Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Beli atau Tunggu? Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam

Beli atau Tunggu? Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam

  • account_circle Darmanto Zebua
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kesempatan bagi masyarakat Jambi yang selama ini menunggu harga lebih rendah untuk berinvestasi emas Antam maupun menambah koleksi logam mulia. Hari ini harga emas produksi Antam mengalami penyusutan tajam. Kini harga emas Antam lebih murah dari sebelumnya.

Mengutip laman Logam Mulia, Senin (29/6/2026), emas Antam turun tajam sebesar Rp15.000 sehingga kini berada di level Rp2.645.000 per gram. Nilai itu turun dari posisi sebelumnya Rp2.660.000 per gram.

Tak hanya harga jual, nilai beli kembali (buyback) juga ikut anjlok sebesar Rp18.000. Harga buyback emas Antam turun ke level Rp2.360.000 per gram.

Perlu diingat, harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar. Karena itu, masyarakat disarankan untuk terus memantau pergerakan harga sebelum melakukan transaksi.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017 untuk semua jenis emas mulai dari gramasi 1 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram).

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga emas batangan Antam dan belum termasuk pajak yang terbaru:
– Harga emas 0,5 gram: Rp1.372.500.
– ⁠Harga emas 1 gram: Rp2.645.000.
– ⁠Harga emas 2 gram: Rp5.230.000.
– ⁠Harga emas 3 gram: Rp7.820.000.
– ⁠Harga emas 5 gram: Rp13.000.000.
– ⁠Harga emas 10 gram: Rp25.945.000.
– Harga emas 25 gram: Rp64.737.000.
– ⁠Harga emas 50 gram: Rp129.395.000.
– ⁠Harga emas 100 gram: Rp258.712.000.
– ⁠Harga emas 250 gram: Rp646.515.000.
– ⁠Harga emas 500 gram: Rp1.292.820.000.
‎- ⁠Harga emas 1.000 gram: Rp2.585.600.000.

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.(*)

  • Penulis: Darmanto Zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berikut Harga Terbaru Perak Antam Hari Ini

    Berikut Harga Terbaru Perak Antam Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produk Antam terpantau melejit pada Selasa (16/12/2025). Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam naik sebesar Rp 950 ke level Rp 39.435 per gram. Kini harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 10.258.750, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 11.387.213. Sedangkan perak […]

  • Melesat Rp 34.000, Harga Emas Antam Menjadi Rp 2.284.000 per Gram

    Melesat Rp 34.000, Harga Emas Antam Menjadi Rp 2.284.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam kembali terbang tinggi hari ini, Selasa (7/10/2025). Kini harga emas Antam tembus Rp 2.284.000 per gram usai naik Rp34.000. Ini merupakan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) baru dan reli tiga hari beruntun. Sementara harga emas Antam termurah mencapai Rp1.192.000 dengan ukuran […]

  • Bea Cukai Luncurkan Jaminan Nontunai Elektronik, Proses Kepabeanan Kini Instan

    Bea Cukai Luncurkan Jaminan Nontunai Elektronik, Proses Kepabeanan Kini Instan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mempercepat digitalisasi layanan dengan meluncurkan program jaminan nontunai elektronik. Sistem ini memangkas proses kepabeanan yang selama ini bergantung pada dokumen fisik. Peluncuran dilakukan Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok pada 29 April 2026. Program ini menjadi bagian dari transformasi layanan untuk meningkatkan […]

  • BP Batam Batalkan Alokasi Lahan Anak Usaha HOME, Ini Alasannya

    BP Batam Batalkan Alokasi Lahan Anak Usaha HOME, Ini Alasannya

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) mengumumkan kabar penting terkait proyeknya di wilayah Pantai Timur, Nongsa, Batam. Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) telah resmi membatalkan alokasi lahan untuk entitas anak perusahaan, PT Warga Tri Manunggal. Melalui keterbukaan informasi, Direktur HOME, Ardi Syofyan, menjelaskan hal tersebut. Pembatalan itu […]

  • IPG Jambi Merosot, Ketimpangan Gender Naik: Tantangan Ekonomi pada 2026

    IPG Jambi Merosot, Ketimpangan Gender Naik: Tantangan Ekonomi pada 2026

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pembangunan gender di Provinsi Jambi menghadapi tantangan serius. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Indeks Pembangunan Gender (IPG) Jambi turun dari 89,31 pada 2024 menjadi 88,93 pada 2025. Penurunan tersebut menjadi perhatian karena IPG menggambarkan perbandingan capaian pembangunan manusia antara perempuan dan laki-laki, yang mencakup aspek kesehatan, pendidikan dan standar hidup. Memasuki 2026, […]

  • OJK Tegaskan Penguatan Sistem Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Financial Markets Week

    OJK Tegaskan Penguatan Sistem Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Financial Markets Week

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem dana pensiun nasional agar semakin selaras dengan standar internasional sekaligus mampu memberikan perlindungan yang optimal bagi peserta serta menjaga stabilitas sektor keuangan. Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam rangkaian kegiatan OECD Financial Markets Week yang […]

expand_less