Strategi UMKM Jambi Menembus Marketplace, Kualitas Produk dan Biaya Logistik Jadi Kunci
- account_circle say say
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

FOTO/ILUSTRASI
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Marketplace membuka peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Jambi untuk menjangkau konsumen di luar daerah tanpa harus membuka toko fisik di setiap wilayah. Namun, persaingan harga, kualitas produk, biaya pengiriman, dan kemampuan mengelola pemasaran menjadi tantangan yang perlu diperhitungkan pelaku usaha.
Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan bahwa transformasi digital UMKM tidak lagi cukup diukur dari keterhubungan dengan internet. Pemerintah mendorong pemanfaatan teknologi yang mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing, termasuk melalui perbaikan akses pasar, logistik, standar produk, dan pembiayaan.
Tantangan tersebut relevan bagi pelaku UMKM Jambi yang ingin memperluas penjualan melalui marketplace. Produk yang sudah tersedia secara daring belum tentu mampu menghasilkan transaksi apabila tidak memiliki keunggulan yang jelas, harga kompetitif, informasi produk yang memadai, dan layanan yang dapat dipercaya.
Di tingkat daerah misalnya, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi pernah memfasilitasi promosi produk IKM dan UMKM melalui bazar serta pemasaran digital. Tujuanya agar kegiatan tersebut bisa memperkenalkan produk unggulan pelaku usaha binaan dan memperluas akses pasar. Pelaku usaha yang mengikuti pameran atau bazar resmi Pemerintah Kota Jambi juga harus melalui proses kurasi.
Fasilitasi promosi tersebut dapat menjadi salah satu pintu bagi produk lokal untuk meningkatkan pengenalan merek. Agar jangkauan pemasaran berkembang lebih jauh, pelaku usaha dapat menghubungkan promosi luring dengan penjualan melalui marketplace dan media sosial.
Langkah awalnya adalah memperbaiki foto produk, judul, deskripsi, variasi barang, serta informasi ukuran, bahan, komposisi, dan masa simpan sesuai jenis produk. Video demonstrasi, cerita proses produksi, dan ulasan pelanggan juga dapat membantu calon pembeli memahami kualitas barang sebelum melakukan transaksi.
Pelaku usaha perlu menghitung biaya komisi platform, promosi, kemasan, dan pengiriman sebelum menetapkan harga. Kenaikan pesanan tidak selalu menghasilkan keuntungan apabila margin penjualan terlalu tipis atau biaya operasional tidak terkendali.
Bagi produsen makanan olahan, kerajinan, fesyen, dan produk khas Jambi, pengembangan pasar daring perlu disertai konsistensi kualitas, kapasitas produksi, serta kesiapan memenuhi pesanan. Evaluasi berkala terhadap jumlah transaksi, margin keuntungan, pembelian ulang, dan tingkat keluhan pelanggan dapat
- Penulis: say say
