Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Ekonomi Tanjab Timur Masih Ditopang Tambang dan Pertanian

Ekonomi Tanjab Timur Masih Ditopang Tambang dan Pertanian

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Perekonomian Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, pada 2026 masih menunjukkan ketergantungan kuat terhadap sektor berbasis sumber daya alam. Namun, pemerintah daerah mulai mendorong hilirisasi komoditas lokal sebagai strategi untuk menciptakan nilai tambah dan memperluas sumber pertumbuhan ekonomi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekonomi Tanjung Jabung Timur pada Triwulan I 2026 tumbuh 2,92 persen secara tahunan (yoy). Pada periode yang sama, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berdasarkan harga konstan 2010 tercatat sekitar Rp4,80 triliun.

Angka tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi daerah tetap tumbuh, meski lajunya masih berada di bawah sejumlah kabupaten/kota lain di Provinsi Jambi. Pada periode yang sama, ekonomi Provinsi Jambi tumbuh 4,33 persen secara tahunan.

Struktur ekonomi Tanjung Jabung Timur juga memperlihatkan kuatnya peran sektor primer. Berdasarkan data PDRB 2025 sebagai pembanding terbaru untuk struktur sektoral, pertambangan dan penggalian menyumbang 38,13 persen, sementara pertanian, kehutanan dan perikanan mencapai 23,82 persen. Industri pengolahan baru menyumbang 7,58 persen.

Komposisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang. Ketergantungan pada sektor primer membuat perekonomian daerah sangat berkaitan dengan produksi komoditas dan aktivitas ekstraktif. Di sisi lain, besarnya basis sumber daya alam membuka ruang pengembangan industri pengolahan di dalam daerah.

Salah satu yang mulai didorong adalah hilirisasi kelapa. Pada April 2026, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menerima kunjungan tim Bappenas dan calon investor asal Jerman untuk melihat potensi pengembangan industri kelapa, termasuk pemanfaatan sabut dan tempurung kelapa. Pemerintah Kab.

Potensi tersebut cukup besar. Pemerintah daerah menyebut perkebunan kelapa di Tanjung Jabung Timur mencapai sekitar 51 ribu hektare, dengan peluang pengembangan berbagai produk turunan mulai dari minyak kelapa, santan, sabut hingga tempurung.

Perkembangan hilirisasi juga mulai menarik minat investor lain. Pada Juli 2026, terdapat rencana investasi pengolahan limbah sabut kelapa menjadi coco fiber yang akan dikembangkan di kawasan Pelabuhan Muara Sabak. Produk tersebut memiliki berbagai pemanfaatan, antara lain untuk geotekstil, media tanam dan industri berbasis serat alami.

Dari sisi investasi, hingga Triwulan II 2026 realisasi investasi Tanjung Jabung Timur tercatat sekitar Rp168 miliar. Angka ini masih jauh dibandingkan beberapa daerah lain di Jambi, sehingga ruang untuk menarik investasi baru masih terbuka lebar.

Dengan kondisi tersebut, tantangan Tanjung Jabung Timur pada 2026 bukan hanya meningkatkan produksi komoditas, tetapi mengubah komoditas tersebut menjadi produk bernilai tambah di dalam daerah. Jika hilirisasi berjalan konsisten, sektor industri pengolahan berpotensi menjadi penghubung antara pertanian, investasi, perdagangan dan penciptaan lapangan kerja.

Bagi Tanjung Jabung Timur, masa depan ekonomi tidak cukup hanya menjadi daerah penghasil bahan mentah. Nilai ekonomi terbesar justru akan muncul ketika bahan baku lokal mulai diolah, diperdagangkan dan diekspor sebagai produk bernilai tambah.

Sumber: BPS Provinsi Jambi, BPS Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Bank Indonesia, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi RI Hadapi Lonjakan Harga Minyak: WFH ASN, Pembatasan Kendaraan Dinas hingga Perluasan CFD

    Strategi RI Hadapi Lonjakan Harga Minyak: WFH ASN, Pembatasan Kendaraan Dinas hingga Perluasan CFD

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk meredam dampak lonjakan harga minyak dunia yang dipicu konflik geopolitik di Timur Tengah, khususnya perang yang melibatkan Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah telah merumuskan sejumlah kebijakan dalam kerangka transformasi budaya kerja nasional, yang juga dikombinasikan dengan kebijakan […]

  • Harga Daging Sapi di Pasar Talang Banjar Rp140.000 per kilogram

    Harga Daging Sapi di Pasar Talang Banjar Rp140.000 per kilogram

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar terpantau stabil pada 30 Maret 2026. Bahkan, sejumlah komoditas penting seperti daging dan minyak goreng tercatat lebih murah dibanding pasar lainnya. Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga beras medium seperti Beras Naruto dan Beras Belido berada di kisaran Rp15.400 per kilogram, […]

  • Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Serang Iran

    Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Serang Iran

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan militer Inggris untuk melancarkan serangan defensif terhadap Iran. Keputusan ini diambil di tengah eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang semakin intens dalam beberapa hari terakhir. Meski London menegaskan tidak terlibat dalam serangan ofensif […]

  • Surplus Neraca Dagang Indonesia Januari 2026 Turun Jadi US0 Juta, Ekspor Naik 3,39%

    Surplus Neraca Dagang Indonesia Januari 2026 Turun Jadi US$950 Juta, Ekspor Naik 3,39%

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 sebesar US$950 juta. Angka ini lebih rendah dibandingkan Desember 2025 yang mencatat surplus US$2,51 miliar. Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan surplus tersebut memperpanjang tren positif neraca perdagangan Indonesia yang telah berlangsung selama 69 bulan berturut-turut sejak Mei […]

  • IHSG Anjlok Nyaris 7 Persen Pagi Ini, Kekhawatiran MSCI Bikin Pasar Panik

    IHSG Anjlok Nyaris 7 Persen Pagi Ini, Kekhawatiran MSCI Bikin Pasar Panik

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok tajam pada awal perdagangan Rabu (28/1/2026). IHSG tercatat turun lebih dari 6 persen dan sempat menyentuh level 8.300, dipicu meningkatnya kekhawatiran investor terhadap keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI). Berdasarkan data RTI Infokom, IHSG melemah 6,82 persen ke level 8.367 pada pukul 09.06 WIB. Tekanan jual mendominasi […]

  • Menperin: Pengangguran Masih 5%, Pemerintah Ambil Langkah Proaktif

    Menperin: Pengangguran Masih 5%, Pemerintah Ambil Langkah Proaktif

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa Indonesia tengah berada dalam momentum bonus demografi terbesar, dengan penduduk usia produktif mencapai lebih dari 218 juta jiwa. Kondisi ini disebut menjadi kesempatan emas untuk mempercepat pertumbuhan industri nasional. Pernyataan tersebut disampaikan Agus pada kegiatan Wisuda Bersama Politeknik dan Akademi Komunitas Kementerian Perindustrian 2025 di […]

expand_less