Jumat, 23 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Tekanan Belum Reda, Dolar AS Tembus Rp17.645

Tekanan Belum Reda, Dolar AS Tembus Rp17.645

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tak berkutik di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia kembali melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (8/9/2026), menandakan tekanan terhadap rupiah belum sepenuhnya mereda.

Mengutip Antara, rupiah hari ini dibuka di level Rp17.645 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 5 poin atau 0,03 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.640 per dolar AS.

Menariknya, tekanan terhadap rupiah terjadi ketika indeks dolar AS justru bergerak melemah.

Indeks dolar AS tercatat turun cukup dalam sebesar 0,39 persen ke posisi 98,789. Kondisi tersebut menunjukkan penguatan dolar terhadap rupiah tidak sepenuhnya sejalan dengan pergerakan indeks dolar AS secara keseluruhan.

Rupiah masih bergerak terbatas dan belum mampu memanfaatkan dorongan positif dari pelemahan dolar AS di pasar global. Pelaku pasar tengah menantikan data inflasi AS yang akan dirilis pada Jumat pekan ini.

Data tersebut menjadi rangkaian indikator ekonomi penting terakhir sebelum bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) menggelar FOMC pada 15-16 September.

Setelah laporan tenaga kerja AS pada Jumat lalu lebih kuat dibandingkan perkiraan, pelaku pasar kini memperhitungkan peluang sekitar 60 persen bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan ini.

Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat memperkuat peluang kenaikan suku bunga The Fed dan kembali mengangkat dolar AS. Kondisi tersebut berpotensi menambah tekanan terhadap rupiah.

Sebaliknya, inflasi yang lebih rendah dapat mengurangi ekspektasi pengetatan moneter AS, menekan dolar, dan membuka ruang penguatan bagi mata uang Garuda.

Pasar juga mencermati ketegangan geopolitik di kawasan Teluk setelah Iran mengancam akan membalas setiap serangan baru AS terhadap asetnya. Iran turut memperingatkan bahwa infrastruktur energi di kawasan Teluk, termasuk kepentingan minyak dan gas AS, berada dalam posisi rentan.

Ketegangan tersebut membuat harga minyak bertahan di sekitar level tertinggi dalam enam pekan. Harga minyak Brent bahkan berada di atas US$97 per barel.

Kenaikan harga minyak berpotensi memperbesar tekanan inflasi global dan mempengaruhi arah kebijakan The Fed. Bagi Indonesia sebagai negara pengimpor minyak, harga energi yang tinggi juga dapat meningkatkan kebutuhan valuta asing untuk impor dan membatasi ruang penguatan rupiah.

Rupiah sejatinya mendapat penopang dari kenaikan cadangan devisa Indonesia. Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa pada akhir Agustus 2026 sebesar US$146,5 miliar, meningkat dari US$145,3 miliar pada akhir Juli.

Posisi tersebut setara dengan pembiayaan 5,4 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Cadangan devisa yang memadai dapat mendukung ketahanan sektor eksternal sekaligus memperkuat ruang BI dalam menjaga stabilitas rupiah.(*)

 

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber.

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update Kurs Rupiah Hari Ini: Tertekan

    Update Kurs Rupiah Hari Ini: Tertekan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali melemah pada perdagangan pagi ini, Jumat (13/3/2026). Rupiah melemah 30 poin atau 0,18 persen menjadi Rp16.923 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.893 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah dipicu lonjakan harga minyak dunia yang memicu kekhawatiran inflasi global dan potensi kebijakan moneter yang lebih agresif. Sementara itu, indeks […]

  • OJK Tegaskan Penguatan Sistem Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Financial Markets Week

    OJK Tegaskan Penguatan Sistem Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Financial Markets Week

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem dana pensiun nasional agar semakin selaras dengan standar internasional sekaligus mampu memberikan perlindungan yang optimal bagi peserta serta menjaga stabilitas sektor keuangan. Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam rangkaian kegiatan OECD Financial Markets Week yang […]

  • BPS: Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Turun Jadi 23,36 Juta Orang per September 2025

    BPS: Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Turun Jadi 23,36 Juta Orang per September 2025

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia pada September 2025 mencapai 23,36 juta orang. Angka tersebut turun 490 ribu orang dibandingkan periode Maret 2025. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, secara persentase tingkat kemiskinan Indonesia pada September 2025 berada di level 8,25 persen, atau menurun 0,22 poin persentase dibandingkan Maret […]

  • Menanjak, Harga Perak Antam Jadi Rp42.465 per Gram

    Menanjak, Harga Perak Antam Jadi Rp42.465 per Gram

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam terpantau menanjak pada Selasa (23/12/2025). Dikutip laman Logam Mulia, harga perak Antam menguat sebesar Rp900 ke level Rp42.465 per gram. Terkait kenaikan tersebut membuat harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram menjadi Rp 11.016.250, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 12.228.038. Sedangkan harga perak […]

  • Singapura Tetap Jadi Pasar Utama Ekspor Jambi, Serap 43 Persen Nilai Perdagangan

    Singapura Tetap Jadi Pasar Utama Ekspor Jambi, Serap 43 Persen Nilai Perdagangan

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketergantungan ekspor Provinsi Jambi terhadap Singapura masih sangat tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi menunjukkan hampir separuh nilai ekspor Jambi pada Mei 2026 dikirim ke negara tersebut. Nilai ekspor ke Singapura mencapai US$98,46 juta atau sekitar 43,19 persen dari total ekspor Provinsi Jambi. Angka tersebut bahkan meningkat 13,49 persen dibanding April […]

  • Harga Cabai Rawit Hijau di Pasar Angso Duo Naik Jadi Rp55.000 per Kilogram

    Harga Cabai Rawit Hijau di Pasar Angso Duo Naik Jadi Rp55.000 per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok (sembako) di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Jumat (17/7/2026) terpantau relatif stabil. Dari puluhan komoditas yang dipantau, hanya harga cabai rawit hijau yang mengalami kenaikan, sementara komoditas lainnya masih bertahan di level sebelumnya. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, harga cabai rawit hijau naik 1,82 persen […]

expand_less