Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Karhutla dan Kabut Asap Jambi Tekan Aktivitas Bisnis, Sektor Ini Paling Terdampak

Karhutla dan Kabut Asap Jambi Tekan Aktivitas Bisnis, Sektor Ini Paling Terdampak

  • account_circle say say
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap tebal di Provinsi Jambi tidak hanya menjadi persoalan lingkungan dan kesehatan. Aktivitas ekonomi ikut terdampak, terutama bisnis yang bergantung pada mobilitas masyarakat, transportasi, distribusi barang, dan aktivitas luar ruang.

Data Posko Satgas Karhutla Provinsi Jambi mencatat 12.106 hotspot sepanjang 2026 hingga 6 Oktober. Luas lahan terbakar mencapai 4.267,51 hektare. Pada 6 Oktober saja, masih terdeteksi 144 titik panas di sejumlah wilayah Jambi.

1. Penerbangan dan Bisnis Perjalanan
Sektor yang paling cepat merasakan dampaknya adalah penerbangan. Kabut asap membuat jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi turun hingga 800 meter pada 8 Oktober, sehingga sejumlah penerbangan mengalami penundaan dan penjadwalan ulang.

Sebelumnya, pada 2 Oktober, tercatat sembilan penerbangan terdampak, mulai dari delay, pengalihan hingga pesawat kembali ke bandara asal.
Gubernur Jambi Al Haris menyebut gangguan penerbangan juga berimbas kepada pelaku usaha dari luar daerah yang hendak datang ke Jambi. Pertemuan bisnis dan aktivitas jasa pun berpotensi tertunda.

2. Perdagangan, UMKM, Restoran, dan Ritel
Kabut asap juga berpotensi menekan transaksi bisnis yang mengandalkan kunjungan langsung. DPRD Kota Jambi mengingatkan bahwa perdagangan, retribusi, dan pajak menjadi bagian penting dalam aktivitas ekonomi daerah. Hambatan mobilitas masyarakat dikhawatirkan menurunkan transaksi harian pelaku usaha kecil.
Bisnis seperti warung, restoran, kafe, pusat perbelanjaan, pedagang kaki lima, dan usaha berbasis aktivitas luar ruangan menjadi sektor yang rentan ketika masyarakat memilih mengurangi aktivitas di luar rumah.

3. Logistik dan Distribusi
Transportasi darat dan distribusi barang juga dapat terganggu ketika jarak pandang menurun. Dampaknya dapat merambat ke waktu pengiriman, mobilitas pekerja, hingga aktivitas perdagangan antardaerah. Ekonom menilai gangguan transportasi dan distribusi merupakan bagian dari efek berantai karhutla terhadap perekonomian.

4. Sektor Kesehatan
Di sisi lain, fasilitas kesehatan justru menghadapi peningkatan kebutuhan layanan. Dinkes Kota Jambi mencatat 3.437 kasus ISPA selama periode 24 Agustus-3 September 2026. Artinya, ketika satu sisi ekonomi melambat, sektor kesehatan justru menghadapi tekanan permintaan yang meningkat. Dengan luas karhutla yang telah mencapai ribuan hektare dan kualitas udara yang beberapa kali masuk kategori berbahaya, dampaknya menunjukkan bahwa kabut asap bukan sekadar masalah lingkungan, tetapi juga persoalan rantai ekonomi. Semakin lama kondisi berlangsung, semakin besar potensi gangguan terhadap mobilitas, transaksi, distribusi, dan produktivitas masyarakat Jambi.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Berbuka Puasa Dianjurkan dengan Makanan Manis? Ini Penjelasan Medis Dokter

    Mengapa Berbuka Puasa Dianjurkan dengan Makanan Manis? Ini Penjelasan Medis Dokter

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anjuran berbuka puasa dengan makanan manis bukan sekadar tradisi turun-temurun. Secara medis, kebiasaan tersebut memiliki dasar ilmiah yang berkaitan dengan kondisi tubuh setelah berpuasa seharian. Kepala Departemen Kedokteran Islam dan Kemuhammadiyahan Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan, dr. Agus Sukaca, M.Kes, menjelaskan bahwa setelah lebih dari 13 jam tidak makan dan minum, tubuh mengalami […]

  • Rupiah Tertekan Lagi, Dibuka Rp17.935 per Dolar AS

    Rupiah Tertekan Lagi, Dibuka Rp17.935 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali tertekan. Setelah sempat menguat pada penutupan sebelumnya, mata uang Indonesia berbalik melemah saat mengawali perdagangan Jumat (7/8/2026). Rupiah dibuka terdepresiasi sebesar 12 poin atau 0,07 persen ke level Rp17.935 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan ini sekaligus mengakhiri tren penguatan yang terjadi pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya. Mengutip Antara, […]

  • Harga Minyak Turun ke US,59 Usai Sinyal Pembukaan Selat Hormuz

    Harga Minyak Turun ke US$90,59 Usai Sinyal Pembukaan Selat Hormuz

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (16/4), seiring munculnya sinyal de-eskalasi konflik di Timur Tengah yang membuka peluang kelancaran distribusi energi global. Mengacu laporan Reuters, harga minyak mentah Brent tercatat turun 44 sen atau 0,5 persen menjadi US$94,49 per barel. Sementara itu, minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) AS […]

  • Sawit Menggerakkan Ekonomi Batang Hari, Begini Jalur Perputaran Uangnya

    Sawit Menggerakkan Ekonomi Batang Hari, Begini Jalur Perputaran Uangnya

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kelapa sawit menjadi salah satu penggerak utama ekonomi Kabupaten Batang Hari. Komoditas ini tidak hanya menghasilkan pendapatan bagi pekebun, tetapi juga menghidupkan rantai usaha yang melibatkan perusahaan perkebunan, pabrik pengolahan, transportasi, perdagangan hingga konsumsi rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Batang Hari menyebut sektor perkebunan merupakan salah satu sumber utama penghasilan masyarakat. Hingga 2025, luas […]

  • Wamendag Roro Jajaki Peningkatan Perdagangan Indonesia–Turki lewat IT-PTA, Dorong Ekspor RI

    Wamendag Roro Jajaki Peningkatan Perdagangan Indonesia–Turki lewat IT-PTA, Dorong Ekspor RI

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Perdagangan RI (Wamendag RI) Dyah Roro Esti Widya Putri menjajaki peluang penguatan hubungan dagang Indonesia dan Turki melalui Indonesia–Turkiye Preferential Trade Agreement (IT-PTA). Langkah ini dibahas dalam pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Perdagangan Turki, Mustafa Tuzcu, di Kairo, Mesir, Selasa (2/12/2025). Pertemuan tersebut berlangsung di sela rangkaian The 4th Meeting of […]

  • RMKO Incar Dana Rp 159,9 Miliar dari Rights Issue, Fokus Perkuat Modal Kerja Operasional

    RMKO Incar Dana Rp 159,9 Miliar dari Rights Issue, Fokus Perkuat Modal Kerja Operasional

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) menargetkan perolehan dana hingga Rp 159,9 miliar melalui aksi korporasi Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) atau rights issue. Perseroan menyampaikan, rencana rights issue tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar […]

expand_less