Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Investasi di Kota Jambi Tumbuh Positif Semester I 2025 Tembus Rp 1,6 Triliun, Ada Investor Asing

Investasi di Kota Jambi Tumbuh Positif Semester I 2025 Tembus Rp 1,6 Triliun, Ada Investor Asing

  • account_circle Fitri Amalia
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Investasi yang tertanam di Kota Jambi terus menunjukkan tren positif. Sebagai kota yang bertumpu pada perdagangan dan jasa, investasi menjadi penggerak perekonomian yang penting.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Jambi, Hendra, mengatakan bahwa nilai realisasi investasi Kota Jambi pada semester I tahun 2025 mencapai Rp 1,6 triliun. Angka tersebut hampir menyamai capaian investasi sepanjang tahun 2024 yang sebesar Rp 1,8 triliun.

“Kita bisa simpulkan nilai investasi di Kota Jambi cukup menggembirakan dilihat dari pertumbuhannya. Ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi ekonomi daerah yang terus meningkat,” ujar Hendra.

Ia menjelaskan, sekitar 90 persen dari total nilai investasi semester I 2025 masih didominasi oleh sektor tersier, terutama bidang konstruksi dan pembangunan infrastruktur di Kota Jambi dan sekitarnya. Sektor ini juga menjadi penyumbang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

“Sama seperti tahun sebelumnya, sektor tersier khususnya di bidang konstruksi masih memegang peranan penting. Nilai investasi yang masuk rata-rata berasal dari pengembangan infrastruktur,” tambahnya.

Kawasan JBC

Foto aerial kawasan Jambi Business Center (JBC) yang bakal menjadi sentra ekonomi di jantung Kota Jambi. FOTO: JAMBISNIS.COM

Selain itu, peningkatan investasi di Kota Jambi juga dinilai sejalan dengan daya beli masyarakat. Menurut Hendra, hubungan antara capaian investasi dan daya beli masyarakat terlihat cukup linear, mencerminkan tingkat keyakinan konsumen terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Orang berinvestasi pasti melalui analisis mendalam, termasuk melihat kemampuan daya beli dan tingkat kepercayaan terhadap ekonomi daerah. Pertumbuhan ekonomi Kota Jambi tahun 2024 mencapai 4,98 persen, dan ini menunjukkan optimisme tinggi karena ditopang konsumsi masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah Kota Jambi, lanjut Hendra, terus membuka ruang luas bagi para investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Berbagai kemudahan diberikan, mulai dari proses perizinan yang mudah, transparan, dan terbuka, hingga penyusunan Peraturan Daerah tentang Insentif Investasi yang saat ini tengah dipersiapkan.

“Kami menyambut baik semua investor yang ingin menanamkan modal di Kota Jambi. Saat ini, pemerintah sedang menyiapkan regulasi insentif agar investasi dapat tumbuh lebih cepat,” ujarnya.

Hendra juga mengungkapkan, letak geografis Kota Jambi yang strategis di jalur lintas transportasi serta kekayaan sumber daya alam menjadi daya tarik tersendiri bagi investor.

Investor yang masuk ke Kota Jambi berasal dari berbagai kalangan, baik investor dalam negeri maupun investor asing. Beberapa di antaranya bergerak di sektor infrastruktur, transportasi, pergudangan, pertambangan, hingga energi terbarukan.

Salah satu proyek investasi asing yang tengah berjalan ialah pengolahan sampah menjadi sumber energi terbarukan dengan nilai investasi mencapai Rp 83 miliar oleh investor asal Malaysia.

“Investor dari Malaysia sudah berkomitmen dengan Pemerintah Kota Jambi untuk menggarap pengolahan sampah agar memiliki nilai ekonomis dan menjadi sumber energi baru. Saat ini, prosesnya masih berjalan dan kami menyiapkan regulasi agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Hendra.

Hendra menambahkan bahwa pemerintah optimis nilai investasi tahun 2025 akan melampaui capaian tahun sebelumnya. Sejumlah proyek potensial yang dapat ditawarkan ke investor, antara lain di bidang jaringan gas, sistem pengolahan air minum, limbah, energi terbarukan, hingga pengembangan smart city.

“Banyak potensi investasi menarik di Kota Jambi, dan kami terus mendorong agar realisasinya meningkat dari tahun ke tahun,” pungkasnya.

  • Penulis: Fitri Amalia
  • Editor: Deddy Rachmawan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Melemah Tipis Rp16.613 Per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

    Rupiah Melemah Tipis Rp16.613 Per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah melemah tipis pada perdagangan hari ini, Rabu (29/10/2025). Rupiah melemah sebesar 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp16.613 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.608 per dolar AS. Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi. Baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,08%. Selanjutnya […]

  • Purbaya Tegaskan Redenominasi Rupiah Bukan Wewenang Kemenkeu, Sepenuhnya Tugas BI

    Purbaya Tegaskan Redenominasi Rupiah Bukan Wewenang Kemenkeu, Sepenuhnya Tugas BI

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBINNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan redenominasi rupiah bukan berada di tangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), melainkan sepenuhnya menjadi kewenangan Bank Indonesia (BI). “Kalau redenominasi itu bukan wewenang Kementerian Keuangan. Nanti Gubernur Bank Sentral atau BI yang menyelenggarakannya,” kata Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jumat (14/11/2025). Pernyataan ini menegaskan posisi […]

  • Purbaya Usulkan Pajak Tambahan Nikel dan Batu Bara

    Purbaya Usulkan Pajak Tambahan Nikel dan Batu Bara

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah mengkaji penerapan pajak durian runtuh atau windfall tax terhadap komoditas nikel. Kebijakan ini ditujukan untuk menangkap tambahan keuntungan perusahaan yang muncul akibat lonjakan harga komoditas di pasar global. Purbaya mengatakan skema pajak tersebut masih dalam pembahasan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pemerintah juga tengah […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Jeblok Menjadi Rp2.322.000 per Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini Jeblok Menjadi Rp2.322.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini jeblok sebesar Rp 29.000 menjadi Rp 2.322.000 per gram. Sebelumnya, harga emas berada diposisi Rp 2.351.000 per gram. Adanya penurunan harga yang terjadi membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut anjlok sebesar Rp 29.000 menjadi Rp 2.183.000 per gram. Transaksi harga […]

  • Arab Saudi Kepincut Proyek Bendungan di Indonesia

    Arab Saudi Kepincut Proyek Bendungan di Indonesia

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Arab Saudi dikabarkan tertarik berinvestasi pada proyek bendungan di Indonesia. Bahkan, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebutkan, salah satu negara Timur Tengah tersebut ingin datang ke Indonesia. “Rata-rata sih proyek air ya, bendungan gitu-gitu,” ujar Dody dikutip dari Kompas.com, Senin (27/10/2025). Kendati demikian, Dody enggan menyebutkan proyek bendungan mana yang diincar Arab […]

  • Rupiah Tembus Rp17.064 per Dolar AS, Terpuruk!

    Rupiah Tembus Rp17.064 per Dolar AS, Terpuruk!

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kian terpuruk. Pagi ini rupiah sudah tembus Rp17.064 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan itu dipicu sentimen global dari lonjakan harga minyak dan ketegangan geopolitik, serta tekanan domestik dari defisit APBN yang melebar. Berdasarkan data dari Antara, Selasa (7/4/2026), nilai tukar rupiah melemah 29 poin atau 0,17 persen menjadi Rp17.064 […]

expand_less