Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Ekonomi Jambi Menguat, Kemiskinan Turun, Tapi Tantangan Kerja Masih Membayangi

Ekonomi Jambi Menguat, Kemiskinan Turun, Tapi Tantangan Kerja Masih Membayangi

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Perekonomian Provinsi Jambi menunjukkan tren positif dalam dua tahun terakhir. Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperlihatkan ekonomi Jambi tumbuh 4,50 persen pada 2024, kemudian meningkat menjadi 4,93 persen pada 2025. Memasuki 2026, pertumbuhan ekonomi masih berlanjut dengan capaian 4,33 persen secara tahunan pada Triwulan I 2026.

Kinerja tersebut menjadi sinyal positif bagi dunia usaha, termasuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.

Pada 2025, struktur ekonomi Jambi masih kuat ditopang sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Berdasarkan data BPS, sektor tersebut menyumbang sekitar 34,49 persen terhadap perekonomian daerah. Perdagangan besar dan eceran juga menjadi sektor penting dengan kontribusi 13,57 persen.

Dari sisi pertumbuhan, ekonomi Jambi 2025 bahkan tumbuh lebih cepat dibandingkan 2024. BPS mencatat pertumbuhan tertinggi berdasarkan lapangan usaha terjadi pada transportasi dan pergudangan yang mencapai 8,88 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, ekspor barang dan jasa tumbuh 5,75 persen.

Kondisi ekonomi yang tumbuh tersebut berjalan beriringan dengan perbaikan indikator kemiskinan. Persentase penduduk miskin Jambi pada Maret 2025 tercatat 7,19 persen, turun dibandingkan September 2024 yang berada di level 7,26 persen. Kemudian pada September 2025, angka kemiskinan kembali turun menjadi 6,89 persen.

Penurunan kemiskinan tersebut menunjukkan adanya perbaikan daya beli dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Namun, tantangan ketenagakerjaan masih perlu mendapat perhatian.

BPS mencatat TPAK Jambi pada Agustus 2025 sebesar 68,37 persen dengan jumlah angkatan kerja mencapai 1,93 juta orang. Struktur pekerjaan masih didominasi sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 43,36 persen. Sektor informal juga masih besar, mencapai 57,27 persen.

Sementara itu, TPT Agustus 2025 berada di kisaran 4,26 persen. Pada November 2025, TPT turun menjadi 4,08 persen dengan TPAK 68,32 persen. Data tersebut merupakan indikator ketenagakerjaan terbaru yang dirilis BPS hingga 2026, sehingga belum tepat menyebutnya sebagai TPT tahun 2026.

Bagi UMKM, pertumbuhan ekonomi menjadi peluang untuk meningkatkan omzet melalui perdagangan, kuliner, jasa, transportasi dan sektor pendukung lainnya. Namun, peningkatan biaya operasional, daya beli masyarakat serta persaingan usaha tetap menjadi tantangan.

Dengan ekonomi yang tetap tumbuh pada awal 2026, Jambi memiliki modal kuat untuk memperluas aktivitas usaha. Pemerintah daerah perlu memastikan pertumbuhan tersebut semakin terasa di tingkat masyarakat, terutama melalui penguatan UMKM, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan daya beli.

Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sawit Menggerakkan Ekonomi Batang Hari, Begini Jalur Perputaran Uangnya

    Sawit Menggerakkan Ekonomi Batang Hari, Begini Jalur Perputaran Uangnya

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kelapa sawit menjadi salah satu penggerak utama ekonomi Kabupaten Batang Hari. Komoditas ini tidak hanya menghasilkan pendapatan bagi pekebun, tetapi juga menghidupkan rantai usaha yang melibatkan perusahaan perkebunan, pabrik pengolahan, transportasi, perdagangan hingga konsumsi rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Batang Hari menyebut sektor perkebunan merupakan salah satu sumber utama penghasilan masyarakat. Hingga 2025, luas […]

  • Pagi Ini Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.223

    Pagi Ini Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.223

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (28/4/2026) pagi. Mata uang Garuda tercatat turun 12 poin atau 0,07 persen ke level Rp17.223 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp17.211 per dolar AS. Sejalan dengan itu, pergerakan dolar AS terpantau menguat tipis. Indeks dolar AS naik sebesar 0,05 poin atau 0,05 […]

  • Bea Cukai Diguncang, Purbaya Siap Ganti Semua Pejabat Selain Dirjen

    Bea Cukai Diguncang, Purbaya Siap Ganti Semua Pejabat Selain Dirjen

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan langkah tegas dengan merombak besar-besaran jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Kebijakan ini menyasar seluruh pejabat Bea Cukai di pelabuhan, kecuali Direktur Jenderal. Purbaya menegaskan, perombakan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat sebagai bentuk terapi kejut untuk memperbaiki kinerja institusi pengawal penerimaan negara itu. “Semua pejabat […]

  • AS Selidiki 2,88 Juta Mobil Tesla karena Dugaan Pelanggaran Fitur FSD

    AS Selidiki 2,88 Juta Mobil Tesla karena Dugaan Pelanggaran Fitur FSD

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Amerika Serikat tengah menyoroti sistem kemudi otomatis Tesla. Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) resmi membuka penyelidikan terhadap sekitar 2,88 juta kendaraan Tesla yang dilengkapi fitur Full Self-Driving (FSD). Langkah ini diambil setelah muncul lebih dari 50 laporan dugaan pelanggaran keselamatan dan kecelakaan lalu lintas yang diduga terkait fitur […]

  • Pendiri Binance Keluar Penjara, Kini Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital Asia

    Pendiri Binance Keluar Penjara, Kini Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital Asia

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pendiri bursa mata uang kripto terbesar di dunia, Binance, yakni Changpeng Zhao (CZ), kini kembali menjadi sorotan dunia. Setelah sempat mendekam di penjara selama empat bulan karena kasus pencucian uang, CZ kini justru tampil sebagai tokoh penting di industri aset digital Asia Tengah. CZ sebelumnya dijatuhi hukuman karena terbukti melanggar undang-undang anti pencucian […]

  • DPR Bongkar Data Kelistrikan Aceh, Tuding Laporan Bahlil ke Presiden “Asal Bapak Senang”

    DPR Bongkar Data Kelistrikan Aceh, Tuding Laporan Bahlil ke Presiden “Asal Bapak Senang”

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anggota DPR RI dari Partai Gerindra, TA Khalid, mempertanyakan laporan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menyebut pasokan listrik di Aceh telah menyala 97 persen. Khalid mengklaim data tersebut tidak sesuai dengan keadaan di lapangan pasca banjir dan longsor yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh. Menurut Khalid, tingkat pemulihan […]

expand_less