PLN Indonesia Power Resmikan Sekolah Lapang Kopi Liberika di Tanjab Barat
- account_circle say say
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

Ilustrasi petani kopi liberika.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jambi kembali memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bersama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, perusahaan meresmikan Program Sekolah Lapang Kopi Liberika di Kelompok Tani Sri Utomo 2, Kecamatan Betara, pada 16 Juli 2026.
Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani sekaligus memperkuat daya saing Kopi Liberika, komoditas unggulan khas Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang dikenal memiliki cita rasa dan aroma khas.
Sekolah Lapang merupakan kelanjutan program pendampingan yang telah memasuki tahun ketiga. Pada dua tahun sebelumnya, PLN Indonesia Power telah memberikan berbagai dukungan, mulai dari pembangunan dome pengering kopi, rumah produksi, penyediaan peralatan pengolahan, hingga pendampingan peningkatan mutu produk.
Tahun ini, fokus program diarahkan pada peningkatan kompetensi petani melalui pelatihan budidaya, penyediaan bibit unggul, pupuk, serta pendampingan teknis agar produktivitas dan kualitas hasil panen semakin meningkat.
Peresmian kegiatan dihadiri Sekretaris Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Rismanto yang mewakili Bupati Anwar Sadat, Manager PT PLN Indonesia Power UBP Jambi Purba Kusuma, Camat Betara Nasrun, perangkat daerah, penyuluh pertanian, mitra Beraso Coffee, serta para petani Kopi Liberika.
Mewakili Bupati Tanjung Jabung Barat, Rismanto mengapresiasi konsistensi PLN Indonesia Power yang selama tiga tahun terakhir terus mendampingi petani melalui program pemberdayaan berkelanjutan.
Menurutnya, Kopi Liberika merupakan identitas sekaligus komoditas unggulan daerah yang memiliki potensi besar meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara profesional dari hulu hingga hilir.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada PT PLN Indonesia Power yang telah menunjukkan kepedulian nyata melalui program pemberdayaan masyarakat,” kata Rismanto.
Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga Kopi Liberika Tanjung Jabung Barat semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Sementara itu, Manager PT PLN Indonesia Power UBP Jambi, Purba Kusuma, mengatakan perusahaan tidak hanya berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pengembangan potensi ekonomi lokal.
Menurut Purba, Sekolah Lapang Kopi Liberika menjadi salah satu wujud nyata komitmen perusahaan dalam menciptakan kemandirian masyarakat.
“Keberhasilan program ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, dunia usaha, mitra pendamping, dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program TJSL tidak diukur dari besarnya bantuan yang diberikan, melainkan dari kemampuan program tersebut menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
Purba berharap Sekolah Lapang mampu melahirkan petani Kopi Liberika yang lebih profesional, produktif, dan memiliki daya saing tinggi.
Di sisi lain, Camat Betara Nasrun menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, edukasi melalui metode Sekolah Lapang sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam mengelola Kopi Liberika sebagai komoditas unggulan daerah.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan dan ilmu bagi para petani kita terkait budidaya Kopi Liberika. Betara memang terkenal dengan Kopi Liberikanya,” ujar Nasrun.
Kopi Liberika Betara dikenal sebagai salah satu kopi khas Indonesia yang tumbuh optimal di lahan gambut. Karakter rasa dan aroma yang unik membuat komoditas ini memiliki peluang besar menembus pasar specialty coffee nasional hingga internasional.
Melalui Sekolah Lapang, para petani akan mendapatkan pelatihan mengenai praktik budidaya yang baik, peningkatan produktivitas, pengendalian hama dan penyakit tanaman, pengelolaan pascapanen, hingga peningkatan kualitas produk agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.
Program ini juga menjadi bagian dari dukungan PLN Indonesia Power terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta penguatan kemitraan pembangunan.
- Penulis: say say


