Reporter
-
Editor
Darmanto Zebua
Sementara dari dalam negeri, Ibrahim melihat kasus korupsi yang menimpa Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenzer juga disoroti oleh pasar. Kondisi ini menjadi sentimen negatif bagi mata uang rupiah.
"Ini yang membuat sedikit kegaduhan karena banyak sekali media asing yang mencermati kondisi kabinet Prabowo-Gibran. Ini yang membuat rupiah mengalami pelemahan," ujarnya. Atas sejumlah faktor tersebut, Ibrahim memprediksi pada perdagangan hari ini rupiah kembali akan mengalami pelemahan dan ditutup di posisi Rp16.350 per dolar AS.(*)