Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Titik Bisnis Paling Ramai di Bungo, UMKM Sebaiknya Pilih Kawasan Mana?

Titik Bisnis Paling Ramai di Bungo, UMKM Sebaiknya Pilih Kawasan Mana?

  • account_circle say say
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bagi pelaku UMKM, lokasi usaha menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan potensi pasar. Di Kabupaten Bungo, aktivitas perdagangan paling terkonsentrasi di kawasan perkotaan Muara Bungo, terutama Kecamatan Pasar Muara Bungo.

Data Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bungo mencatat terdapat 1.643 UMKM di Kecamatan Pasar Muara Bungo. Jumlah tersebut menjadi salah satu indikator kuat bahwa kawasan ini memiliki konsentrasi aktivitas usaha yang tinggi.

Salah satu titik penting berada di Pasar Bungur atau Pasar Atas, yang terletak di Kelurahan Batang Bungo, Kecamatan Pasar Muara Bungo. Pasar ini menjadi salah satu pusat perdagangan masyarakat sekaligus lokasi pemantauan harga oleh BPS.

BPS menggunakan Pasar Bungur dan Pasar Seroja sebagai lokasi pemantauan karena kedua pasar tersebut dinilai relatif besar, menjadi rujukan harga, memiliki banyak komoditas dan ramai dikunjungi masyarakat.

Aktivitas perdagangan di kawasan ini juga tidak hanya berlangsung di dalam pasar. Koridor Jalan Lintas Sumatera yang melintasi kawasan Muara Bungo berkembang sebagai jalur komersial dengan berbagai aktivitas retail, kuliner, jasa dan perdagangan.

Bagi UMKM yang menyasar konsumen harian, kawasan sekitar Pasar Bungur dan Jalan Lintas Sumatera memiliki karakter yang berbeda. Pasar lebih cocok untuk kebutuhan sehari-hari, makanan, sembako, pakaian dan produk rumah tangga. Sementara koridor jalan utama lebih potensial untuk bisnis yang membutuhkan visibilitas kendaraan dan akses yang mudah, seperti kuliner, minimarket, coffee shop, bengkel, retail dan jasa.

Selain kawasan pasar, pemerintah Kabupaten Bungo juga tengah melakukan penataan sejumlah titik pusat kota seperti Jalan Sultan Thaha, Jalan Sri Soedewi, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Kesuma dan Kompleks Jengki. Kompleks Jengki bahkan diarahkan sebagai salah satu kawasan pusat kuliner dalam penataan Kota Muara Bungo.

Dengan demikian, jika membahas “Location Matters: Di Mana Titik Bisnis Paling Ramai di Bungo?”, kawasan Pasar Bungur, Jalan Lintas Sumatera, hingga pusat kota Muara Bungo menjadi area yang layak diperhatikan pelaku UMKM. Bukan berarti setiap titik otomatis ramai sepanjang hari, karena manusia tetap punya kebiasaan aneh bernama jam makan dan jam pulang kerja, tetapi konsentrasi perdagangan dan aksesibilitas membuat kawasan tersebut memiliki basis aktivitas ekonomi yang kuat.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • BI Diprediksi Pangkas Suku Bunga Jadi 4,5 Persen, Ekonom Optimistis Dorong Pertumbuhan

    BI Diprediksi Pangkas Suku Bunga Jadi 4,5 Persen, Ekonom Optimistis Dorong Pertumbuhan

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mayoritas ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan memangkas suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 4,5 persen dalam hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) hari ini. Pemangkasan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tekanan global yang mulai mereda. Berdasarkan konsensus ekonom yang dihimpun Bloomberg, 29 dari 37 ekonom […]

  • UU HKPD Jadi “Jalur PHK Massal” PPPK, Ribuan Pegawai Terancam Dirumahkan

    UU HKPD Jadi “Jalur PHK Massal” PPPK, Ribuan Pegawai Terancam Dirumahkan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nasib ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di seluruh Indonesia berada di ujung tanduk. Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal berpotensi terjadi usai Lebaran 2026. Ancaman ini muncul seiring penerapan UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (UU HKPD) yang mewajibkan pemerintah daerah membatasi belanja pegawai maksimal 30 […]

  • Menjelang Idul Adha, Harga Cabai di Pasar Angso Duo Naik hingga 15 Persen

    Menjelang Idul Adha, Harga Cabai di Pasar Angso Duo Naik hingga 15 Persen

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, harga bahan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, mulai menunjukkan dinamika. Sejumlah komoditas mengalami kenaikan, terutama cabai, di tengah meningkatnya permintaan masyarakat untuk kebutuhan hari besar keagamaan. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 21 Mei 2026, harga cabai menjadi yang paling menonjol mengalami […]

  • Pengeluaran Warga Kota Jambi Tembus Rp1,99 Juta per Kapita per Bulan

    Pengeluaran Warga Kota Jambi Tembus Rp1,99 Juta per Kapita per Bulan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita masyarakat di Provinsi Jambi pada 2025 mencapai Rp1.477.104 per bulan. Dari seluruh kabupaten dan kota, Kota Jambi menjadi daerah dengan pengeluaran per kapita tertinggi, yakni Rp1.995.087 per bulan. Berdasarkan data BPS yang dirilis pada 19 Februari 2026, besarnya pengeluaran masyarakat Kota Jambi ditopang oleh […]

  • Utang Proyek Whoosh Jadi Ujian bagi Danantara, Investor Waspadai Persepsi Negatif

    Utang Proyek Whoosh Jadi Ujian bagi Danantara, Investor Waspadai Persepsi Negatif

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Besarnya utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh kini menjadi ujian berat bagi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Sejumlah pengamat menilai, kegagalan Danantara mengelola beban keuangan proyek strategis nasional ini bisa menimbulkan persepsi negatif dari investor global terhadap stabilitas makroekonomi Indonesia. “Masalah persepsi negatif akan muncul ketika Danantara tidak mampu mengatasi utang […]

  • Harga Emas di Pegadaian Turun, UBS dan Galeri24 Segini Harganya

    Harga Emas di Pegadaian Turun, UBS dan Galeri24 Segini Harganya

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jelang hari raya Idulfitri 1447 H/2026 harga emas di Pegadaian mengalami penurunan. Baik itu produk logam mulia buatan UBS maupun Galeri24, pagi ini kompak turun Rp11.000. Dilansir laman resmi Sahabat Pegadaian, Selasa (17/3/2026), emas UBS menjadi Rp3.015.000 dari semula Rp3.026.000 per gram. Sementara emas Galeri24 dipatok Rp3.001.000 per gram dari sebelumnya di angka […]

expand_less