Inilah 10 Pecatur Senior Jambi yang Berlaga di Kejurnas Catur 2026, Bonus Rp20 Juta Menanti
- account_circle say say
- calendar_month 23 menit yang lalu
- print Cetak

Ketua Pengprov Percasi Jambi Mario Liberty Siregar ( kiri ) saat menyerahkan hadiah Juara pada Turnamen Catur Non Master ke 9 di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, Minggu (27/9).FOTO JAMBISNIS.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Jambi resmi merampungkan proses seleksi atlet yang akan mewakili Provinsi Jambi pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51 Tahun 2026 di Serang, Banten, 23–29 Oktober 2026. Seleksi dilakukan secara berjenjang melalui Turnamen Catur Bulanan Non Master Pengprov Percasi Jambi yang digelar secara bergilir di sembilan kabupaten dan dua kota di Provinsi Jambi sejak awal 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Percasi Jambi membangun sistem pembinaan yang lebih terukur. Bukan sekadar memilih atlet berdasarkan nama besar, tetapi melalui konsistensi performa dalam kompetisi sepanjang tahun. Manusia memang suka jalan pintas, tetapi papan catur tidak mengenal nepotisme.
Seleksi akhirnya dituntaskan melalui Turnamen Catur Bulanan Non Master ke-9 di Kabupaten Merangin pada Sabtu (26/9/2026). Delapan pecatur non-master dinyatakan lolos dan berhak memperkuat Jambi pada Kejurnas.
Selain delapan atlet hasil seleksi, Percasi Jambi juga telah menetapkan dua pecatur bergelar Master Nasional (MN). Dengan demikian, total terdapat 10 pecatur yang akan membawa nama Jambi ke tingkat nasional.
Mereka adalah:
- MN Sarmadoli Siringo Ringo
- MN Rori Muldianto
- Ramses Hasibuan
- Marzuki Tarigan
- Bahrulah Khalik
- Herry Sofyandi
- Aprian Hidayat
- Herdi Amanda
- Fransiscus
- Rully

Ketua Pengprov Percasi Jambi, Mario Liberty Siregar, mengatakan sepuluh atlet tersebut merupakan hasil dari proses seleksi yang berlangsung selama sembilan bulan melalui kompetisi non-master di berbagai daerah.
“Ke-10 pecatur ini merupakan yang terbaik dari hasil seleksi yang telah dilakukan selama sembilan bulan melalui turnamen catur bulanan non-master Pengprov Percasi Jambi,” ujar Mario.
Menurutnya, keberangkatan ke Kejurnas bukan hanya menjadi ajang bertanding, tetapi juga kesempatan bagi pecatur Jambi untuk meningkatkan pengalaman dan mengejar prestasi nasional.
“Kami berharap 10 pecatur ini dapat mengharumkan nama Provinsi Jambi di tingkat nasional. Bagi pecatur non-master, kami juga berharap ada yang mampu meraih gelar Master Nasional,” katanya.
Untuk mendorong prestasi tersebut, Percasi Jambi menyiapkan uang pembinaan Rp20 juta bagi pecatur non-master yang berhasil meraih gelar Master Nasional. Sementara itu, dua pecatur Master Nasional Jambi juga akan memperoleh Rp20 juta apabila mampu menembus posisi lima besar Kejurnas.
Langkah tersebut sekaligus mempertegas arah pembinaan Percasi Jambi yang dalam setahun terakhir memperbanyak kompetisi, termasuk turnamen bulanan non-master, turnamen master, coaching clinic dan kompetisi antardaerah.
Dengan proses seleksi yang panjang dan kompetisi yang berlangsung rutin, Kejurnas Catur 2026 menjadi momentum untuk menguji sejauh mana pembinaan catur Jambi mampu menghasilkan pecatur yang kompetitif di level nasional.
- Penulis: say say
