Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Perkebunan Jadi Penopang NTP Jambi, Karet hingga Sawit Mengerek Daya Tukar Petani

Perkebunan Jadi Penopang NTP Jambi, Karet hingga Sawit Mengerek Daya Tukar Petani

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM –  Ada satu sektor yang paling menonjol dalam perbaikan daya tukar petani Jambi pada Agustus 2026: tanaman perkebunan rakyat. Nilai Tukar Petani (NTP) subsektor perkebunan rakyat mencapai 217,68 pada Agustus, naik 1,89 persen dibandingkan Juli yang berada di angka 213,64. Kenaikan itu terjadi ketika harga yang diterima petani tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan biaya yang mereka bayarkan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat Indeks Harga yang Diterima Petani (It) subsektor perkebunan rakyat naik 2,03 persen, dari 274,53 menjadi 280,10. Sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) hanya meningkat 0,14 persen menjadi 128,67.

Sejumlah komoditas perkebunan ikut berada di balik kenaikan tersebut. BPS menyebut karet, kelapa sawit, pinang, kakao atau cokelat biji, dan kopi sebagai komoditas yang mendorong peningkatan indeks harga yang diterima petani.

Kinerja subsektor ini juga terlihat dalam perbandingan tahunan. Dibandingkan Agustus 2025, NTP tanaman perkebunan rakyat meningkat 15,55 persen. Angka tersebut menjadi pertumbuhan tertinggi di antara subsektor pertanian Jambi.

Secara keseluruhan, NTP Provinsi Jambi pada Agustus 2026 mencapai 193,63, naik 1,77 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan NTP tersebut terjadi karena pertumbuhan harga hasil produksi pertanian lebih besar dibandingkan kenaikan harga barang dan jasa yang dikonsumsi serta kebutuhan produksi petani.

Namun, tidak semua subsektor bergerak searah. Hortikultura menjadi pengecualian dengan NTP yang turun 1,42 persen. Penurunan itu berkaitan dengan melemahnya harga sejumlah sayuran, termasuk cabai merah, bawang merah, kol, tomat, dan ketimun. Data ini menunjukkan bahwa pergerakan harga komoditas perkebunan masih menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi daya tukar petani Jambi.

Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Batasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat Maksimal 13 Persen

    Pemerintah Batasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat Maksimal 13 Persen

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi membatasi kenaikan harga tiket pesawat domestik maksimal sebesar 13 persen di tengah lonjakan biaya bahan bakar penerbangan (avtur) global. Kebijakan ini diambil setelah pemerintah menyetujui kenaikan fuel surcharge atau biaya tambahan bahan bakar hingga 38 persen bagi maskapai penerbangan nasional. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengatakan keputusan tersebut telah melalui koordinasi dengan […]

  • Banjir Bandang Sitaro Sulut, Pemda Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

    Banjir Bandang Sitaro Sulut, Pemda Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang, dan Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi menyusul banjir bandang yang melanda wilayah tersebut sejak awal pekan ini. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan status tanggap darurat tersebut berlaku selama 14 hari, terhitung mulai 5 hingga 18 Januari 2026. Penetapan status ini tertuang dalam […]

  • Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026: Antam, Pegadaian, hingga Hartadinata Kompak Turun

    Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026: Antam, Pegadaian, hingga Hartadinata Kompak Turun

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas dunia tercatat turun ke kisaran USD 4.547 per ounce atau melemah sekitar 2,22 persen. Dalam sepekan, harga emas bahkan terkoreksi hingga hampir 4 persen. Pelemahan ini dipicu meningkatnya inflasi di Amerika Serikat yang memicu ekspektasi bahwa bank sentral Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Kondisi tersebut turut menekan […]

  • Donald Trump Desak Negara Konsumen Minyak Amankan Selat Hormuz yang Lumpuh

    Donald Trump Desak Negara Konsumen Minyak Amankan Selat Hormuz yang Lumpuh

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak negara-negara yang bergantung pada pasokan energi dari Selat Hormuz untuk ikut menjaga keamanan jalur pelayaran strategis tersebut. Seruan ini muncul setelah jalur pengiriman minyak penting dunia itu lumpuh akibat konflik dengan Iran. Trump menyatakan negara-negara konsumen minyak seharusnya ikut bertanggung jawab melindungi jalur pelayaran yang selama ini […]

  • Airlangga dan Ratu Maxima Sepakat Perkuat Data Digital untuk Tingkatkan Kesehatan Finansial RI

    Airlangga dan Ratu Maxima Sepakat Perkuat Data Digital untuk Tingkatkan Kesehatan Finansial RI

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Ratu Maxima dari Belanda selaku UNSGSA for Inclusive Finance for Development untuk membahas penguatan kesehatan finansial (financial health) di Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, keduanya menekankan pentingnya integrasi dan koordinasi data nasional sebagai fondasi percepatan inklusi keuangan. Airlangga menegaskan bahwa penguatan sistem data menjadi prioritas pemerintah. […]

  • Rupiah Loyo Lagi! Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI hingga BNI

    Rupiah Loyo Lagi! Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI hingga BNI

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tak berkutik di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia kembali melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (8/9/2026), menandakan tekanan terhadap rupiah belum sepenuhnya mereda. Mengutip Antara, rupiah hari ini dibuka di level Rp17.645 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 5 poin atau 0,03 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di […]

expand_less