Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Belum Stabil, Rupiah masih Tersungkur Hari Ini!

Belum Stabil, Rupiah masih Tersungkur Hari Ini!

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada pembukaan perdagangan Selasa (12/5/2026). Mata uang Garuda melemah cukup tajam seiring penguatan dolar Amerika Serikat (AS) di pasar global.

Pada perdagangan pagi ini, rupiah tercatat turun 69 poin atau 0,40 persen menjadi Rp17.483 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.414 per dolar AS.

Di saat yang sama, indeks dolar AS juga mengalami penguatan. Mata uang Negeri Paman Sam itu naik 0,19 persen ke posisi 98.137.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah melemah karena harapan damai AS-Iran sedang meredup.

“Rupiah diperkirakan akan masih berpotensi melemah terhadap dolar AS di tengah meredupnya harapan damai AS-Iran serta harga minyak mentah dunia yang masih tinggi,” katanya dikutip dari Antara, Selasa (12/5/2026).

Mengutip Xinhua, Iran mengajukan draf proposal kepada AS untuk menghentikan konflik di semua lini, jaminan tak ada lagi agresi terhadap Iran, dan pencabutan sanksi AS serta blokade angkatan laut.

Proposal itu juga menuntut jangka waktu 30 hari untuk mencabut sanksi AS terhadap penjualan minyak Iran, dan pelepasan aset Iran yang dibekukan.

Sebelumnya, Iran menolak usulan perdamaian yang diajukan AS karena hal tersebut “berarti menerima tuntutan yang berlebihan” dari Washington, sebagaimana dilaporkan Sputnik.

Presiden AS Donald Trump menuturkan tanggapan Iran terhadap proposal AS untuk mengakhiri konflik sangat tak bisa diterima.

Melihat sentimen domestik, investor disebut menantikan data penjualan ritel Indonesia pada Maret 2026 yang akan dirilis siang ini.

“Penjualan ritel diperkirakan sedikit lebih tinggi, (yaitu) 6,8 persen, dibandingkan Februari 6,5 persen,” ungkap Lukman.

Pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) juga diprediksi takkan memberikan baik pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan akan turut menekan rupiah.

“Akan ada saham-saham yang didepak, dan beberapa saham kapitalisasi besar yang di downgrade,” ujar dia.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diprediksi berkisar Rp17.350-Rp17.500 per dolar AS.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kluivert Gagal Lagi! Usai Indonesia, Suriname Ikut Tersingkir dari Piala Dunia 2026

    Kluivert Gagal Lagi! Usai Indonesia, Suriname Ikut Tersingkir dari Piala Dunia 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Patrick Kluivert kembali mencatat hasil mengecewakan dalam kiprahnya di level tim nasional. Setelah gagal bersama Timnas Indonesia, kini ia juga tidak mampu membawa Timnas Suriname lolos ke Piala Dunia 2026. Suriname dipastikan tersingkir usai kalah 1-2 dari Timnas Bolivia pada babak playoff interkontinental yang berlangsung di Stadion BBVA, Guadalupe, Jumat (27/3/2026) pagi WIB. […]

  • Manfaat Air Kelapa untuk Asam Lambung, Benarkah Bisa Redakan GERD?

    Manfaat Air Kelapa untuk Asam Lambung, Benarkah Bisa Redakan GERD?

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Air kelapa dikenal sebagai minuman alami yang menyegarkan dan kaya manfaat. Salah satu manfaat yang kerap dibahas adalah kemampuannya dalam membantu meredakan gejala asam lambung. Dalam dunia medis, asam lambung dikenal sebagai Gastroesophageal Reflux Disease, yaitu kondisi ketika asam dari lambung naik ke kerongkongan akibat melemahnya katup di bagian bawah esofagus. Ketika kondisi […]

  • Pemerintah Setujui KUR Berbasis Kekayaan Intelektual Senilai Rp 10 Triliun

    Pemerintah Setujui KUR Berbasis Kekayaan Intelektual Senilai Rp 10 Triliun

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menyetujui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis kekayaan intelektual (KI) dengan nilai total mencapai Rp 10 triliun. Skema pembiayaan ini disahkan setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar Rapat Koordinasi Komite Nasional pada Senin (17/11/2025). Dengan kebijakan ini, Indonesia menjadi negara ke-15 di dunia yang menyediakan […]

  • BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI Edukasi Masyarakat Manokwari Lewat Program Goes to Customer

    BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI Edukasi Masyarakat Manokwari Lewat Program Goes to Customer

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BPJS Kesehatan terus memperluas jangkauan layanan dan edukasi publik lewat program “BPJS Kesehatan Goes to Customer”, yang kali ini digelar bersama anggota Komisi IX DPR RI, Obet Rumbruren, di Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sekaligus menjawab langsung berbagai keluhan dan pertanyaan masyarakat. […]

  • Bursa Global Cetak Rekor, Harga Minyak Turun Usai Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

    Bursa Global Cetak Rekor, Harga Minyak Turun Usai Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham global kembali mencetak rekor tertinggi pada perdagangan Jumat, 29 Mei 2026. Di saat yang sama, harga minyak dunia justru bergerak melemah tajam akibat meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan pembukaan kembali jalur pelayaran Selat Hormuz. Pasar global bergerak dalam suasana yang kontras. Di satu sisi, investor menyambut positif potensi meredanya konflik geopolitik antara […]

  • Eropa Tolak Permintaan Trump Kirim Militer ke Selat Hormuz, Jerman dan Inggris Pilih Jalur Diplomasi

    Eropa Tolak Permintaan Trump Kirim Militer ke Selat Hormuz, Jerman dan Inggris Pilih Jalur Diplomasi

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah pemimpin Eropa menolak permintaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengerahkan kekuatan militer dalam menjaga keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz yang tengah memanas akibat konflik Timur Tengah. Dalam pertemuan Uni Eropa di Brussels, Belgia, Senin (16/3/2026), Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul menegaskan bahwa negaranya belum memiliki rencana untuk terlibat dalam […]

expand_less