Rupiah Dibuka Menguat ke Level Rp 16.257 per Dolar AS, Sementara Kah?

ILUSTRASI:  Nilai tukar rupiah  menguat  diawal perdagangan terhadap dolar AS hari ini. (F:Ist)
ILUSTRASI: Nilai tukar rupiah menguat diawal perdagangan terhadap dolar AS hari ini. (F:Ist)
Reporter

-

Editor

Darmanto Zebua

JAMBISNIS.COM - Hari ini nilai tukar rupiah menguat diawal perdagangan terhadap dolar AS. Rupiah dibuka di level Rp 16.257 per dolar AS.Saat ini, pasar sedang menunggu kepastian suku bunga yang akan ditetapkan The Fed September nanti.

Berdasarkan data Bloomberg, pukul 09.06 WIB, rupiah menguat 0,57% dibanding penutupan Selasa (22/8/2025) yang berada di level Rp 16.351 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar menguat 0,24% ke 97,95.

Sejumlah mata uang negara Asia lain yang dibuka menguat terhadap dolar AS antara lain adalah dolar Hongkong yang menguat 0,05%, dolar Taiwan menguat 0,39%, peso Philipina menguat 0,53%, yuan China menguat 0,02%, dan ringgit Malaysia terapresiasi 0,58%.

Sebaliknya, mata uang negara Asia yang dibuka melemah terhadap dolar AS adalah yen Jepang yang melemah 0,31%, dolar Singapura terdepresiasi 0,16%, won Korea Selatan melemah 0,30%, rupee India melemah 0,30%, dan baht Thailand melemah 0,09%.

Dalam perdagangan terakhir, rupiah ditutup melemah 62,50 poin atau 0,38% ke level Rp16.350,5 per dolar AS. Adapun indeks dolar AS menguat 0,11% ke 98,73.

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menjelaskan sentimen luar negeri yang mempengaruhi pergerakan rupiah adalah pasar sedang menunggu keputusan Bank Sentral Amerika Serikat The Fed menetapkan suku bunga. Ibrahim bilang, meskipun Bank Sentral AS diprediksi akan memangkas suku bunga pada September nanti, sejumlah pejabat The Fed ingin mempertahankan suku bunga karena kondisi inflasi yang masih tinggi. "Namun, di sisi lain manufaktur AS juga mengalami kenaikan. Indikasi ini yang membuat dolar mengalami penguatan," kata Ibrahim.