Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Ekspor Kelapa Tanjab Timur Tembus Pasar Malaysia

Ekspor Kelapa Tanjab Timur Tembus Pasar Malaysia

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Komoditas kelapa menjadi salah satu potensi ekonomi yang mulai mendapat perhatian lebih besar di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Selain menjadi basis perkebunan masyarakat, kelapa dari daerah tersebut kini telah masuk pasar Malaysia melalui jalur ekspor langsung dari Kecamatan Nipah Panjang.

Aktivitas pengiriman kelapa ke Malaysia telah berlangsung sejak 2023. Pada 2026, volume pengiriman melalui Pelabuhan Nipah Panjang dilaporkan mencapai sekitar 1.200 hingga 1.500 ton per bulan. Kondisi ini membuat Nipah Panjang menjadi salah satu pintu penting perdagangan kelapa Tanjab Timur ke pasar internasional.

Bea Cukai Jambi sebelumnya mencatat komoditas kelapa bulat dari wilayah tersebut telah menghasilkan devisa hasil ekspor Rp84,7 miliar hingga Februari 2024. Angka tersebut menjadi gambaran awal besarnya potensi perdagangan kelapa dari Tanjab Timur, meski belum tersedia angka resmi kumulatif nilai ekspor khusus kelapa untuk 2026.

Dari sisi produksi, Tanjab Timur memiliki basis perkebunan kelapa yang besar. Dokumen pemerintah daerah mencatat produksi kelapa dalam mencapai sekitar 57.295 ton pada 2024. Data tersebut menjadi salah satu dasar pengembangan sektor perkebunan dalam agenda pembangunan 2026.

Sentra kelapa tersebar di sejumlah wilayah. Data BPS menunjukkan Mendahara merupakan salah satu kantong produksi terbesar dengan produksi sekitar 20.672 ton pada 2022, disusul Muara Sabak Timur 10.125 ton dan Nipah Panjang 7.597 ton. Selain itu, Kuala Jambi dan Sadu juga menjadi basis penting komoditas kelapa.

Nipah Panjang juga terus diperkuat sebagai sentra kelapa. Pada September 2026, BRMP Jambi mengawal program peremajaan kelapa dalam di Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Nipah Panjang. Komoditas dari wilayah tersebut disebut memiliki pasar hingga Malaysia dan Batam.

Besarnya produksi dan akses ekspor membuat peluang hilirisasi semakin terbuka. Kelapa tidak hanya dapat dijual dalam bentuk buah, tetapi juga diolah menjadi minyak, tepung, santan, arang tempurung, sabut dan produk turunan lainnya.

Tantangan Tanjab Timur kini bukan lagi sekadar mencari pasar. Persoalannya adalah bagaimana meningkatkan nilai tambah agar semakin banyak manfaat ekonomi dari kelapa tetap berputar di daerah. Dengan basis produksi besar, jalur ekspor yang sudah terbentuk dan program peremajaan yang berjalan, kelapa berpotensi menjadi salah satu pintu masuk investasi industri pengolahan di Tanjab Timur.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • AC Milan Pertimbangkan Formasi 4-3-3, Efektifkan Serangan

    AC Milan Pertimbangkan Formasi 4-3-3, Efektifkan Serangan

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – AC Milan membuka peluang untuk kembali menggunakan formasi 4-3-3 pada sisa musim ini guna meningkatkan efektivitas serangan tim. Pelatih Massimiliano Allegri disebut mulai menguji kembali skema tersebut dalam beberapa pertandingan, meski belum diterapkan secara penuh sejak menit awal. Langkah ini diambil setelah performa tim dinilai mengalami penurunan dalam beberapa laga terakhir. Perubahan taktik […]

  • Emas di Pegadaian Rontok! Cek Harga Disini

    Emas di Pegadaian Rontok! Cek Harga Disini

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar gembira bagi warga Jambi yang ingin menambah koleksi logam mulia di Pegadaian. Hari ini harga emas di Pegadaian mulai dari Antam, UBS hingga Galeri24 mengalami penurunan tajam. Berdasarkan data dari laman Sahabat Pegadaian, Kamis (11/6/2026) harga emas Antam ukuran 1 gram kini menjadi Rp2.822.000. Turun sebesar Rp21.000 dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan lebih […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Kembali Turun

    Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Kembali Turun

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tiga kali berturut-turut harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Jambi turun. Pada periode kali ini, 14 – 20 November 2025, harga TBS kelapa sawit Jambi untuk usia 10-20 tahun turun Rp 31,39 per kilogram TBS. Memang turunnya harga kali ini lebih kecil dibanding periode sebelumnya. Harga baru ini berlaku untuk 14-20 November […]

  • 5 Sate Favorit Pejabat Indonesia, dari Jokowi Sampai SBY Doyan Sate Empuk nan Gurih

    5 Sate Favorit Pejabat Indonesia, dari Jokowi Sampai SBY Doyan Sate Empuk nan Gurih

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Siapa sangka, di balik kesibukan para pejabat tinggi negara, mereka juga punya menu kuliner sederhana yang selalu menggoda: sate. Olahan daging bakar yang disiram bumbu kacang atau kecap ini ternyata jadi favorit banyak tokoh penting Tanah Air. Dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), masing-masing punya tempat langganan sate andalan. […]

  • WNA Kini Bisa Pimpin BUMN, Presiden Prabowo: Kalian Bisa Cari Otak-otak Terbaik!

    WNA Kini Bisa Pimpin BUMN, Presiden Prabowo: Kalian Bisa Cari Otak-otak Terbaik!

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan perubahan peraturan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dimana ekspatriat atau warga negara asing (WNA) untuk menduduki posisi pimpinan perusahaan negara. “Saya telah mengubah regulasi, dan sekarang ekspatriat, non‑Indonesia, bisa memimpin BUMN kami,” kata Prabowo saat berdialog dengan Chairman Forbes Media, Steve Forbes, dalam forum Forbes Global CEO […]

  • Investor Tembus 239 Ribu, Tapi Belum Ada Emiten Lokal Melantai di Bursa Efek Indonesia

    Investor Tembus 239 Ribu, Tapi Belum Ada Emiten Lokal Melantai di Bursa Efek Indonesia

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Minat masyarakat Jambi terhadap investasi saham terus menunjukkan tren positif. Jumlah investor pasar modal di Provinsi Jambi terus bertambah, namun hingga kini belum ada satu pun perusahaan asal Jambi yang resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Data terbaru yang dirilis Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jambi menunjukkan jumlah Single Investor […]

expand_less