Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Al Haris Desak Revisi Aturan Migas, Hak Daerah Penghasil PI 10 Persen Masih Menanti Kepastian

Al Haris Desak Revisi Aturan Migas, Hak Daerah Penghasil PI 10 Persen Masih Menanti Kepastian

  • account_circle say say
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi Jambi kembali mendorong pemerintah pusat mengevaluasi regulasi minyak dan gas bumi (migas). Dua persoalan menjadi sorotan, yakni tata kelola sumur minyak masyarakat dan kepastian realisasi Participating Interest (PI) 10 persen bagi daerah penghasil. Al Haris menilai, Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025 perlu disempurnakan agar lebih sesuai dengan kondisi lapangan. Menurut dia, pembatasan pengelolaan sumur minyak masyarakat melalui satu koperasi, satu badan usaha milik daerah (BUMD), dan satu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di setiap kabupaten atau kota perlu dikaji kembali.

Persoalan ini dinilai penting bagi Kabupaten Batang Hari, Muaro Jambi, dan Sarolangun yang memiliki banyak sumur minyak masyarakat. Regulasi yang lebih proporsional diharapkan dapat membuka ruang pengelolaan yang legal, meningkatkan keselamatan kerja, serta mendukung produksi minyak nasional.

Selain sumur minyak masyarakat, kepastian Participating Interest 10 persen menjadi perhatian Pemprov Jambi. Skema PI memungkinkan daerah memperoleh partisipasi dalam pengelolaan wilayah kerja migas melalui BUMD atau badan usaha yang memenuhi ketentuan.

Menurut Al Haris, perjuangan memperoleh kepastian realisasi PI 10 persen telah dilakukan sejak 2023. Namun, hingga Oktober 2026, persoalan tersebut masih membutuhkan penyelesaian mekanisme dan kepastian pelaksanaan.

Bagi daerah penghasil, PI berpotensi menjadi salah satu sumber pendapatan dari keterlibatan dalam pengelolaan wilayah kerja migas. Meski demikian, manfaat ekonomi yang diterima tidak otomatis sebesar 10 persen dari seluruh nilai produksi minyak dan gas. Pendapatan bergantung pada struktur usaha, biaya, pembagian hasil, serta ketentuan yang berlaku.

Karena itu, kejelasan mekanisme menjadi penting agar pemerintah daerah dapat memperhitungkan manfaat ekonomi secara realistis dalam perencanaan pembangunan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sugeng Hariadi menekankan pentingnya tata kelola migas yang berkeadilan, kepastian hukum, keselamatan masyarakat, dan perlindungan lingkungan.

Seminar tersebut diikuti sekitar 250 peserta dari unsur pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku industri, akademisi, dan mahasiswa. Forum ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret bagi pemerintah pusat dan DPR RI.

Tantangan berikutnya adalah memastikan rekomendasi tersebut diterjemahkan menjadi kebijakan yang dapat dilaksanakan. Bagi Jambi, keberhasilan pembenahan tata kelola migas tidak cukup diukur dari peningkatan produksi, tetapi juga dari kepastian hukum, keselamatan masyarakat, perlindungan lingkungan, dan manfaat ekonomi yang benar-benar diterima daerah penghasil.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Keramba Merugi! Puluhan Ton Ikan Mati di Jaluko, Sungai Batanghari Makin Sekarat

    Petani Keramba Merugi! Puluhan Ton Ikan Mati di Jaluko, Sungai Batanghari Makin Sekarat

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sungai Batanghari kembali menghadapi persoalan serius. Puluhan ton ikan milik petani keramba di lima desa wilayah Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, dilaporkan mati dalam beberapa bulan terakhir. Petani menduga kematian massal tersebut berkaitan dengan pencemaran air Sungai Batanghari. Kondisi diperparah dengan debit air sungai yang terus menyusut akibat musim kemarau. […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Cabe Merah Naik Tajam

    Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Cabe Merah Naik Tajam

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Jambi pada Sabtu (25/10) 2025 terpantau relatif stabil, meski beberapa komoditas pangan mengalami kenaikan signifikan, terutama cabe merah besar dan cabe merah kecil di Pasar Rakyat Kasang. Di tengah isu kenaikan harga pangan nasional, kabar baik datang dari Kota Jambi. Sebagian besar harga kebutuhan pokok […]

  • IHSG Dibuka Naik 0,3% Hari Ini, Kembali Dekati Level 9.000 Didukung Sentimen APBN

    IHSG Dibuka Naik 0,3% Hari Ini, Kembali Dekati Level 9.000 Didukung Sentimen APBN

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (9/1/2026). Pada awal sesi, IHSG naik 27,15 poin atau 0,3% ke level 8.952,62, kembali mendekati area psikologis 9.000. Penguatan IHSG pagi ini ditopang oleh mayoritas saham yang bergerak di zona hijau. Tercatat sebanyak 358 saham menguat, 140 saham melemah, sementara 460 saham stagnan. […]

  • Waspada Lemak Jahat (LDL) dalam Darah, Bisa Picu Penyakit Mematikan

    Waspada Lemak Jahat (LDL) dalam Darah, Bisa Picu Penyakit Mematikan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hiperlipidemia menjadi ancaman senyap bagi kesehatan masyarakat. Kondisi ini terjadi ketika kadar lemak dalam darah terutama kolesterol dan trigliserida melampaui batas normal. Meski sering tanpa gejala, dampaknya bisa fatal jika tidak dikendalikan. Secara medis, hiperlipidemia ditandai dengan tingginya kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, serta rendahnya kolesterol baik (HDL). LDL berkontribusi terhadap penumpukan […]

  • Kisah Rawasari, Terminal yang Pernah Menjadi Nadi Transportasi Kota Jambi

    Kisah Rawasari, Terminal yang Pernah Menjadi Nadi Transportasi Kota Jambi

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ada masa ketika Terminal Rawasari menjadi salah satu titik paling ramai di Kota Jambi. Angkot atau oplet keluar-masuk membawa penumpang dari berbagai penjuru kota, sementara pedagang dan usaha kecil ikut hidup mengikuti arus orang yang datang dan pergi. Terminal Rawasari mulai beroperasi pada 1973 setelah dibangun sekitar 1972-1973. Terminal tipe C ini berada […]

  • Rekam Jejak Thomas Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Diusulkan Jadi Deputi Gubernur BI

    Rekam Jejak Thomas Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Diusulkan Jadi Deputi Gubernur BI

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nama Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono menjadi sorotan publik setelah diusulkan sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Istana Kepresidenan membenarkan bahwa Thomas masuk dalam daftar kandidat yang diajukan pemerintah untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Juda Agung. Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI sebagai dasar pelaksanaan uji kelayakan […]

expand_less