Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Investasi Menguat, Peta Kebutuhan Tenaga Kerja Batang Hari Mulai Berubah

Investasi Menguat, Peta Kebutuhan Tenaga Kerja Batang Hari Mulai Berubah

  • account_circle say say
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Perkembangan investasi dan aktivitas ekonomi di Kabupaten Batang Hari, Jambi, mulai membawa perubahan terhadap kebutuhan tenaga kerja. Tantangan daerah ke depan bukan hanya menciptakan lapangan pekerjaan, tetapi memastikan tenaga kerja lokal memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Batang Hari tumbuh 5,21 persen pada 2025, meningkat dibandingkan pertumbuhan 3,42 persen pada 2024. Pada triwulan I 2026, ekonomi Batang Hari masih tumbuh 4,52 persen secara tahunan, dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan mencapai sekitar Rp3,81 triliun.

Pertumbuhan tersebut berjalan beriringan dengan masuknya investasi. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Batang Hari mencatat realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp594,527 miliar, atau hampir menyamai target investasi sepanjang tahun sebesar Rp600 miliar. Investasi tersebut terutama berasal dari sektor perkebunan dan pembangunan industri pengolahan kelapa sawit. Bahkan, terdapat tujuh pabrik CPO yang masih dalam tahap pembangunan.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan permintaan terhadap tenaga kerja produksi, operator mesin, teknisi, mekanik, administrasi, logistik hingga tenaga profesional. Jika hilirisasi kelapa sawit berkembang, kebutuhan tenaga kerja juga dapat semakin beragam. Data BPS Kabupaten Batang Hari menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 2025 sebesar 4,21 persen, turun dari 4,49 persen pada 2024. Jumlah angkatan kerja mencapai 159.144 orang, dengan 152.441 orang bekerja.

Di tingkat provinsi, kondisi pasar kerja Jambi juga membaik. BPS mencatat TPT Jambi turun menjadi 3,99 persen pada Februari 2026, kemudian berada di 4,10 persen pada Mei 2026. Bank Indonesia memperkirakan ekonomi Jambi sepanjang 2026 tetap tumbuh pada kisaran 4,20–5,00 persen.

Namun, ekspansi investasi tidak otomatis membuat seluruh pencari kerja terserap. BPS mencatat struktur tenaga kerja Jambi masih didominasi sektor pertanian, sementara TPT lulusan SMK pada Agustus 2025 mencapai 7,95 persen. Kondisi ini menunjukkan adanya tantangan skills mismatch antara kompetensi pencari kerja dan kebutuhan dunia usaha.

Karena itu, peningkatan keterampilan teknis, sertifikasi, penguasaan teknologi dan kemampuan beradaptasi dengan sistem kerja industri menjadi semakin penting. Bagi pelaku usaha, perubahan tersebut sekaligus membuka peluang baru. Jasa pelatihan, sertifikasi, transportasi pekerja, katering, hunian, laundry, logistik hingga berbagai layanan pendukung industri berpotensi ikut tumbuh.

Dengan investasi yang terus bergerak, Batang Hari tidak hanya sedang membangun pabrik, tetapi juga membentuk ekosistem ekonomi baru. Tantangan berikutnya adalah memastikan masyarakat lokal menjadi bagian utama dari pertumbuhan tersebut.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Tambah Dana LPDP Jadi Rp 25 Triliun dari Hasil Sitaan Korupsi CPO

    Menkeu Purbaya Tambah Dana LPDP Jadi Rp 25 Triliun dari Hasil Sitaan Korupsi CPO

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan dana hasil sitaan kasus korupsi ekspor minyak sawit mentah (CPO) sebesar Rp 13,25 triliun resmi dialokasikan untuk memperkuat Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Dengan tambahan tersebut, total dana abadi pendidikan kini mencapai Rp 25 triliun. Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam memanfaatkan aset hasil […]

  • Kecamatan Kota Baru Jambi Jadi Sorotan Sensus Ekonomi 2026, Bagaimana Peta Bisnisnya?

    Kecamatan Kota Baru Jambi Jadi Sorotan Sensus Ekonomi 2026, Bagaimana Peta Bisnisnya?

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM  – Kecamatan Kota Baru menjadi salah satu wilayah di Kota Jambi yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Pada 17 Juni 2026, Kepala BPS Provinsi Jambi melakukan supervisi langsung pendataan SE2026 di Kecamatan Kota Baru untuk memastikan proses wawancara, penggunaan aplikasi dan pencatatan usaha berjalan sesuai standar. Kecamatan ini memiliki kawasan permukiman […]

  • Menguat 14 Poin, Rupiah Kini Rp16.851 per Dolar AS

    Menguat 14 Poin, Rupiah Kini Rp16.851 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mulai bergairah. Dibuka pada perdagangan Kamis (15/1/2026) pagi, rupiah bergerak menguat 14 poin atau 0,08 persen menjadi Rp16.851 per dolar AS. Penutupan hari sebelumnya mata uang Indonesia berada di level Rp 16.865 per dolar AS. Pada saat bersamaan, greenback terpantau mengalami kontraksi. Indeks dolar terlihat […]

  • Bersama Seres Grup, TikTok Buat Mobil Listrik Baru, Ini Namanya

    Bersama Seres Grup, TikTok Buat Mobil Listrik Baru, Ini Namanya

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banyak perusahaan teknologi di China yang terjun ke dunia otomotif, khususnya kendaraan listrik. Setelah Xiaomi dan Huawei, kini induk perusahaan TikTok juga dikabarkan tertarik. Dikutip dari Carnewschina.com, Selasa (2/6/2026), Bytedance selaku induk perusahaan TikTok, beserta platform cloud Volcano Engine, akan berkolaborasi dengan Seres Group. Ketiga perusahaan raksasa di China ini akan melahirkan merek […]

  • 2028, Indonesia Punya Mobil Buatan Sendiri

    2028, Indonesia Punya Mobil Buatan Sendiri

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengungkap bahwa Indonesia akan memiliki mobil buatan dalam negeri. Prabowo menyebut mobil buatan dalam negeri itu sebagai “jip” buatan Indonesia. Dana maupun lahan tempat berdirinya pabrik pembuat mobil itu juga disebut Prabowo sudah dialokasikan dan disiapkan pihaknya. “Saya sudah alokasikan dana, sudah kita siapkan lahan untuk pabrik-pabriknya. Sedang bekerja sekarang […]

  • Melemah Lagi, Rupiah Kini Tembus Rp17.630 per Dolar AS

    Melemah Lagi, Rupiah Kini Tembus Rp17.630 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali bergerak melemah pada perdagangan Senin (18/5/2026) pagi. Mata uang Garuda turun 33 poin atau 0,19 persen ke posisi Rp17.630 per dolar AS. Pelemahan tersebut terjadi dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.597 per dolar AS. Di sisi lain, indeks dolar AS juga tercatat mengalami […]

expand_less