MINA, Nilai Kepemilikan Tembus Rp143 Miliar

Investor Asal Jambi Djoni Masih Kuasai 525 Juta Saham MINA, Nilai Kepemilikan Tembus Rp143 Miliar

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) masih mencatatkan nama investor asal Jambi, Djoni, sebagai salah satu pemegang saham utama perusahaan hingga akhir 2025. Berdasarkan data komposisi pemegang saham per 31 Desember 2025, Djoni menguasai 525 juta lembar saham atau setara 5,33 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh.

Dengan harga saham MINA yang berada di level Rp274 per saham pada perdagangan Jumat (31/7/2026) pukul 09.18 WIB, nilai pasar kepemilikan Djoni diperkirakan mencapai sekitar Rp143,85 miliar.

Posisi tersebut menempatkan Djoni sebagai pemegang saham terbesar ketiga setelah PT Tirta Orisa Yasa yang menguasai 30,48 persen saham dan Hapsoro dengan kepemilikan 19,68 persen.

Keberadaan Djoni sebagai investor asal Jambi di perusahaan terbuka menjadi perhatian tersendiri. Di tengah belum adanya emiten yang berasal dari Provinsi Jambi di Bursa Efek Indonesia (BEI), nama Djoni justru tercatat sebagai salah satu pemegang saham signifikan di perusahaan publik.

PT Sanurhasta Mitra Tbk sendiri bergerak di sektor barang konsumen bukan primer, khususnya industri pariwisata dan rekreasi. Perseroan dikenal sebagai pengembang kawasan wisata dan pemilik vila mewah The Santai di Seminyak, Bali, melalui anak usahanya PT Minna Padi Resorts.

Pada perdagangan Jumat pagi, saham MINA diperdagangkan di harga Rp274 atau naik Rp10 setara 4 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Saham tersebut dibuka pada level Rp270, sempat menyentuh harga tertinggi Rp276 dan terendah Rp266. Hingga pukul 09.18 WIB, volume transaksi mencapai 193.742 saham dengan nilai transaksi sekitar Rp5,2 miliar.

Kapitalisasi pasar MINA kini mencapai sekitar Rp2,66 triliun, menempatkannya di peringkat ke-321 dari seluruh perusahaan tercatat di BEI.

Di sisi fundamental, kinerja keuangan MINA masih menghadapi tantangan. Pada kuartal I 2026, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,87 miliar dengan rugi bersih sekitar Rp63 juta.

Meski demikian, kerugian tersebut jauh lebih kecil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan adanya perbaikan kinerja operasional perusahaan.

Nama Djoni selama ini dikenal di kalangan pasar modal sebagai salah satu investor yang memiliki kepemilikan signifikan di beberapa perusahaan terbuka. Masuknya nama investor asal Jambi dalam daftar pemegang saham utama emiten menunjukkan bahwa pelaku investasi dari daerah juga mampu mengambil posisi strategis di pasar modal nasional.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMKG: Hujan Ringan Melanda Sebagian Besar Wilayah Provinsi Jambi

    BMKG: Hujan Ringan Melanda Sebagian Besar Wilayah Provinsi Jambi

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di Provinsi Jambi pada hari ini, Senin, 3 November 2025, akan didominasi oleh cuaca berawan hingga hujan ringan di hampir seluruh kabupaten dan kota. Beberapa wilayah juga berpotensi mengalami hujan disertai petir dan udara kabur pada siang hingga malam hari. Secara umum, suhu udara […]

  • IHSG Rebound ke 6.162, Saham Batu Bara dan Big Caps Angkat Pasar

    IHSG Rebound ke 6.162, Saham Batu Bara dan Big Caps Angkat Pasar

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya bangkit setelah sepekan tertekan, dengan kenaikan 1,10 persen ke level 6.162 yang menandai kembalinya optimisme investor di tengah sentimen global. IHSG menguat 67,11 poin ke level 6.162,05 pada penutupan perdagangan Jumat, 22 Mei 2026. Kenaikan ini menjadi yang pertama setelah indeks terus berada di zona merah sepanjang […]

  • Barang Milik Negara Senilai Rp 91 Triliun Kini Dilindungi Asuransi Skema Pooling Fund Bencana

    Barang Milik Negara Senilai Rp 91 Triliun Kini Dilindungi Asuransi Skema Pooling Fund Bencana

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan menandatangani Adendum III Kontrak Payung dengan Asuransi Jasindo sekaligus meluncurkan Asuransi Barang Milik Negara (BMN) Preferen berbasis skema Pooling Fund Bencana. Inisiatif ini juga menandai pembayaran premi pertama melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) kepada konsorsium asuransi BMN. Direktur Utama Asuransi Jasindo, Andy Samuel, mengatakan […]

  • Stagnan! Harga Emas Antam Tahan di Rp2,66 Juta per Gram

    Stagnan! Harga Emas Antam Tahan di Rp2,66 Juta per Gram

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam stagnan pada perdagangan Senin (22/6/2026). Logam mulia yang selama ini jadi primadona investasi masyarakat itu masih bertahan di level Rp2.668.000 per gram. Angka tersebut tidak berubah dibandingkan hari sebelumnya. Sebelumnya, pada Sabtu (20/6/2026), harga emas Antam sempat terkoreksi Rp5.000 sebelum akhirnya bertahan di posisi saat ini. Kondisi ini dinilai […]

  • Prabowo Tinjau Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Perintahkan Investigasi

    Prabowo Tinjau Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Perintahkan Investigasi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Selasa, 28 April 2026. Dalam kunjungannya ke rumah sakit di Bekasi, Prabowo menyampaikan duka cita atas insiden yang menimbulkan korban jiwa dan puluhan korban luka tersebut. “Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan […]

  • Koperasi Kini Bisa Kelola Tambang Minerba hingga 2.500 Hektare

    Koperasi Kini Bisa Kelola Tambang Minerba hingga 2.500 Hektare

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi membuka peluang bagi koperasi untuk mengelola tambang mineral dan batu bara (minerba). Kebijakan ini ditegaskan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2025, perubahan kedua atas PP No.96/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Minerba. Langkah tersebut menjadi angin segar bagi gerakan koperasi nasional, karena untuk pertama kalinya koperasi diberi ruang legal […]

expand_less