Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » NTP Jambi Tembus 190,26, Tapi Biaya Hidup Petani Makin Menghimpit

NTP Jambi Tembus 190,26, Tapi Biaya Hidup Petani Makin Menghimpit

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM –  Kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi menjadi sinyal positif bagi ekonomi perdesaan. Namun, di balik penguatan tersebut terdapat tantangan lain yang tidak bisa diabaikan, yakni meningkatnya biaya konsumsi rumah tangga petani.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat NTP Jambi Juli 2026 mencapai 190,26, naik 0,79 persen dibandingkan Juni. Kenaikan tersebut terjadi ketika Indeks Harga yang Diterima Petani (It) tumbuh 0,91 persen, sedangkan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik 0,12 persen.

Pada bulan yang sama, Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) petani Jambi naik 0,08 persen. Kenaikan terjadi pada hampir seluruh kelompok konsumsi rumah tangga, sementara kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya justru turun 0,03 persen.

Kondisi ini menunjukkan bahwa peningkatan pendapatan relatif petani tetap perlu dilihat bersamaan dengan perubahan biaya hidup.

Gambaran tersebut juga terlihat dalam data 2025. BPS mencatat Ib Jambi meningkat 4,05 persen sepanjang tahun dibandingkan Januari. Pada Desember, Ib mencapai 126,26 dan menjadi level tertinggi selama 2025.

Komponen konsumsi rumah tangga menjadi bagian penting dalam pembentukan Ib. Bahkan, BPS mencatat Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) berada lebih tinggi dibandingkan indeks biaya produksi dan penambahan barang modal (BPPBM).

Artinya, perubahan biaya hidup rumah tangga petani memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan pengeluaran mereka.

Tantangan tersebut menjadi semakin relevan ketika dikaitkan dengan inflasi daerah. Pada Juli 2026, inflasi tahunan Provinsi Jambi tercatat 3,25 persen, sedangkan inflasi bulanan justru mengalami deflasi 0,06 persen. Inflasi tahun kalender mencapai 1,73 persen.

Meski demikian, kenaikan NTP memberikan bantalan positif. Dengan NTP Juli 190,26, pertumbuhan harga yang diterima petani masih lebih cepat dibandingkan kenaikan harga yang harus dibayar.

Dari sisi usaha, NTUP Jambi juga mencapai 193,94, naik 0,65 persen dibandingkan Juni.

Situasi tersebut menunjukkan ekonomi petani Jambi pada pertengahan 2026 berada dalam kondisi relatif kuat. Namun, menjaga daya beli tetap membutuhkan pengendalian biaya konsumsi dan produksi, terutama untuk kelompok petani yang pendapatannya sangat bergantung pada fluktuasi harga komoditas.

Sumber: BPS Provinsi Jambi, PRISMA BPS Jambi, dan BPS RI.

 

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resep Tekwan Khas Palembang, Kuah Gurih Segar dengan Cita Rasa Ikan Tenggiri

    Resep Tekwan Khas Palembang, Kuah Gurih Segar dengan Cita Rasa Ikan Tenggiri

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekwan menjadi salah satu kuliner khas Palembang yang digemari banyak orang karena cita rasanya yang gurih, segar, dan menghangatkan. Hidangan berkuah ini terbuat dari bola-bola ikan tenggiri berpadu dengan kuah kaldu udang yang ringan namun kaya rasa. Berbeda dari pempek yang digoreng, tekwan disajikan seperti sup bening dengan tambahan jamur kuping, bunga sedap […]

  • Update Kurs Rupiah Hari Ini: Melorot ke Level  Rp16.829

    Update Kurs Rupiah Hari Ini: Melorot ke Level Rp16.829

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tercatat melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam mengawali perdagangan awal pekan, Senin (2/3/2026). Rupiah dibuka di posisi Rp16.829 per dolar AS. Dikutip dari Antara, rupiah mengalami pelemahan 42 poin atau 0,25 persen penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.787 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,21% ke level […]

  • Tidak Diproduksi Lagi, Motor Sport Yamaha Vixion R Disuntik Mati

    Tidak Diproduksi Lagi, Motor Sport Yamaha Vixion R Disuntik Mati

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Yamaha Indonesia resmi menutup perjalanan salah satu motor sport naked andalannya, yaitu Vixion R yang telah disuntik mati pada akhir 2025. Model ini tak lagi diproduksi, meski Vixion versi standar masih tetap dipertahankan. Konfirmasi tersebut disampaikan langsung oleh Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Rifki Maulana. “Vixion […]

  • Bank Mandiri Mudahkan Pengajuan Kredit Agunan Deposito secara Digital

    Bank Mandiri Mudahkan Pengajuan Kredit Agunan Deposito secara Digital

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menghadirkan kemudahan pengajuan kredit agunan deposito (KAD) melalui fitur di platform Kopra by Mandiri, sehingga akses pembiayaan bagi nasabah lembaga hingga pelaku UKM lebih cepat, aman, dan efisien. Senior Vice President Digital Wholesale Banking Bank Mandiri Yohan Sugiono mengatakan bahwa pengembangan fitur KAD merupakan bagian langkah penting dalam […]

  • BMKG: Jambi Diguyur Hujan 21–23 April, Kabut dan Petir Perlu Diwaspadai

    BMKG: Jambi Diguyur Hujan 21–23 April, Kabut dan Petir Perlu Diwaspadai

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Provinsi Jambi akan didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada periode 21–23 April 2026. Selain itu, potensi hujan disertai petir serta kemunculan kabut dan udara kabur juga perlu diwaspadai masyarakat. Berdasarkan data prakiraan cuaca, Selasa (21/4/2026), hujan ringan terjadi hampir merata […]

  • 70 Hektare Sawah Gagal Panen akibat Banjir di Gayo Lues Aceh

    70 Hektare Sawah Gagal Panen akibat Banjir di Gayo Lues Aceh

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan banjir yang melanda Kabupaten Gayo Lues akibat rusaknya bendungan dan tanggul desa telah merendam sekitar 70 hektare lahan pertanian warga. “Dampak material rusaknya fasilitas bendungan Desa Ulun Tanoh, Kecamatan Kuta Panjang, terdampak 68 hektare lahan persawahan sehingga gagal panen,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBA Aceh Fadmi Ridwan […]

expand_less