Rabu, 16 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » PLN Indonesia Power Resmikan Sekolah Lapang Kopi Liberika di Tanjab Barat

PLN Indonesia Power Resmikan Sekolah Lapang Kopi Liberika di Tanjab Barat

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jambi kembali memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bersama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, perusahaan meresmikan Program Sekolah Lapang Kopi Liberika di Kelompok Tani Sri Utomo 2, Kecamatan Betara, pada 16 Juli 2026.

Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani sekaligus memperkuat daya saing Kopi Liberika, komoditas unggulan khas Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang dikenal memiliki cita rasa dan aroma khas.

Sekolah Lapang merupakan kelanjutan program pendampingan yang telah memasuki tahun ketiga. Pada dua tahun sebelumnya, PLN Indonesia Power telah memberikan berbagai dukungan, mulai dari pembangunan dome pengering kopi, rumah produksi, penyediaan peralatan pengolahan, hingga pendampingan peningkatan mutu produk.

Tahun ini, fokus program diarahkan pada peningkatan kompetensi petani melalui pelatihan budidaya, penyediaan bibit unggul, pupuk, serta pendampingan teknis agar produktivitas dan kualitas hasil panen semakin meningkat.

Peresmian kegiatan dihadiri Sekretaris Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Rismanto yang mewakili Bupati Anwar Sadat, Manager PT PLN Indonesia Power UBP Jambi Purba Kusuma, Camat Betara Nasrun, perangkat daerah, penyuluh pertanian, mitra Beraso Coffee, serta para petani Kopi Liberika.

Mewakili Bupati Tanjung Jabung Barat, Rismanto mengapresiasi konsistensi PLN Indonesia Power yang selama tiga tahun terakhir terus mendampingi petani melalui program pemberdayaan berkelanjutan.

Menurutnya, Kopi Liberika merupakan identitas sekaligus komoditas unggulan daerah yang memiliki potensi besar meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara profesional dari hulu hingga hilir.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada PT PLN Indonesia Power yang telah menunjukkan kepedulian nyata melalui program pemberdayaan masyarakat,” kata Rismanto.

Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga Kopi Liberika Tanjung Jabung Barat semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Sementara itu, Manager PT PLN Indonesia Power UBP Jambi, Purba Kusuma, mengatakan perusahaan tidak hanya berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pengembangan potensi ekonomi lokal.

Menurut Purba, Sekolah Lapang Kopi Liberika menjadi salah satu wujud nyata komitmen perusahaan dalam menciptakan kemandirian masyarakat.

“Keberhasilan program ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, dunia usaha, mitra pendamping, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program TJSL tidak diukur dari besarnya bantuan yang diberikan, melainkan dari kemampuan program tersebut menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

Purba berharap Sekolah Lapang mampu melahirkan petani Kopi Liberika yang lebih profesional, produktif, dan memiliki daya saing tinggi.

Di sisi lain, Camat Betara Nasrun menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, edukasi melalui metode Sekolah Lapang sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam mengelola Kopi Liberika sebagai komoditas unggulan daerah.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan dan ilmu bagi para petani kita terkait budidaya Kopi Liberika. Betara memang terkenal dengan Kopi Liberikanya,” ujar Nasrun.

Kopi Liberika Betara dikenal sebagai salah satu kopi khas Indonesia yang tumbuh optimal di lahan gambut. Karakter rasa dan aroma yang unik membuat komoditas ini memiliki peluang besar menembus pasar specialty coffee nasional hingga internasional.

Melalui Sekolah Lapang, para petani akan mendapatkan pelatihan mengenai praktik budidaya yang baik, peningkatan produktivitas, pengendalian hama dan penyakit tanaman, pengelolaan pascapanen, hingga peningkatan kualitas produk agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.

Program ini juga menjadi bagian dari dukungan PLN Indonesia Power terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta penguatan kemitraan pembangunan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026

    Timnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tim Nasional Iran memutuskan mundur dari ajang Piala Dunia FIFA 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat. Keputusan tersebut diumumkan oleh Menteri Olahraga Iran, Ahmad Doyanmali. Ia menyatakan keputusan mundur diambil menyusul situasi politik dan keamanan yang dinilai tidak kondusif bagi tim nasional Iran untuk berpartisipasi dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia […]

  • Bahlil Pamer Capaian Lifting Minyak dan Peningkatan PNBP

    Bahlil Pamer Capaian Lifting Minyak dan Peningkatan PNBP

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memaparkan sederet capaian sektor energi nasional kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/11/2025). Dalam laporannya, Bahlil menyoroti progres program listrik desa, capaian lifting minyak nasional, serta peningkatan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor energi. Bahlil menegaskan, pemerintah menargetkan seluruh desa di […]

  • Prabowo Lantik Abdul Kadir Karding Jadi Kepala Badan Karantina, Gantikan Sahat Panggabean

    Prabowo Lantik Abdul Kadir Karding Jadi Kepala Badan Karantina, Gantikan Sahat Panggabean

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Senin (27/4/2026). Karding menggantikan Sahat Manaor Panggabean dalam jabatan pimpinan tinggi utama lembaga tersebut. Pelantikan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 50 TPA Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat tinggi di lingkungan Barantin. Dalam prosesi […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Didominasi Stabil, Cabai Merah Turun Tajam

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Didominasi Stabil, Cabai Merah Turun Tajam

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Kamis (5/2/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas strategis tidak mengalami perubahan harga. Harga beras berada dalam kondisi stabil. Beras Naruto dan Beras Belido masing-masing dijual Rp15.400 per kilogram, sementara Beras King berada di […]

  • OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

    OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan nasional, khususnya bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang merupakan salah satu segmen prioritas dalam Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021–2025, melalui peluncuran Buku Saku Literasi Keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia bertema “PMI Cerdas Finansial, Menuju Indonesia Maju”. Peluncuran buku ini merupakan wujud […]

  • Update BNPB: 753 Meninggal Dunia akibat Banjir dan Longsor di Sumatera

    Update BNPB: 753 Meninggal Dunia akibat Banjir dan Longsor di Sumatera

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 753 jiwa meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Data tersebut tercatat pada Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatera 2025, yang diperbarui Rabu (3/12/2025) pagi. Menurut data Pusat Data, Informasi, dan […]

expand_less